Abdullah Abdullah
Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

THE APPLICATION OF THE NUMBER HEAD TOGETHER MODEL ASSISTED BY AUDIO VISUAL MEDIA IN INCREASING STUDENTS' INTEREST IN LEARNING IN SD NEGERI 41/II LAMAN PANJANG ON IPAS LEARNING: PENERAPAN MODEL NUMBER HEAD TOGETHER BERBANTU MEDIA AUDIO VISUAL DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 41/II LAMAN PANJANG PADA PEMBELAJARAN IPAS Anisa Anisa; Megawati Megawati; Abdullah Abdullah
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 3 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i3.6228

Abstract

This study was motivated by the low learning interest and participation of fourth-grade students at SD Negeri 41/II Laman Panjang in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS). Conventional teaching methods and limited learning media made it difficult for students to understand the material and actively participate in discussions and group activities. This study aims to investigate how the implementation of the Number Head Together (NHT) model assisted by audiovisual media can improve the learning process and students’ learning interest in IPAS. This research employed a Classroom Action Research (CAR) approach with 13 fourth-grade students as the subjects. The study was conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. Research instruments included teacher observation sheets, student observation sheets, and a learning interest questionnaire. The results showed significant improvements in both aspects observed. In terms of the teacher’s performance, the implementation of teaching indicators increased from 55.56% in the first meeting of cycle I to 94.44% in the second meeting of cycle II. Regarding student activity, learning participation improved from mostly adequate/good in cycle I to good/very good in cycle II. Students’ learning interest also increased; in cycle I, 23.1% of students were in the very good category and 46.2% in the good category, while in cycle II, 38.5% were very good and 46.2% were good, with no students in the low category. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the Number Head Together model assisted by audiovisual media is effective in enhancing the learning process and increasing the learning interest of fourth-grade students at SD Negeri 41/II Laman Panjang.
Penerapan Model Talking Stick Untuk MeningkatKan Motivasi dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas IV SDN 94/ll Muara Bungo Riana Airi; Abdullah Abdullah; Nurlev Avana
Master Kajian Literasi Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/kalisa.v12.166

Abstract

Hasil belajar yang buruk dan motivasi yang rendah pada siswa kelas empat di SDN 94/II Muara Bungo menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Dengan menerapkan paradigma pembelajaran talking stick, penelitian ini bertujuan untuk 1) meningkatkan proses belajar siswa, 2) meningkatkan hasil belajar siswa, dan 3) meningkatkan motivasi belajar siswa kelas empat di SDN 94/II Muara Bungo. Analisis data penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar dan proses belajar telah meningkat. Hasil observasi guru pada siklus I mencapai 69% (sangat baik) dan pada siklus II mencapai 86% (sangat baik). Hasil belajar pada siklus I berada pada kategori baik (73%), sedangkan pada siklus II berada pada kategori baik (78%). Hasil observasi siswa pada siklus I sebesar 60,0% (sedang)”, sedangkan pada siklus II sebesar 82,0% (sangat baik). Pada siklus I, skor motivasi belajar siswa masuk ke dalam kelompok sedang sebesar 53,5%, namun pada siklus II, skor tersebut melampaui kriteria indikator keberhasilan peneliti sebesar 70% dengan 83% pada kategori sangat tinggi.
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Metode Reward And Punishment Berbantu Media Audio Visual Di Kelas IV SDN 101/II Muara Bungo Irda Fitri Irda; Abdullah Abdullah; Megawati Megawati
Master Kajian Literasi Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/kalisa.v12.191

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 101/II Muara Bungo dengan tujuan mengatasi rendahnya motivasi belajar siswa dan hasil belajar yang belum maksimal dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Masalah tersebut muncul karena metode pembelajaran yang masih berfokus pada guru, sehingga mengurangi partisipasi aktif siswa selama proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran melalui penerapan metode reward and Punishment yang didukung oleh media audio-visual. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Media audio visual digunakan untuk menarik perhatian, memperjelas konsep, dan mendorong keterlibatan siswa, sedangkan reward memotivasi perilaku positif dan punishment bersifat mendidik. Temuan penelitian mengungkapkan adanya Terjadi peningkatan yang berarti; pada Siklus I, tingkat ketuntasan belajar siswa mencapai 61,33%. lalu mengalami peningkatan signifikan menjadi 88,46% pada Siklus II. Siswa juga tampak lebih aktif, mampu berkolaborasi dengan baik, serta menunjukkan motivasi belajar yang meningkat. Suasana kelas pun menjadi lebih kondusif dan menyenangkan. Penerapan metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila
Peningkatan Proses dan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Kooperatif Tipe Think Pair Share Nadia Hudri; Abdullah Abdullah; Subhanandri Subhanandri
Master Kajian Literasi Kewarganegaraan Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/kalisa.v12.194

Abstract

Penelitian ini didasari oleh permasalahan rendahnya kualitas proses maupun hasil belajar, yang terlihat dari hanya 6 orang siswa atau sekitar 40% yang mampu mencapai Kriteria Ketuntasan Tingkat Pencapaian (KKTP).Kondisi tersebut menandakan bahwa hasil belajar Pendidikan Pancasila belum sesuai dengan standar sekolah sebesar 70. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan proses maupun hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada peserta didik kelas V SDN 025/II Muara Bungo. Penelitian tindakan kelas ini melibatkan 15 peserta didik dan dilaksanakan dalam dua tahap. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan yang cukup signifikan. Pada observasi guru, tahap I memperoleh capaian sebesar 90,90% di kedua pertemuan, sedangkan pada tahap II mengalami peningkatan dari 86,36% menjadi 95,45%. Observasi terhadap siswa pada tahap I menunjukkan hasil 66,67% dan 73,33%, kemudian pada tahap II meningkat menjadi 86,66% dan 93,33%. Hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan, yaitu dari 53,33% dan 66,67% pada tahap I menjadi 73,33% dan 93,33% pada tahap II.