Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Benchmarking dalam Peningkatan Mutu Pembelajaran Berbasis Deep Learning di Madrasah Ibtidaiyah Meta Melyani; Wamalia Wamalia; Ahmad Zainuri; Frika Fatimah Zahra
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di masa kini, terutama di tengah penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pemahaman nilai-nilai Pancasila serta keterampilan yang dibutuhkan di abad ke-21. Metode lama tidak lagi cukup karena keterbatasan perangkat teknologi informasi, kemampuan guru dalam menggunakan AI yang masih rendah, serta sistem manajemen berbasis data yang kurang efektif.  Penelitian ini mempelajari penggunaan benchmarking sebagai cara untuk meningkatkan kualitas deep learning, sehingga proses dan hasil belajar mengajar bisa lebih baik. Metode penelitian kualitatif ini mengumpulkan data dari buku, jurnal yang terindeks, kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama, serta literatur tentang manajemen pendidikan yang menggunakan teknologi.  Analisis sintesis literatur mengidentifikasi praktik terbaik, hambatan, dan strategi untuk meningkatkan kinerja. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan benchmarking yang efektif mampu mendeteksi perbedaan kualitas dengan membandingkan madrasah yang berprestasi dan institusi internasional. Ini memudahkan proses penyerapan teknologi deep learning, seperti sistem yang bisa menyesuaikan diri, jaringan saraf buatan untuk mempersonalisasi pelajaran menghafal Al-Quran, literasi digital, dan matematika yang interaktif. Integrasi ini meningkatkan keterlibatan siswa, membuat pengajaran lebih efisien, dan meningkatkan kemampuan kompetitif secara global. Kesimpulan menunjukkan bahwa kombinasi antara benchmarking dan deep learning membentuk sistem pembelajaran adaptif yang didasarkan pada data yang berkelanjutan. Rekomendasi meliputi pelatihan bagi guru tentang AI, kerja sama dengan perusahaan edutech, serta dana untuk transformasi digital.
PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (STUDI KASUS PADA MATA PELAJARAN PPKN UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMA MUHAMMDIYAH 2 PALEMBANG) Dian Maulina; Meta Melyani; Putri Pauziah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15428

Abstract

The implementation of the Independent Curriculum requires effective school leadership support and the role of teachers who are able to create student-centered learning. This study aims to analyze the role of the principal in the policy and implementation of the Independent Curriculum in the Pancasila and Citizenship Education (PPKn) subject to support student learning outcomes at SMA Muhammadiyah 2 Palembang. This research employed a qualitative method, focusing on a case study approach. Data was gathered using observation, interviews, and written records. The people who provided information for the research were the school principal and the PPKn teachers, as they were directly involved in carrying out the Independent Curriculum. The results showed that the principal plays a role as a director, supervisor, evaluator, and policymaker in the implementation of the education program. Curriculum policies are formulated based on educational report cards, then developed through the preparation of school work plans involving the vice principal and teachers. The implementation of the Independent Curriculum is carried out through socialization activities, workshops, supervision, evaluation, training, and technical guidance in the form of Workshops on Learning Digitalization, School-Based Management, and Academic Information Systems. In Civics (PPKn), teachers act as facilitators by implementing discussion methods, case studies, and project-based learning. Student learning outcomes demonstrate good achievement, with average scores above the Minimum Completion Criteria. This study concludes that the principal's collaborative and participatory leadership supports the successful implementation of the Independent Curriculum and contributes to improved student learning outcomes in Civics (PPKn).