Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rantai Nilai Agribisnis Komoditas Singkong Berbasis Kearifan Lokal dan Strategi Pengembangannya di Kampung Adat Cireundeu Rohayati Suci Indrianingsih; Tita Nurmalinasari Hidayat; Yayang Ade Suprana
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol. 11 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v11i1.25011

Abstract

Cireundeu Traditional Village is recognized for its utilization of cassava as an alternative in food diversification efforts and in sustaining local food security. Despite this potential, the existing cassava agribusiness system remains inefficient, leading to suboptimal economic returns. This study aims to map the cassava agribusiness value chain and formulate strategies for its development in Cireundeu Traditional Village. The research was conducted from August to October 2025 in Cireundeu Traditional Village, Leuwigajah, Cimahi City, employing a mixed-method approach that included in-depth interviews, observations, documentation, and surveys. The collected data were analyzed using value chain and SWOT analyses. Findings indicate that the cassava agribusiness value chain structure in Cireundeu Traditional Village is still relatively simple, as most marketing activities are centered on the local market. The main actors in the value chain consist of farmers, processors of semi-finished cassava products, custom-based MSMEs, producers of finished goods, as well as retailers and resellers. The development of cassava agribusiness in this area can be pursued through strategies such as enhancing production technology capacity and strengthening digital-based promotion efforts.
PENDAMPINGAN PENDAFTARAN LEGALITAS USAHA MELALUI NIB DAN SERTIFIKAT INDUSTRI RUMAH TANGGA (SPP-IRT) UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS UMKM DI DESA SADAWARNA Gita Vinanda; Muhammad Abdillah Hasan Qonit; Tita Nurmalinasari Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.3157

Abstract

This community service activity aims to assist Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in Sadawarna Village, Subang Regency, in the process of registering for a Business Identification Number (NIB) and a Home Industry Food Production Certificate (SPP-IRT). Business legality is an important aspect in increasing the credibility and market access of MSMEs. The assistance methods include initial assessment, education, socialization, technical assistance with registration, and monitoring and evaluation, all conducted directly through a tutorial and simulation approach. The results of the activity showed the success of Mutiara Cookies MSME in obtaining an NIB and SPP-IRT, which provided broader marketing opportunities both offline and through e-commerce. This assistance also increased the awareness and ability of MSME actors to manage business legality independently. This activity made a significant contribution to increasing the capacity of MSMEs to develop legally and sustainably. ABSTRAKKegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mendampingin pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Sadawarna, Kabupaten Subang, dalam proses pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Legalitas usaha menjadi aspek penting dalam meningkatkan kredibilitas serta akses pasar UMKM. Metode pendampingan berupa asesmen awal, edukasi, sosialisasi, pendampingan teknis pendaftaran, hingga monitoring evaluasi dilakukan secara langsung dengan pendekatan tutorial dan simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan UMKM Mutiara Cookies memperoleh NIB dan SPP IRT yang memberikan peluang pemasaran lebih luas baik secara offline maupun melalui e-commerce. Pendampingan ini juga meningkatkan kesadaran dan kemampuan pelakuk UMKN dalam mengelola legalitas usaha secara mandiri. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kapastitas UMKM untuk berkembang secara legal dan berkelanjutan.
Hubungan Lingkungan Ekologis Sekolah Berbasis Keagamaan dan Strategi Pembelajaran terhadap Ecological Citizenship Minto Santoso; Tita Nurmalinasari Hidayat; Dwi Wahyu Kartikasari; Ifa Zulfatul Khoiriyah
Patria Educational Journal (PEJ) Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Nomor 2 Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/pej.v6i2.2777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan dan strategi pembelajaran terhadap ecological citizenship siswa di SMP Bustanul Muta’allimin, serta mengetahui besarnya hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 63 siswa yang mengisi angket berdasarkan variabel lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan, strategi pembelajaran, dan ecological citizenship siswa. Data dianalisis menggunakan SPSS 16 melalui uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji korelasi Spearman karena terdapat data yang tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan memiliki hubungan yang signifikan dengan ecological citizenship siswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,403 dan signifikansi 0,001. Strategi pembelajaran juga memiliki hubungan yang signifikan dengan ecological citizenship siswa, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,395 dan signifikansi 0,001. Kedua nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05, sehingga hubungan antarvariabel dinyatakan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan sekolah yang mendukung nilai kebersihan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian lingkungan, serta strategi pembelajaran yang tepat, berperan dalam membentuk perilaku ekologis siswa. Kesimpulannya, lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan dan strategi pembelajaran memiliki hubungan positif terhadap ecological citizenship siswa, dengan lingkungan ekologis sekolah berbasis keagamaan menunjukkan hubungan yang sedikit lebih besar dibandingkan strategi pembelajaran
Menjaga Eksistensi Budaya Melalui Pariwisata sebagai Pemenuhan Hak Warga Negara Dwi Wahyu Kartikasari; Tita Nurmalinasari Hidayat
Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial Vol. 5 No. 3 (2025): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/konstruksisosial.v5i3.4038

Abstract

Pariwisata budaya di Daerah Istimewa Yogyakarta menghadapi tantangan serius dalam menjaga kesucian nilai-nilai budaya di tengah ekspansi industri pariwisata massal. Dalam praktiknya, masyarakat lokal kerap terpinggirkan dan hanya berperan sebagai penonton atas pengelolaan warisan budaya yang sejatinya menjadi hak kolektif mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak masyarakat dalam pengelolaan situs-situs budaya utama Taman Sari, Keraton Yogyakarta, Candi Prambanan, dan Malioboro sebagaimana dijamin dalam Pasal 32 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi melalui observasi lapangan dan interaksi langsung dengan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan variasi bentuk keterlibatan warga di setiap lokasi. Di Malioboro, pemenuhan hak warga terwujud melalui kesempatan ekonomi bagi pedagang kaki lima. Di Keraton dan Taman Sari, masyarakat terlibat aktif dalam pelaksanaan tradisi dan ritual budaya. Sebaliknya, di Candi Prambanan ditemukan kecenderungan alienasi masyarakat akibat pola pengelolaan yang bersifat korporatif dan kaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelibatan aktif masyarakat dalam kebijakan pariwisata merupakan prasyarat utama bagi keberlanjutan budaya dan keadilan sosial.