Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTASI DRIP IRRIGATION BERBASIS IOT DAN ENERGI SURYA PADA KELOMPOK TANI KUBIS Rizky Ajie Aprilianto; Subiyanto Subiyanto; Nur Anita; Fauzul Adzim; Faiq Mananul Faqih; Aisya Fathimah; Wildatul Afiah; Apriansyah Wibowo; I Gede Bagus Jayendra; Listiana Sukaesi; Bayu Adi Pambudi; Yohanes Lenaldo Sinaga; Febrian Adi; Muhammad Hilmi Farras
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56109

Abstract

Irigasi yang efektif sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air tanaman sekaligus mencegah penguapan berlebih dan kekurangan air. Praktik konvensional seringkali menyebabkan pemborosan air dan pupuk sehingga menurunkan efisiensi produksi pertanian, Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan sistem drip irrigation berbasis Internet of Things (IoT) dan energi terbarukan meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi pada budidaya kubis di Kelompok Tani Bangkit Merbabu. Sistem ini mengintegrasikan sensor kelembapan tanah, suhu, dan kelembapan udara yang terhubung ke mikrokontroler untuk melakukan monitoring dan kontrol otomatis. Irigasi dan fertigasi dijadwalkan sesuai kebutuhan tanaman dengan mode otomatis. Hasil penerapan menunjukkan bahwa sistem fertigasi tetes berbasis IoT mampu meningkatkan efisiensi waktu kerja sebesar 80%, dibandingkan metode konvensional, dengan penghematan air mencapai 40%. Penerapan sistem ini menunjukkan potensi signifikan dalam mengoptimalkan sumber daya pertanian, meningkatkan produktivitas, serta mendukung penerapan pertanian presisi dan berkelanjutan berbasis energi terbarukan.
Accelerating Sustainable Tourism through the Hexa Helix Model in Pati Regency Said Nur Octavianto; Jarot Tri Bowo Santoso; Moch Faizal Rachmadi; Fauzul Adzim; Eka Susanti
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 14 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/soshum.v14i3.164-176

Abstract

Tourism is a key economic sector in Indonesia, significantly contributing to foreign exchange and national revenue. Developing a sustainable tourism strategy requires collaboration across academia, businesses, communities, government, media, and NGOs. However, one major challenge in Indonesia’s tourism sector is the lack of synergistic, comprehensive, and integrated stakeholder collaboration. To address this issue, this study aims to develop a sustainable tourism strategy for Pati Regency based on the hexa helix model, which emphasizes multi-stakeholder engagement in tourism destinations. Using a mixed-methods approach, this research incorporates qualitative methods—such as interviews, observations, and documentation—and a quantitative analysis through MACTOR (Matrix of Alliance, Conflicts, Tactics, Objectives, Recommendations) to map stakeholder interactions. Findings reveal a high level of alignment between the Youth, Sports, and Tourism Office (DINPORAPAR) and SMEs, scoring 21.7 on the convergence scale. The primary focus for sustainable development is on enhancing innovation and competitive ability, identified as the most influential objective.
Revitalisasi Kelembagaan Dan Daya Tarik Wisata Curug Lawe Benowo Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Kalisidi Berbasis Digital Ecotourism Nurdian Susilowati; Lesa Paranti; Fauzul Adzim; Siti Fatimah
Jurnal Bina Desa Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jurnalbinadesa.v8i1.38888

Abstract

Lawe Benowo Waterfall is a natural tourist destination located in Kalisidi Village, West Ungaran District, Semarang Regency. This waterfall has captivating natural beauty. The purpose of this community service activity is to strengthen management capabilities through tourism management education and public speaking. The approach used is Participatory Rural Appraisal (PRA), implemented through counseling, mentoring, and training. The target community is the administrators and members of the Katuranga Tourism Group (Pokdarwis) of Kalisidi Village, totaling 20 people. The results of this activity include institutional strengthening, increased management capacity, and the expansion of digital ecotourism-based tourism promotion, which contribute to increased community income. Pokdarwis Katuranga can communicate in English and French. During the training and language practice sessions, participants showed great enthusiasm. This community service activity successfully introduced an innovation in ecotourism-based tourism management to create sustainable ecotourism at Lawe Benowo Waterfall. 
Analysis of the Effectiveness of Local Government Spending on the Human Development Index in the Regencies and Cities of East Nusa Tenggara Province, 2019–2024 Bilyanto Alfarizi; Fauzul Adzim
Journal of Social Research Vol. 5 No. 9 (2026): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs (AHU-0028405-AH.01.14 Tahun 2022)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v5i9.3392

Abstract

This research aims to determine whether local government expenditure is effective in improving the Human Development Index (HDI) in the 22 regencies/cities of East Nusa Tenggara Province during the 2019–2024 period, as well as to examine why this province has a high dependence on government spending but maintains an HDI below the national average. In this analysis, local government expenditure is used as an independent variable, while the Human Development Index is used as the dependent variable. In addition, poverty and GDP per capita at constant prices are included as control variables. The data analysis technique employed in this study is panel data regression analysis using the Fixed Effects Model (FEM). The results indicate that regional expenditure has a significant effect on HDI, while poverty has a significant and negative effect on HDI, and GDP per capita has an insignificant effect on HDI. In contrast, the negative and significant effect of poverty indicates that higher poverty rates are associated with lower human development outcomes. These findings imply that improving the quality, efficiency, and targeting of public spending, particularly in poverty alleviation and basic service delivery, is essential for enhancing human development in East Nusa Tenggara. This study contributes to the literature on fiscal policy effectiveness in eastern Indonesia and provides practical recommendations for more evidence-based budget planning and poverty reduction strategies.
Dampak Inklusi Keuangan Digital dan Kredit UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dampak Inklusi Keuangan Digital dan Kredit UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jovita Angelita Putri; Fauzul Adzim
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.676

Abstract

Transformasi sistem pembayaran digital dan perluasan akses kredit produktif bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan dua pilar strategi inklusi keuangan yang gencar didorong pemerintah dan Bank Indonesia satu dekade terakhir, namun bukti empiris mengenai kontribusi keduanya terhadap pertumbuhan ekonomi nasional secara simultan masih terbatas, khususnya yang memperhitungkan dinamika jangka pendek dan jangka panjang secara bersamaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh inklusi keuangan digital (diproksikan nilai transaksi uang elektronik, termasuk QRIS) dan inklusi keuangan produktif (diproksikan penyaluran kredit UMKM perbankan) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan BI Rate sebagai variabel kontrol makroekonomi, menggunakan data kuartalan periode 2015–2025 (44 observasi) dan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) bounds testing. Hasil uji akar unit menunjukkan campuran ordo integrasi I(0) dan I(1) yang membenarkan penggunaan ARDL. Uji batas kointegrasi mengonfirmasi keberadaan hubungan jangka panjang yang stabil antarvariabel. Temuan menunjukkan kredit UMKM berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi baik pada jangka panjang maupun pendek, BI Rate berpengaruh negatif sebagaimana diprediksi teori, sedangkan transaksi uang elektronik belum menunjukkan pengaruh yang signifikan secara statistik meskipun arah pengaruhnya positif. Koefisien koreksi kesalahan bersifat negatif dan signifikan, mengindikasikan proses penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang berjalan relatif cepat. Temuan ini mengimplikasikan bahwa perluasan akses kredit produktif tetap menjadi motor penggerak pertumbuhan yang lebih terbukti dibandingkan sekadar perluasan volume transaksi digital, sehingga kebijakan inklusi keuangan digital perlu diarahkan agar benar-benar bermuara pada penciptaan kapasitas produktif UMKM, bukan sekadar peningkatan volume transaksi semata.
Green Economy Sebagai Pendekatan Alternatif Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Muhammad Aufa Nafil Mu'afiy; Amin Pujiati; Fauzul Adzim
Tirtayasa Ekonomika Vol 1, No 1 (2026)
Publisher : FEB Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35448/jte.v1i1.38223

Abstract

Eksploitasi sumber daya alam yang semakin intensif telah memicu degradasi lingkungan global dan menimbulkan tantangan serius terhadap keberlanjutan pembangunan. Dalam konteks tersebut, green economy muncul sebagai pendekatan alternatif yang mengintegrasikan dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial secara holistik dalam pengelolaan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep green economy sebagai pendekatan alternatif dalam pengelolaan sumber daya alam, dengan menelaah kerangka konseptual, mekanisme implementasi, serta tantangan dan peluang penerapannya. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis artikel jurnal bereputasi dan laporan organisasi internasional periode 2020–2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip green economy, khususnya melalui efisiensi sumber daya, ekonomi sirkular, inovasi teknologi hijau, dan pembiayaan hijau, berpotensi meningkatkan efisiensi ekonomi sekaligus menekan degradasi lingkungan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala berupa trade-off jangka pendek, kesenjangan kapasitas antarnegara, serta distorsi kebijakan seperti subsidi bahan bakar fosil. Oleh karena itu, dukungan kebijakan yang koheren dan transisi yang adil menjadi kunci keberhasilan green economy.