p-Index From 2021 - 2026
1.066
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sains Bangunan
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis Kinerja Bongkar Muat General Cargo di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Ahmad Jayadi; Dedy Rusmiyanto; Zihni Ihkamuddin; Mu’izzaddin Wa’addulloh
Jurnal Sains Bangunan Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2025
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis kinerja bongkar muat general cargo sebagai bagian dari proses bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Sebagai pelabuhan besar yang melayani angkutan, peti kemas, dan curah kering. Penggunaan general cargo tidak hanya memungkinkan penggabungan barang, tetapi juga peningkatan efisiensi. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif kuantitatif yang menggambarkan variabel secara apa adanya didukung dengan data yang berupa angka yang diperoleh dari situasi sebenarnya. Adapun temuan penelitian, antara lain Kinerja Bongkar Muat General Cargo Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang 2023 setiap bulan mengalami kenaikan dan penurunan pada nilai rata-rata T/G/J. Nilai rata-rata T/G/J tertinggi terjadi pada bulan Februari sebesar 159.43 Ton/Gang/Jam, dan nilai terendah terjadi pada bulan Juli sebesar 76,72 Ton/Gang/Jam, serta Kinerja Bongkar Muat General Cargo Di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Tahun 2023 setiap bulan mengalami kenaikan dan penurunan pada nilai rata-rata T/S/H. Nilai rata-rata T/S/H tertinggi terjadi pada bulan Februari sebesar 159.43 Ton/Gang/Jam dan nilai terendah terjadi pada bulan Juli sebesar 59 Ton/Gang/Jam, yang artinya kinerja bongkar muat general cargo pelabuhan tanjung emas semarang sudah memenuhi standar nilai yang telah ditentukan Dirjen Perhubungan Laut Nomor: UM.002/38/18/DJPL Tahun 2011 sebesar 100.
Analisis Produktivitas Proyek Reparasi Kapal Tanker pada PT. Janata Marina Indah Muhammad Rizki Kurniawan; Sunu Arsy Pratomo; Mu’izzaddin Wa’addulloh
Jurnal Sains Bangunan Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2025
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses docking kapal sebaiknya dilakukan secara tepat waktu. Proses perbaikan kapal yang baik tentunya didukung oleh Quality Control dan Quality Assurance yang baik serta sumber daya manusia yang mendukung. Manajemen proyek merupakan kegiatan pengelolaan proyek yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, serta pengawasan proyek guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Critical Path Method merupakan metode yang diterapkan guna penjadwalan suatu aktivitas yang menjadi elemen kritis pada proyek. Produktivitas pengecatan mandays (PrM) diketahui hasil perhitungan dari kapal MT. Succes Victory dan MV. Lintas Brantas dengan kode (MT) memiliki Volume Pekerjaan (VP) sebesar 676.30 dibagi Tenaga Kerja (TK) dan Durasi Kegiatan (DK), jumlah Tenaga Kerja (TK) 11 Orang dan hasil dari Durasi Kegiatan (DK) yaitu 17 Hari dan hasil dari nilai Volume Pekerjaan (VP) dibagi Tenaga Kerja (TK) dan Durasi Kegiatan (DK) memperoleh hasil PrM dengan nilai 3,62. Dari total pekerjaan pengecatan sangat baik. Produktivitas pipa mandays (PrM) diketahui hasil perhitungan dari kapal MT. Succes Victory dan MV. Lintas Brantas dengan kode (MT) memiliki Volume Pekerjaan (VP) sebesar 20 dibagi Tenaga Kerja (TK) dan Durasi kegiatan (DK), jumlah Tenaga Kerja (TK) 11 Orang dan hasil dari Durasi Kegiatan (DK) yaitu 28 Hari. Hasil dari nilai Volume Pekerjaan (VP) dibagi Tenaga Kerja (TK) dan Durasi Kegiatan (DK) memperoleh hasil PrM dengan nilai 0,06. Dari total pekerjaan perpipaan sangat kurang. Produktivitas tank cleaning mandays (PrM) diketahui hasil perhitungan dari kapal MT. Succes Victory dan MV. Lintas Brantas dengan kode (MT) memiliki Volume Pekerjaan (VP) sebesar 379 dibagi Tenaga Kerja (TK) dan Durasi Kegiatan (DK), jumlah Tenaga Kerja (TK) 5 Orang dan hasil dari Durasi Kegiatan (DK) yaitu 28 Hari. Hasil dari nilai Volume Pekerjaan (VP) dibagi Tenaga Kerja (TK) dan Durasi Kegiatan (DK) memperoleh hasil PrM dengan nilai 2,71. Dari total pekerjaan perpipaan sangat kurang. Tetapkan tujuan dan jadwal yang jelas guna perencanaan seperti kalender atau aplikasi manajemen proyek untuk memantau tenaga kerja. Menetapkan kebijakan yang secara tegas mengatur ketentuan additional works/pekerjaan tambahan agar kapal bisa selesai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Evaluasi rutin terhadap proses kerja dan sesuaikan jika diperlukan untuk meningkatkan efisiensi. Selalu melakukan pengecekan untuk setiap alat.
Analisis Uji Kekuatan Pipa Terhadap Sistem Proses Pembongkaran Muatan Menggunakan Pengujian ASTM E23 Ahmadani Romadhan; Mu’izzaddin Wa’addulloh; Anisa Diansisti
Jurnal Sains Bangunan Vol 2 No 2 (2025): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2025
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan pipa yang digunakan dalam proses pembongkaran muatan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan menggunakan pengujian ASTM E23. Penelitian dilakukan di PT. Multi Trading Pratama Gresik, dengan objek penelitian berupa pipa baja karbon yang umum digunakan dalam sistem bongkar muat. Metode pengujian meliputi Non Destructive Test (NDT) dengan metode Liquid Penetrant untuk mendeteksi cacat permukaan, uji impak Charpy untuk mengukur energi serap material, serta pengamatan struktur mikro untuk melihat fasa dominan pada pipa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tidak ditemukan cacat pada sambungan las (good/ACC). Nilai rata-rata ketangguhan impak 3 spesimen dengan suhu 30°C, 100°C dan 150°C adalah 23,9 Joule/mm², dengan jenis patahan ulet. Struktur mikro menunjukkan dominasi fasa ferrit dan perlit, yang menandakan bahwa material pipa merupakan baja karbon rendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pipa baja karbon memiliki kekuatan yang memadai untuk proses pembongkaran muatan, serta memenuhi kriteria keamanan dari sisi ketangguhan dan integritas struktural.
Analisa Alat Keselamatan Kapal Roro Passengers Berdasarkan Proses Maintenance, Kuantitas, dan Safety Of Life At Sea (SOLAS) Della Ayu Indarti; Sunu Arsy Pratomo; Anisa Diansisti; Mu’izzaddin Wa’addulloh
Jurnal Sains Bangunan Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Sains Bangunan Edisi Maret 2026
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan pelayaran merupakan aspek fundamental dalam operasional kapal penumpang, khususnya kapal jenis Ro-Ro (Roll-on Roll-off) yang memiliki potensi risiko tinggi terhadap kecelakaan massal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas alat keselamatan pada kapal Ro-Ro penumpang KM. Dharma Ferry II berdasarkan tiga kriteria utama, yaitu proses maintenance (perawatan), quantity (jumlah), dan kesesuaian terhadap standar SOLAS (Safety of Life at Sea). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) yang dikembangkan oleh Thomas L. Saaty, yakni metode pengambilan keputusan multi kriteria yang menggabungkan penilaian subjektif dengan perhitungan matematis secara konsisten. Data diperoleh melalui observasi langsung terhadap kondisi alat keselamatan serta dokumentasi teknis kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria perawatan memiliki bobot tertinggi sebesar 54%, diikuti oleh kesesuaian SOLAS sebesar 30%, dan kuantitas sebesar 16%. Dari lima jenis alat keselamatan yang dianalisis, lifeboat (sekoci) merupakan alat dengan prioritas tertinggi dengan bobot global sebesar 31%, diikuti oleh Immersion Life Raft (ILR) sebesar 22%, life jacket sebesar 19%, APAR sebesar 16%, dan lifebuoy sebesar 13%. Hasil perhitungan konsistensi untuk tiap matriks perbandingan menunjukkan nilai Concintency Ratio (CR) pada kriteria maintenance sebesar 0,015250719, kuantitas 0,017081, dan SOLAS 0,015251, semuanya berada dibawah batas maksimal 0,1 yang berarti penilaian bersifat konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan.
Analisis Siklus Waktu Pembongkaran Kayu Log Menggunakan Luffing Crane pada Kapal TK. Bina Samudera 38 dan TK. Putra Kapuas XII di Dermaga Pelabuhan Dalam 1 Tanjung Emas Alamsah Gustiawan; Sutini; Mu’izzaddin Wa’addulloh
Jurnal Sains Bangunan Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Sains Bangunan Edisi Maret 2026
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan bongkar muat di pelabuhan memegang peranan penting dalam efisiensi operasional kapal dan alat berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh durasi siklus pembongkaran terhadap efisiensi dua unit luffing crane yang digunakan pada kapal TK. Bina Samudera 38 dan TK. Putra Kapuas XII di Dermaga Pelabuhan Dalam 1 Tanjung Emas. Selain itu, penelitian mengevaluasi hubungan antara biaya pembongkaran dan lama waktu pembongkaran. Metode kuantitatif digunakan dengan analisis statistik Analisis Varians (ANOVA) dan uji lanjut Tukey pada tingkat signifikansi 5%. Hasil menunjukkan bahwa siklus waktu pembongkaran berpengaruh signifikan terhadap efisiensi luffing crane. Siklus waktu pada luffing crane yang menangani TK. Bina Samudera 38 lebih panjang dan bervariasi dibandingkan luffing crane pada TK. Putra Kapuas XII, menandakan efisiensi yang lebih rendah. Faktor utama penyebab adalah tingginya waktu idle, metode pengikatan sling yang kurang optimal, dan keterampilan operator. Peningkatan waktu idle menyebabkan tambahan dua shift kerja sehingga biaya pembongkaran meningkat Rp20.000.000 dengan biaya efektif Rp103.810/m³. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi pengelolaan waktu pembongkaran untuk meningkatkan efisiensi alat dan menekan biaya operasional.
Analisis Kerusakan Pemipaan Kapal Penumpang Akibat Kebocoran Valve di PT. Janata Marina Indah Fina Fariza; Purwanto; Mu’izzaddin Wa’addulloh
Jurnal Sains Bangunan Vol 3 No 1 (2026): Jurnal Sains Bangunan Edisi Maret 2026
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia telah mendirikan beberapa perusahaan galangan kapal yang bergerak di bidang perkapalan salah satunya adalah PT. Janata Marina Indah Semarang yang menitikberatkan pada produksi dan reparasi kapal yang terletak di Semarang. Perusahaan PT. Janata Marina Indah, didirikan pada tahun 1977 dan aktif menerima pesanan untuk pembuatan bangunan baru segala jenis kapal. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Uji Makro (Macro Examination) adalah salah satu metode pengujian non-destruktif yang digunakan untuk melihat struktur permukaan logam secara visual dalam skala besar (makroskopik), tanpa bantuan mikroskop. Tujuannya adalah mengamati struktur makro dari logam, seperti retakan, porositas (rongga) lapisan las (bead), penetrasi, dan cacat las, segregasi (pemisahan unsur logam). Data yang telah didapat kemudian dikumpulkan untuk selanjutnya dianalisis dengan menggunakan uji Non Destructive Test (NDT), Visual dan uji kekerasan Rockwell. Pengujian HRB ini diketahui 3 nilai yang berbeda dari setiap titik las haz dan induk. Hasil dalam pengujian las ini diketahui 3 nilai yang berbeda yaitu titik 1 nilai 79, titik 2 nilai 82 dan titik 3 nilai 78 kemudian dari hasil-hasil tersebut diketahui rata- ratanya, yaitu 79,66. Hasil dalam pengujian haz ini diketahui 3 nilai, yaitu titik 1 nilai 59, titik 2 nilai 54 dan titik 3 niali 53 kemudian dari hasil-hasil ini diketahui nilai rata-ratanya, yaitu 55,33. Hasil dalam pengujian induk ini diketahui 3 nilai, yaitu titik 1 nilai 88, titik 2 nilai 93 dan titik 3 nilai 89 kemudian dari hasil-hasil ini diketahui nilai rata-ratanya, yaitu 90. Pengujian HRC ini diketahui 3 nilai yang berbeda dari setiap titik las haz dan Induk. Hasil dalam pengujian las ini diketahui 3 nilai yang berbeda yaitu titik 1 nilai 58, titik 2 nilai 63 dan titik 3 nilai 64 kemudian dari hasil-hasil tersebut diketahui rata-ratanya, yaitu 61,66. Hasil dalam pengujian haz ini diketahui 3 nilai, yaitu titik 1 nilai 99, titik 2 nilai 98 dan titik 3 niali 96 kemudian dari hasil- hasil ini diketahui nilai rata-ratanya, yaitu 97,66. Hasil dalam pengujian induk ini diketahui 3 nilai, yaitu titik 1 nilai 95, titik 2 nilai 96 dan titik 3 nilai 95 kemudian dari hasil-hasil ini diketahui nilai rata- ratanya, yaitu 95,33.