Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

THE APPLICATION OF THE NUMBER HEAD TOGETHER MODEL ASSISTED BY AUDIO VISUAL MEDIA IN INCREASING STUDENTS' INTEREST IN LEARNING IN SD NEGERI 41/II LAMAN PANJANG ON IPAS LEARNING: PENERAPAN MODEL NUMBER HEAD TOGETHER BERBANTU MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 41/II LAMAN PANJANG PADA PEMBELAJARAN IPAS Anisa Anisa; Megawati Megawati; Abdullah Abdullah
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 3 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i3.6228

Abstract

This study was motivated by the low learning interest and participation of fourth-grade students at SD Negeri 41/II Laman Panjang in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS). Conventional teaching methods and limited learning media made it difficult for students to understand the material and actively participate in discussions and group activities. This study aims to investigate how the implementation of the Number Head Together (NHT) model assisted by audiovisual media can improve the learning process and students’ learning interest in IPAS. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach with 13 fourth-grade students as the subjects. The study was conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. Research instruments included teacher observation sheets, student observation sheets, and a learning interest questionnaire. The results showed significant improvements in both aspects observed. In terms of the teacher’s performance, the implementation of teaching indicators increased from 55.56% in the first meeting of cycle I to 94.44% in the second meeting of cycle II. Regarding student activity, learning participation improved from mostly adequate/good in cycle I to good/very good in cycle II. Students’ learning interest also increased; in cycle I, 23.1% of students were in the very good category and 46.2% in the good category, while in cycle II, 38.5% were very good and 46.2% were good, with no students in the low category. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the Number Head Together model assisted by audiovisual media is effective in enhancing the learning process and increasing the learning interest of fourth-grade students at SD Negeri 41/II Laman Panjang.
Penerapan Model Talking Stick Untuk MeningkatKan Motivasi dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas IV SDN 94/ll Muara Bungo Riana Airi; Abdullah Abdullah; Nurlev Avana
Master Kajian Literasi Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/kalisa.v12.166

Abstract

Hasil belajar yang buruk dan motivasi yang rendah pada siswa kelas empat di SDN 94/II Muara Bungo menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Dengan menerapkan paradigma pembelajaran talking stick, penelitian ini bertujuan untuk 1) meningkatkan proses belajar siswa, 2) meningkatkan hasil belajar siswa, dan 3) meningkatkan motivasi belajar siswa kelas empat di SDN 94/II Muara Bungo. Analisis data penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan proses belajar telah meningkat. Hasil observasi guru pada siklus I mencapai 69% (sangat baik) dan pada siklus II mencapai 86% (sangat baik). Hasil belajar pada siklus I berada pada kategori baik (73%), sedangkan pada siklus II berada pada kategori baik (78%). Hasil observasi siswa pada siklus I sebesar 60,0% (sedang)”, sedangkan pada siklus II sebesar 82,0% (sangat baik). Pada siklus I, skor motivasi belajar siswa masuk ke dalam kelompok sedang sebesar 53,5%, namun pada siklus II, skor tersebut melampaui kriteria indikator keberhasilan peneliti sebesar 70% dengan 83% pada kategori sangat tinggi.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Metode Reward And Punishment Berbantu Media Audio Visual Di Kelas IV SDN 101/II Muara Bungo Irda Fitri Irda; Abdullah Abdullah; Megawati Megawati
Master Kajian Literasi Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/kalisa.v12.191

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 101/II Muara Bungo dengan tujuan mengatasi rendahnya motivasi belajar siswa dan hasil belajar yang belum maksimal dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Masalah tersebut muncul karena metode pembelajaran yang masih berfokus pada guru, sehingga mengurangi partisipasi aktif siswa selama proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran melalui penerapan metode reward and Punishment yang didukung oleh media audio-visual. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Media audio visual digunakan untuk menarik perhatian, memperjelas konsep, dan mendorong keterlibatan siswa, sedangkan reward memotivasi perilaku positif dan punishment bersifat mendidik. Temuan penelitian mengungkapkan adanya Terjadi peningkatan yang berarti; pada Siklus I, tingkat ketuntasan belajar siswa mencapai 61,33%. lalu mengalami peningkatan signifikan menjadi 88,46% pada Siklus II. Siswa juga tampak lebih aktif, mampu berkolaborasi dengan baik, serta menunjukkan motivasi belajar yang meningkat. Suasana kelas pun menjadi lebih kondusif dan menyenangkan. Penerapan metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share Nadia Hudri; Abdullah Abdullah; Subhanandri Subhanandri
Master Kajian Literasi Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/kalisa.v12.194

Abstract

Penelitian ini didasari oleh permasalahan rendahnya kualitas proses maupun hasil belajar, yang terlihat dari hanya 6 orang siswa atau sekitar 40% yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Tingkat Pencapaian (KKTP).Kondisi tersebut menandakan bahwa hasil belajar Pendidikan Pancasila belum sesuai dengan standar sekolah sebesar 70. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan proses maupun hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada peserta didik kelas V SDN 025/II Muara Bungo. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 15 peserta didik dan dilaksanakan dalam dua tahap. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Pada observasi guru, tahap I memperoleh capaian sebesar 90,90% di kedua pertemuan, sedangkan pada tahap II mengalami peningkatan dari 86,36% menjadi 95,45%. Observasi terhadap siswa pada tahap I menunjukkan hasil 66,67% dan 73,33%, kemudian pada tahap II meningkat menjadi 86,66% dan 93,33%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, yaitu dari 53,33% dan 66,67% pada tahap I menjadi 73,33% dan 93,33% pada tahap II.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning Kelas III SDN 194/II Sungai Pinang Miswatun Hasanah; Abdullah Abdullah; Tri Wera Agrita
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berawal dari masalah kurang efektifnya proses pembelajaran di kelas terutama pada pembelajaran Pendidikan Pancasila, dan tidak adanya interaksi pada saat proses pembelajaran, materi pelajaran hanya didapatkan dari satu arah, dan siswa kurang aktif pada proses pembelajaran, hal ini mengakibatkan proses dan hasil belajar siswa tidak meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk Peningkatan Proses Dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Contextual Teaching And Learning di Kelas III SDN 194/II Sungai Pinang. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas III SDN 194/II Sungai Pinang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian dapat dijelaskan sebagai berikut: (1) Penerapan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning dilihat dari lembar observasi guru yaitu pada siklus I dengan nilai rata-rata 82,5% terjadi peningkatan  pada siklus II dengan rata-rata 93% dan lembar observasi siswa pada siklus I pertemuan I ada 11 siswa yang mencapai KKTP (55%), pertemuan II ada 13 yang mencapai KKTP (65%), untuk siklus II pertemuan I ada 16 siswa yang mencapai KKTP (80%) dan untuk pertemuan II ada 17 siswa yang mencapai KKTP (85%). Maka dapat di lihat nilai rata-rata siklus I 60% sedangkan di silus II meningkat menjadi 82,5 yang telah mencapai indikator keberhasilan. (2) Penerapan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning dalam pembelajaran pada siklus I masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada siklus I memperoleh 60% 12 siswa yang tercapai, pada siklus II meningkat 85% 17 siswa yang tercapai. Maka dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching And Learning dapat meningkatkan proses dan hasil belajar pendidikan Pancasila di kelas III SDN 194/II Sungai Pinang.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas IVSdn 194/II Sungai Pinang Nur Laila; Abdullah Abdullah; Subhanadri Subhanadri
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 9 (2026): SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang. Berdasarkan hasil observasi awal, proses pembelajaran masih didominan oleh guru sehingga siswa kurang aktif dalam mengemukakan pendapat, mengidentifikasi masalah, berfikir kritis, dan mencari solusi terhadap permasalahan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini mengakibatkan rendahnya proses dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peningkatan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila menggunakan model Problem Based Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindak Kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi guru, lembar observasi siswa, dan tes hasil belajar. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain: 1) proses belajar Pendidikan Pancasila menggunakan model Problem Based Learning mengalami peningkatan dapat dilihat dari hasil lembar observasi siswa pada siklus I pertemuan I ada 9 orang siswa yang mencapai (KKTP) sebesar 38% dan meningkat pada pertemuan II menjadi 50% ada 12 orang yang mencapai (KKTP), sedangkan pada siklus II pertemuan I meningkat menjadi 75% ada 18 orang yang mencapai (KKTP) dan pertemuan II menjadi 83% ada 20 orang yang mencapai (KKTP). Dengan rata-rata proses belajar siswa pada siklus I sebesar 44% dan meningkat pada siklus II menjadi 79%. 2) penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang. Pada siklus I, siswa yang mencapai ketuntasan sebanyak 15 siswa dengan persentase 62,5%, meningkat menjadi 21 siswa dengan persentase 87,5%. Maka dapat disimpulkan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Larning dapat meningkatkan proses dan hasil belajar siswa kelas IV SDN 194/II Sungai Pinang.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTU MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS V SDN 32/II MUARA BUNGO Tara Risma Ariani; Abdullah Abdullah; Randi Eka Putra
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18542

Abstract

This research was carried out because the learning outcomes of Pancasila Education students in grade V of SDN 32/II Muara Bungo are still low. One of the reasons is the lack of student activity in learning, such as not participating in discussions, not having the courage to express opinions, and not being able to solve the problems given by the teacher. The purpose of this research is to improve student learning outcomes through the application of the Problem Based Learning learning model assisted by puzzle media. The method used is Class Action Research which is carried out in two cycles, each through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subject of the study is a grade V student of SDN 32/II Muara Bungo. The results showed that the results of teachers' observation sheets increased from 72% to 77% in cycle I, then increased to 83% and 88% in cycle II. The results of students' observation sheets also increased from 68% to 74% in the first cycle, then to 80% and 85% in the second cycle. In addition, the percentage of completeness of student learning outcomes increased from 68% in cycle I to 82% in cycle II so that it has met the indicators of research success. In conclusion, the application of the Problem Based Learning learning model assisted by puzzle media is effective to improve the learning outcomes of Pancasila Education for grade V students of SDN 32/II Muara Bungo.