Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMANFAATAN TAR PIROLISIS TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN BIOASPAL RAMAH LINGKUNGAN Hutabarat, Mawarni; Zai, Liver Iman Putra; Purwandari, Vivi; Hestina, Hestina; Sinaga, Mia Endang Sari
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 9 No. 1 (2025): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v9i1.6250

Abstract

Krisis pasokan aspal berbasis minyak bumi telah mendorong upaya inovatif dalam pengembangan bahan pengikat jalan yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi tar hasil pirolisis tempurung kelapa sebagai bahan baku bioaspal melalui metode pencampuran panas (hot mix). Formulasi dilakukan dalam dua tahap: Bioaspal I dengan variasi rasio tar, karbon tempurung kelapa (KTK), dan serbuk tempurung kelapa (STK); serta Bioaspal II dengan penambahan lem fox sebagai perekat tambahan. Parameter fisik yang dianalisis meliputi berat isi, berat jenis, dan kerapatan relatif. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sampel B1-D merupakan formulasi terbaik pada Bioaspal I, dengan nilai berat isi 1,10 g/cm³, berat jenis 1,32 g/cm³, dan kerapatan relatif 0,22 g/cm³. Sementara itu, pada Bioaspal II, sampel B2-C menunjukkan performa paling optimal dengan berat isi 0,93 g/cm³, berat jenis 1,12 g/cm³, dan kerapatan relatif 0,19 g/cm³. Analisis morfologi menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) mengungkapkan bahwa Bioaspal I memiliki struktur permukaan yang lebih padat dan homogen dibandingkan Bioaspal II. Penelitian ini menunjukkan bahwa tar tempurung kelapa memiliki potensi sebagai alternatif bahan bioaspal, meskipun diperlukan pengujian lanjutan seperti penetrasi, daktilitas, titik nyala, dan titik bakar untuk memastikan kelayakan aplikatif secara teknis
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA SMK TERHADAP PERAN ILMU KIMIA DALAM INDUSTRI MELALUI KEGIATAN SEMINAR DI SMK NEGERI 1 AIR PUTIH Purwandari, Vivi; Hestina; Liver Iman Putra Zai; Oktafiani Harefa; Jhoni Alman Tafonao; Sowua Putra Hia
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6208

Abstract

Ilmu kimia memiliki peran penting dalam berbagai sektor industri seperti pangan, tekstil, farmasi, dan pengolahan limbah. Namun, pemahaman siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terhadap aplikasi ilmu kimia dalam dunia industri masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMK mengenai penerapan ilmu kimia dalam industri melalui seminar edukatif. Metode kegiatan meliputi observasi awal, penyusunan materi, pelaksanaan seminar interaktif, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Seminar dilaksanakan di SMK Negeri 1 Air Putih dengan jumlah peserta sebanyak 60 siswa kelas XI. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman siswa dari 52,3 (pretest) menjadi 81,6 (posttest). Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan wawasan dan motivasi siswa terhadap pentingnya ilmu kimia dalam dunia kerja. Kesimpulannya, seminar edukatif berbasis kontekstual merupakan pendekatan yang tepat dalam mendekatkan ilmu kimia dengan kebutuhan industri.
PERUBAHAN PROFIL ASAM LEMAK CPKO DAN RBDPS SETELAH PROSES FRACTIONATION–DISTILLATION BERDASARKAN ANALISIS GC-FID Masdi, Masdi; Hestina, Hestina; Gultom, Erdiana; Zai, Liver Iman Putra; Purwandari, Vivi
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/kimia.v9i2.6859

Abstract

Crude Palm Kernel Oil (CPKO) dan Refined Bleached Deodorized Palm Stearin (RBDPS) merupakan fraksi minyak sawit dengan karakteristik komposisi asam lemak yang berbeda dan berpotensi mengalami perubahan distribusi komponen selama proses pemisahan termal. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perubahan profil asam lemak CPKO dan RBDPS sebelum dan sesudah proses fractionation–distillation. Sampel dianalisis menggunakan Gas Chromatography–Flame Ionization Detector (GC-FID) setelah derivatisasi menjadi fatty acid methyl esters (FAME), dengan parameter yang diamati berupa komposisi relatif asam lemak berdasarkan persentase luas area puncak kromatogram. Hasil menunjukkan bahwa sebelum distilasi CPKO didominasi asam laurat (48,39%), sedangkan RBDPS didominasi asam palmitat (60,90%). Setelah proses fractionation–distillation, komposisi CPKO berubah signifikan dengan dominasi asam oleat (59,83%) dan palmitat (21,20%), sedangkan RBDPS menunjukkan dominasi asam oleat (52,93%) dan palmitat (23,27%). Perubahan ini mengindikasikan bahwa proses distilasi memperkaya fraksi dengan asam lemak rantai panjang akibat perbedaan volatilitas komponen. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah mengenai selektivitas pemisahan termal pada fraksi minyak sawit untuk mendukung optimasi proses industri.
PEMBUATAN DAN APLIKASI ASAP CAIR SEBAGAI PESTISIDA ALAMI UNTUK MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN Purwandari, Vivi; Liver Iman Putra Zai; Hestina; Heribertus Salman Jei Laia; Jessica Gustamin Harefa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6862

Abstract

Latar belakang: Penggunaan pestisida kimia secara terus-menerus dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan petani, serta residu pada hasil pertanian. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pestisida alami yang lebih aman dan ramah lingkungan, salah satunya adalah asap cair yang berasal dari proses pirolisis biomassa dan memiliki kandungan senyawa aktif bersifat insektisida. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan serta aplikasi asap cair sebagai pestisida alami guna mengurangi ketergantungan terhadap pestisida kimia. Metode: Kegiatan dilaksanakan melalui tahap persiapan, edukasi dan penyuluhan, praktik langsung pembuatan asap cair, serta demonstrasi aplikasi pada tanaman. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil: Kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat dan proses pembuatan asap cair. Masyarakat mampu mempraktikkan pembuatan dan aplikasi asap cair secara mandiri serta menunjukkan minat untuk menerapkannya dalam kegiatan pertanian.  Kesimpulan: Asap cair berpotensi menjadi alternatif pestisida alami yang efektif, mudah diterapkan, dan mendukung penerapan pertanian berkelanjutan di tingkat masyarakat.
PERUBAHAN PROFIL ASAM LEMAK CPKO DAN RBDPS SETELAH PROSES FRACTIONATION–DISTILLATION BERDASARKAN ANALISIS GC-FID Masdi, Masdi; Hestina, Hestina; Gultom, Erdiana; Zai, Liver Iman Putra; Purwandari, Vivi
JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN Vol. 9 No. 2 (2025): JURNAL KIMIA SAINTEK DAN PENDIDIKAN
Publisher : Program Studi Kimia - Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Crude Palm Kernel Oil (CPKO) dan Refined Bleached Deodorized Palm Stearin (RBDPS) merupakan fraksi minyak sawit dengan karakteristik komposisi asam lemak yang berbeda dan berpotensi mengalami perubahan distribusi komponen selama proses pemisahan termal. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perubahan profil asam lemak CPKO dan RBDPS sebelum dan sesudah proses fractionation–distillation. Sampel dianalisis menggunakan Gas Chromatography–Flame Ionization Detector (GC-FID) setelah derivatisasi menjadi fatty acid methyl esters (FAME), dengan parameter yang diamati berupa komposisi relatif asam lemak berdasarkan persentase luas area puncak kromatogram. Hasil menunjukkan bahwa sebelum distilasi CPKO didominasi asam laurat (48,39%), sedangkan RBDPS didominasi asam palmitat (60,90%). Setelah proses fractionation–distillation, komposisi CPKO berubah signifikan dengan dominasi asam oleat (59,83%) dan palmitat (21,20%), sedangkan RBDPS menunjukkan dominasi asam oleat (52,93%) dan palmitat (23,27%). Perubahan ini mengindikasikan bahwa proses distilasi memperkaya fraksi dengan asam lemak rantai panjang akibat perbedaan volatilitas komponen. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah mengenai selektivitas pemisahan termal pada fraksi minyak sawit untuk mendukung optimasi proses industri.