Muhammad Yusuf
State University of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Arsitektur Vernakular Pada Rumah Adat Jew di Distrik Atsj Kabupaten Asmat Sherly Agustien Insoraki Mansbawar; Muhammad Yusuf; Muhammad Rais Abidin
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/1gh2vt68

Abstract

Rumah adat Jew di Distrik Atsj, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua, merupakan contoh arsitektur vernakular yang unik dan sarat dengan makna budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji desain, konstruksi, dan makna budaya yang terkandung dalam rumah adat Jew. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah adat Jew memiliki keunikan dalam desain dan konstruksi yang mencerminkan kebudayaan Suku Asmat. Namun, pengaruh modernitas telah mengancam keberlangsungan arsitektur tradisional ini. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya pelestarian dan pengembangan arsitektur vernakular rumah adat Jew untuk melestarikan warisan budaya Suku Asmat.
Persepsi Masyarakat Desa Marumpa Kecematan Marusu Kabupaten Maros Terhadap Pembangunan Rel Kerata Api Wahyu Anugrah Sam; Muhammad Yusuf; Muhammad Faisal juanda; Jeddah Yanti
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mdw6ma29

Abstract

Perkembangan transportasi sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan nasional telah membawa dampak besar bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Salah satu wujud modernisasi transportasi di Indonesia adalah pembangunan rel kereta api yang menghubungkan Makassar dan Parepare, melewati berbagai wilayah termasuk Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kondisi lingkungan, persepsi masyarakat, serta upaya mitigasi yang dilakukan akibat pembangunan rel kereta api di Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembangunan, lahan yang digunakan merupakan lahan kosong dan pepohonan alami, sedangkan setelah pembangunan, terjadi perubahan fungsi lahan menjadi jalur rel kereta api yang berdampak terhadap kondisi lingkungan seperti hilangnya vegetasi dan rusaknya drainase. Persepsi masyarakat terhadap pembangunan ini beragam; sebagian besar mendukung karena memberikan kemudahan akses transportasi dan peluang kerja, namun terdapat juga keluhan mengenai kerusakan jalan, genangan air, dan keterlambatan kompensasi lahan. Upaya mitigasi yang dilakukan masyarakat meliputi penanaman pohon kembali serta penggunaan masker untuk menghadapi polusi debu. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan perhatian pemerintah terhadap aspek lingkungan dan sosial dalam proyek infrastruktur strategis seperti ini.