Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

“They give students too much for their age”: Toward deep learning from primary school teachers’ perspective through interpretive phenomenology Sani Sahara; Mohammad Idham Chaled; Fizar Indrawijaya; Nadya Syifa Utami; Phoong Seuk Yen
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 13 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v13i4.21296

Abstract

The Indonesian Deep Learning “Pembelajaran Mendalam” initiative represents an effort to address long-standing deficits in students’ critical thinking and higher-order skills. However, for teachers on the ground, the policy often collides with a very different reality. This interpretive phenomenological study explores the challenges associated with the initiative by focusing on the lived experiences of elementary school teachers in South Jakarta as they navigate the new mandate. Rather than measuring implementation fidelity, the analysis reveals the difference between policy and teachers’ everyday experience. Teachers describe a professional world dominated by the immediate demands of classroom management, in which abstract policy goals feel largely unattainable. They express a deep sense of overload—both logistical and developmental—arguing that the curriculum demands forms of philosophical reasoning from children who are still mastering basic concrete concepts. Moreover, the implementation is experienced visible in workshops and policy documents but failing in daily classroom practice. This study contributes to the literature by demonstrating that the difficulties surrounding Pembelajaran Mendalam not from teacher resistance but from a policy design that insufficiently accounts for the developmental and practical realities of elementary education.
Transformasi Pembelajaran Pendidikan Pancasila Berbasis Outcome-Based Education dalam Penguatan Kompetensi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Apit Dulyapit; Indah Wardatussa'idah; Laely Farokhah; Fizar Indrawijaya
Jurnal Ilmu Pendidikan Pancasila, Kewarganegaraan, dan Hukum Vol. 3 No. 2 (2026): PAKEHUM - Agustus
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/pakehum.v3i2.2007

Abstract

Pancasila Education courses in higher education face a significant challenge in shifting from content-oriented instruction toward outcome-based learning that is relevant to twenty-first century student needs, particularly within the Faculty of Social Sciences and Law, which demands critical reasoning, legal literacy, and social sensitivity. This article aims to conceptually examine how the Outcome-Based Education (OBE) approach can be integrated with an online Project-Based Learning (PjBL) model in Pancasila Education courses, and to analyze its contribution to strengthening student competencies. This study employs a literature review method by examining recent research findings and higher education policies. The review indicates that OBE-based online PjBL transformation encourages a shift in the lecturer's role from information transmitter to project facilitator, increases students' active engagement in producing authentic learning outputs, and strengthens learning outcomes in the form of national character, critical thinking, collaboration, and digital literacy. However, implementation still faces challenges such as digital literacy gaps, the workload of designing project-based assessments, and the need for adequate technological infrastructure. This article recommends formulating measurable graduate learning outcomes, designing contextual projects grounded in current national issues, and strengthening online learning governance to optimize the transformation of Pancasila Education learning in the Faculty of Social Sciences and Law.
Pelatihan Membaca Cerita Pendek sebagai Upaya Peningkatan Literasi Anak Usia Sekolah Dasar di Jatibarang Indramayu Mohammad Idham Chaled; Anastasia Arta Uli; Sani Sahara; Fizar Indrawijaya; Bagus Julian Hikmy; Prince Clinton Immanuel Christian Damanik
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i4.5346

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan membaca dan literasi membaca anak usia sekolah dasar melalui pembinaan membaca cerita pendek sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan literasi yang kondusif di wilayah Jatibarang, Indramayu, yang dilaksanakan pada tanggal 14–15 Juli 2026. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik membaca cerita pendek, pendampingan, dan evaluasi. Materi pembinaan mencakup pemahaman struktur cerita, pengenalan tokoh dan latar, identifikasi ide pokok, pemahaman kosakata, kemampuan menemukan informasi, serta kemampuan menceritakan kembali isi cerita. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap proses pembelajaran dan penilaian kemampuan membaca peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya perkembangan positif pada keterampilan membaca peserta, terutama dalam aspek kelancaran membaca, pemahaman isi bacaan, penguasaan kosakata, identifikasi ide pokok, dan kemampuan mengomunikasikan kembali informasi dari teks. Selain peningkatan kompetensi peserta, kegiatan juga memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembiasaan membaca anak melalui aktivitas literasi yang interaktif dan menyenangkan. Dengan demikian, pembinaan keterampilan membaca cerita pendek dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat yang aplikatif dalam meningkatkan literasi membaca anak usia sekolah dasar sekaligus membangun ekosistem literasi berbasis komunitas yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.