Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Internet of Things (IoT) dan Big Data dalam Kehidupan Keseharian: Transformasi Pola Aktivitas Manusia di Era Digital Salma Afifah; Dini Marizka; Andin Puput Pristiani; Aliya Safera; Sekar Arum Dwi Fatimah; Alya Silviana Mahira; Nindita Anjani Maharani; Arif Widagdo
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2267

Abstract

Transformasi digital di era Revolusi Industri 4.0 telah mengubah pola aktivitas manusia melalui integrasi Internet of Things (IoT) dan Big Data sebagai fondasi teknologi modern. IoT memungkinkan perangkat fisik saling terhubung dan menghasilkan data secara real-time, sedangkan Big Data berperan dalam mengelola serta menganalisis data tersebut menjadi informasi yang bernilai bagi pengambilan keputusan. Integrasi keduanya mendorong terciptanya sistem yang lebih efisien, adaptif, dan berbasis data di berbagai sektor kehidupan. Dalam konteks rumah tangga, konsep smart home memberikan kemudahan, efisiensi energi, dan peningkatan keamanan. Di bidang kesehatan, teknologi ini memungkinkan pemantauan kondisi pasien secara real-time serta mendukung deteksi dini penyakit. Sementara itu, pada sektor transportasi, integrasi IoT dan Big Data berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi sistem, keselamatan, serta pengelolaan lalu lintas berbasis data. Meskipun demikian, penerapan teknologi ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti risiko keamanan dan privasi data, kompleksitas pengolahan informasi, keterbatasan infrastruktur, serta rendahnya literasi digital masyarakat. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan untuk memperkuat infrastruktur digital, meningkatkan literasi teknologi, serta memastikan pemanfaatan IoT dan Big Data yang aman, inklusif, dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di era digital.
Konstruksi Narasi Sejarah Asia dalam Buku Teks Sejarah SMA Kelas XI: Karakter Historiografi dan Perspektif Regional Salma Afifah; Abiyyu Raihan Hangguna Dwika; Andin Puput Pristiani; Hanif Abdurrohman; Martina Galih Saputri; Muhammad Farizh; Ba’in Ba’in
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 3 (2026): JUNI
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i3.2648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi narasi sejarah Asia dalam buku teks Sejarah SMA Kelas XI Kurikulum Merdeka dengan menelaah karakter historiografi, perspektif yang digunakan, representasi kekuasaan dan relasi antarwilayah, serta kredibilitas sumber yang menjadi dasar penyusunan materi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis literatur dan analisis isi terhadap materi sejarah Asia yang terdapat dalam buku teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa historiografi sejarah Asia dalam buku teks dikonstruksi melalui karakter regional-komparatif, Indonesia-sentris, konektivitas kawasan, dominasi sejarah politik, serta pengaruh historiografi kolonial dan Euro-sentris. Narasi yang disajikan menempatkan sejarah Asia sebagai konteks regional yang mendukung pemahaman terhadap perkembangan sejarah Indonesia, terutama dalam tema kolonialisme, nasionalisme, dan perjuangan kemerdekaan. Perspektif yang digunakan cenderung berorientasi pada pembentukan nasionalisme dan anti-kolonialisme sesuai dengan tujuan pendidikan sejarah dalam Kurikulum Merdeka. Selain itu, representasi kekuasaan dan relasi antarwilayah memperlihatkan keterhubungan antarbangsa di Asia melalui jaringan perdagangan, pertukaran gagasan, serta pergerakan politik yang membentuk kesadaran regional. Dari aspek sumber dan referensi, materi didukung oleh berbagai sumber akademik, jurnal ilmiah, arsip sejarah, dan sumber primer yang memiliki tingkat kredibilitas cukup baik, meskipun masih ditemukan beberapa ketidakkonsistenan dalam sitasi dan penggunaan referensi. Dengan demikian, konstruksi narasi sejarah Asia dalam buku teks tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pengetahuan sejarah, tetapi juga sebagai media pembentukan identitas, kesadaran historis, dan pemahaman peserta didik terhadap dinamika kawasan Asia.