Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PINJAMAN PEER TO PEER DAN UANG ELEKTRONIKTERHADAP PENINGKATAN KEUNTUNGAN USAHA MIKRO, KECIL, DANMENENGAH DI KOTA MEDAN Ferry Fong; Rafida Khairani; Dasar Iman Lahagu; Kiki Hardiansyah Siregar
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 1 (2026): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jtc42r56

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian nasional maupun daerah, termasuk di Kota Medan. Namun, keterbatasan akses permodalan dan rendahnya efisiensi transaksi masih menjadi hambatan utama dalam pengembangan usaha. Perkembangan financial technology (fintech) melalui layanan peer to peer lending dan uang elektronik menawarkan solusi yang lebih fleksibel dalam pembiayaan serta kemudahan transaksi non-tunai bagi UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peer to peer lending dan uang elektronik terhadap peningkatan keuntungan UMKM di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian adalah UMKM di Kota Medan dengan sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS/SmartPLS. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian manajemen keuangan dan teknologi, serta secara praktis menjadi masukan bagi pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan penyedia fintech dalam memperkuat ekosistem UMKM.
Pengaruh Good Corporate Governance, Kepemilikan Manajerial, Kepemilikan Institusional Dan Struktur Modal Terhadap Penghindaran Pajak Pada Perusahaan Sub Sektor Property Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019–2023 Stepano Giuseppe Yonggi; Sheryn Sheryn; Evelyn Laurencia Collin; Herlin Munthe; Kiki Hardiansyah Siregar
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i3.10538

Abstract

Sektor properti dan real estat merupakan bagian signifikan dari perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor ini meliputi entitas bisnis yang bergerak dalam pembangunan, pengelolaan, dan pemasaran berbagai jenis properti, baik untuk hunian maupun komersial, seperti rumah tinggal, apartemen, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, hingga kawasan industri. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh good gorvenance corperate, kepemilikan manajerial, kepemilikan institutional dan struktur modal terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sub sektor Property dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2023. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 37 perusahaan dan sampel penelitian ini berjumlah 90. Hasil penelitian Dewan komisaris independen tidak memiliki pengaruh dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak. Kepemilikan manajerial tidak memiliki pengaruh dan signifikan terhadap penghindaran pajak. Kepemilikan institutional tidak memiliki pengaruh dan tidak signifikan terhadap penghindaran pajak. Struktur modal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak. Dewan komisaris independen, kepemilikan manajerial, kepemilikan institutional dan struktur modal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap penghindaran pajak.
Produk dan Layanan Utama Perbankan Syariah: Key Products and Services of Islamic Banking Nafia Sismita; Muhammad Fakhri Khairi; Muhammad Albahi; Kiki Hardiansyah Siregar
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 9 No 4 (2025): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem perbankan syariah merupakan entitas perbankan yang menjalankan operasionalnya berlandaskan pada ketentuan-ketentuan syariat Islam, dengan penekanan utama pada pengharaman riba, gharar, dan maisir. Ragam produk serta layanan primer yang disediakan oleh perbankan syariah mencakup skema pembiayaan, fasilitas simpanan, dan berbagai jasa keuangan lainnya yang telah diselaraskan dengan hukum Islam. Skema pembiayaan yang ditawarkan meliputi akad murabahah, musyarakah, mudharabah, dan ijarah, sementara fasilitas simpanan terdiri atas tabungan wadiah serta deposito mudharabah. Di samping itu, perbankan syariah turut menyajikan layanan perbankan digital, konsultasi keuangan berbasis syariah, dan instrumen investasi melalui sukuk. Implementasi produk dan layanan tersebut bertujuan untuk menghadirkan manfaat ekonomi yang berkeadilan, transparan, dan selaras dengan etika syariah, sekaligus mendorong inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Utilizing of Big Data and Machine Learning to Predict the Impact of Sharia Monetary Policy on Economic Stability Kiki Hardiansyah Siregar; Dede Ruslan; Annisa Ilmi Faried; Rahmad Sembiring; Maya Andriani; Ika Swantika
Journal of Intelligent Systems and Information Technology Vol. 3 No. 1 (2026): January
Publisher : Apik Cahaya Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61971/jisit.v3i1.243

Abstract

This study aims to investigate the use of big data and machine learning techniques to predict the effects of Sharia monetary policy on economic stability. Motivated by the underexplored nature of Sharia-compliant financial forecasting, the research applies various machine learning models including Random Forest, XGBoost, Support Vector Regression (SVR), Linear Regression, and Long Short-Term Memory (LSTM) networks to long-term stock and monetary trend predictions within the Islamic finance context. Utilizing a dataset of Indonesian Sharia stocks and financial indicators, and employing SHAP analysis for model interpretability, the study evaluates model performance based on metrics like MAPE and R². Results reveal that SVR outperforms other algorithms, providing robust and interpretable predictions that capture the influence of key financial indicators such as moving averages and Sharia-compatible BI Rate transmissions. The findings have practical implications for enhancing financial inclusion and promoting risk-efficient, interest-free profit-sharing models, with national Sharia financial assets projected to exceed Rp10.5 quadrillion by 2026. The study fills gaps in academic literature on Islamic monetary forecasting and sets a foundation for future integration of hybrid AI models for real-time policy evaluation, supporting the digital transformation of Sharia banking aligned with maqasid syariah principles
Rasionalitas Ekonomi: Perspektif Pilihan Konsumsi Rumah Tangga Muslim Khairul Hanif; Mahyarni Mahyarni; Kiki Hardiansyah Siregar
Sharing: Journal of Islamic Economics Management and Business Vol. 5 No. 1 (2026): Maret, 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sharing.v5i1.54003

Abstract

Rationality is a mindset and action pattern based on human reason and logic in making choices, including in economic activities. This study aims to examine and analyze the fundamental differences between the concepts of rationality in conventional economics and rationality in Islamic economics. The method used in this study is library research with a qualitative-descriptive approach. Data collection techniques were conducted through documentation of various relevant literature sources, such as books, scientific journals, and other academic works. The results of the analysis indicate that rationality from an Islamic perspective is more holistic in nature because it emphasizes not only material aspects but also moral and spiritual dimensions, with the primary goal of achieving falah, namely, well-being in this world and the hereafter. Muslim household consumption patterns are not solely directed at fulfilling personal needs but also consider social obligations and spiritual values. Factors influencing Muslim household consumption choices include religion, economic conditions, socio-cultural factors, and level of knowledge. The implications of this research are expected to provide a conceptual understanding that Islamic economic rationality offers an alternative paradigm to conventional rationality in explaining Muslim household consumption behavior.
Konsep Struktur Pasar Menurut Perspektif Ekonomi Islam Dan Implikasinya Terhadap Perekonomian Muhammad Zuhdi Asyrofi; Mahyarni Mahyarni; Kiki Hardiansyah Siregar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur pasar merupakan salah satu konsep fundamental dalam ilmu ekonomi yang berpengaruh besar terhadap perilaku pelaku usaha, pembentukan harga, distribusi pendapatan, serta tingkat kesejahteraan masyarakat. Dalam ekonomi konvensional, struktur pasar umumnya diklasifikasikan ke dalam pasar persaingan sempurna, persaingan monopolistik, oligopoli, dan monopoli, yang analisisnya lebih menekankan pada efisiensi dan maksimalisasi keuntungan. Namun, pendekatan tersebut sering kali mengabaikan dimensi etika, moral, dan keadilan sosial. Ekonomi Islam hadir sebagai sistem alternatif yang memadukan mekanisme pasar dengan nilai-nilai syariah yang bersumber dari Al-Qur’an, Hadis, dan pemikiran ulama fiqh. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep struktur pasar dalam perspektif ekonomi Islam serta menganalisis implikasinya terhadap perekonomian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif melalui studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekonomi Islam tidak menolak mekanisme pasar, tetapi memberikan batasan etis melalui larangan riba, gharar, maysir, tadlis, dan iḥtikār, serta menekankan peran negara melalui institusi hisbah. Penerapan konsep struktur pasar Islam berimplikasi positif terhadap terciptanya keadilan distribusi, stabilitas ekonomi, peningkatan kesejahteraan, dan keberlanjutan pembangunan ekonomi.