Jeddah Yanti
State University of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Masyarakat Desa Marumpa Kecematan Marusu Kabupaten Maros Terhadap Pembangunan Rel Kerata Api Wahyu Anugrah Sam; Muhammad Yusuf; Muhammad Faisal juanda; Jeddah Yanti
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/mdw6ma29

Abstract

Perkembangan transportasi sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan nasional telah membawa dampak besar bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan lingkungan masyarakat. Salah satu wujud modernisasi transportasi di Indonesia adalah pembangunan rel kereta api yang menghubungkan Makassar dan Parepare, melewati berbagai wilayah termasuk Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kondisi lingkungan, persepsi masyarakat, serta upaya mitigasi yang dilakukan akibat pembangunan rel kereta api di Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembangunan, lahan yang digunakan merupakan lahan kosong dan pepohonan alami, sedangkan setelah pembangunan, terjadi perubahan fungsi lahan menjadi jalur rel kereta api yang berdampak terhadap kondisi lingkungan seperti hilangnya vegetasi dan rusaknya drainase. Persepsi masyarakat terhadap pembangunan ini beragam; sebagian besar mendukung karena memberikan kemudahan akses transportasi dan peluang kerja, namun terdapat juga keluhan mengenai kerusakan jalan, genangan air, dan keterlambatan kompensasi lahan. Upaya mitigasi yang dilakukan masyarakat meliputi penanaman pohon kembali serta penggunaan masker untuk menghadapi polusi debu. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan perhatian pemerintah terhadap aspek lingkungan dan sosial dalam proyek infrastruktur strategis seperti ini.
Evaluasi Kesesuaian Rencana Tata Ruag Wilayah (RTRW) Kota Makassar Tahun 2024 Nurul Mutia; Muhammad Rais Abidin; Jeddah Yanti
Indonesian Journal of Fundamental and Applied Geography Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/a8mhsd72

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang disajikan secara deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi tutupan di Kota Makassar tahun 2024 dan tingkat kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah Kota Makassar tahun 2024. Metode yang diguanakan yaitu kuantitatif deskriptif, serta observasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa tutupan lahan Kota Makassar terbagi menjadi 6 kelas yaitu badan air, Kawasan terbangun, tambak, Semak belukar, mangrove dan sawah. Tutupan lahan yang mendominasi adalah Kawasan terbangun dengan luas 13.520,97 Ha dengan persentase 76,92% dan tutupan lahan yang paling sedikit adalah Semak belukar seluas 37,93 Ha dengan persentase 0,22%. Berdasarkan hasil dari overlay peta tutupan lahan dengan pola ruang Kota Makassar tahun 2024 diperoleh 15.565,74 Ha (68,90%) dan 2.011,26 Ha (8,90%) tidak sesuai dengan pola ruang yang telah direncakan serta seluas 5.015 Ha (22,20%) yang masih dalam prediksi kesesuaian. Dengan demikian, penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah serta masyarakat dalam memperbaiki ketidaksesuaian tata ruang, dan memastikan pembangunan Kota Makassar berjalan sesuai RTRW yang telah ditentukan.