Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemanfaatan Kulit Bawang Merah dan Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Wijaya, Andi Muthiah Sofiah; Ernida Mahmud; Andi Irga Satrawati Taslim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.10149

Abstract

Utilization of shallot skin waste and rice washing water as liquid organic fertilizer (POC) in Pekalobean Village, Anggeraja District, Enrekang Regency. With the majority of the population working as farmers, the use of organic fertilizer is important to increase soil and plant fertility without damaging the environment. This community service activity involves training the Women Farmers Group on how to make POC from onion skin waste and rice washing water. The methods used include material exposure and direct practice, with the aim of reducing waste and increasing the economic value of these materials. The research results show that the POC produced contains important nutrients such as nitrogen, phosphorus and potassium, which can be easily absorbed by plants. It is hoped that this activity can provide motivation to the community to process household waste and reduce dependence on chemical fertilizers and pesticides.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Pada Desa Bamba Puang Melalui Pengolahan Healty Candy Tomato Wildah Fauziyah; Rianti, Marlia; Mahmud, Ernida; Safar, Muh
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v4i2.1088

Abstract

Desa Bamba Puang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang, Mata pencaharian masyarakat sebagian besar adalah petani. Pada musim panen tomat akan melimpah tetapi harga jual tomat masih rendah sehingga merugikan petani dan mengalami harga yang sangat tinggi ketika belum memasuki masa panen. Upaya yang dapat dilakukan agar harga jual tomat tetap tinggi adalah dengan mengolah tomat menjadi produk makanan yang bernilai ekonomis. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan dan minat petani terhadap produk olahan buah yang dapat meningkatkan keuntungan dan nilai jual tomat. Metode yang digunakan yaitu ceramah, demonstrasi dan presentasi video tutorial pembuatan permen tomat yang melibatkan ibu-ibu PKK dan Kelompok Wanita Tani Desa Bamba Puang kurang lebih 20 orang. pengolahan permen tomat dipilih sebagai salah satu olahan tomat karena Proses pengolahanya relatif mudah dan menggunakan peralatan sederhana. Kegiatan pelatihan oleh kelompok KKN-Temaik ini mampu menambah pengetahuan masyarakat dan nilai jual tomat, menjadi alternatif solusi pada saat harga jual tomat murah
Strategi Peningkatan Pareto Sales Network pada UKM Sub Sektor Agribisnis dengan Pendekatan Model Pentahelix Berbantuan Process Hierarchy Analysis Rianti, Marlia; Muliana, Muliana; Ali, Muhammad; Mahmud, Ernida; Agustang, Agustang; Nurfadilla, Nurfadilla; Padandi, Tasyahud
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 5 No. 1 Special Issues (2025): Innovation and Social Transformation for Golden Indonesia 2045
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v5i1 Special Issues.204

Abstract

Studi tentang jaringan penjualan Pareto merupakan inisiatif baru untuk menjelaskan bagaimana orientasi kewirausahaan UKM dapat meningkatkan kinerja penjualan. Penelitian ini penting mengingat UKM berperan sebagai sektor unggulan dalam menyerap tenaga kerja dan menjadi salah satu lokomotif pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pentahelix yang melibatkan sinergi antara akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Pendekatan model pentahelix ini dikombinasikan dengan process hierarchy analysis untuk menentukan strategi berdasarkan skala prioritas dari berbagai alternatif yang kompleks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan strategi peningkatan Pareto Sales Network pada UKM Sub Sektor Agribisnis dengan pendekatan model pentahelix berbantuan process hierarchy analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Faktor internal dari strategi peningkatan jaringan penjualan Pareto UKM Sub Sektor Agribisnis terdiri atas variabel kekuatan dan kelemahan; (2) Faktor eksternal terdiri atas variabel peluang dan ancaman; dan (3) Strategi peningkatan jaringan penjualan Pareto UKM Sub Sektor Agribisnis adalah strategi agresif, yaitu berupaya memperbaiki kelemahan internal dan mengatasi ancaman eksternal dengan memanfaatkan sejumlah kekuatan internal serta peluang eksternal yang ada.
Akselerasi Penanaman Padi Tiga Kali untuk Kemandirian Pangan di Kampung Isano Mbias, Merauke Widya Wahyuni Asnur; Marlia Rianti; Ernida Mahmud
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1844

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan merumuskan strategi akselerasi penanaman padi tiga kali (3x cropping) guna mencapai kemandirian pangan di Kampung Isano Mbias, Merauke. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program kolaboratif ini melibatkan petani, Dinas Pertanian, PPL, dan Mahasiswa MSIB KEMENTAN untuk mengatasi kendala utama pada kualitas SDM petani, meskipun memiliki potensi lahan yang luas (5–10+ Ha). Rangkaian musyawarah intensif berhasil mentransfer pengetahuan teknis budidaya intensif (seperti pemupukan berimbang dan manajemen air), ditandai dengan peningkatan pemahaman yang sangat drastis (mencapai 100% pada topik IP300 berdasarkan post-test). Secara kualitatif, program ini sukses menumbuhkan motivasi kolektif, kolaborasi, dan kemandirian yang nyata, terwujud dalam inisiatif pembentukan kelompok tani baru untuk berbagi ilmu. Disimpulkan bahwa selain potensi peningkatan produktivitas 30% dari strategi teknis, pemberdayaan sosial dan integrasi nilai budaya lokal adalah fondasi esensial ketahanan pangan jangka panjang. Rekomendasi lanjutan difokuskan pada pembentukan Model Farm komunitas dan Protokol Mitigasi Bencana Pertanian yang adaptif.
ANALYSIS OF RICE FARMING PRODUCTION FACTORS IN PATTIRO VILLAGE, MARE DISTRICT, BONE REGENCY Ismarani; Rianti, Marlia; Mahmud, Ernida
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 1 (2026): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v10i1.7618

Abstract

Rice agriculture holds a crucial position in sustaining food availability. and supporting the economic prosperity of rural communities. The productivity of rice can be increased through effective and efficient management of production inputs. the study intends to investigate the variables impacting rice farming in Pattiro Village, Mare District, Bone Regency. Data were gathered using questionnaires, complemented by direct observations, interviews, and document analysis, and subsequently analyzed with the Cobb–Douglas regression model. Respondents were determined through the application of a simple random sampling method, resulting in a sample of 42 rice farmers. This study employed both primary and secondary data sources and applied a quantitative approach, conducted from March to May 2025. The outcomes revealed that, collectively, land area, seed quality, fertilizers, pesticides, and labor significantly affected rice production. Nevertheless, partial analysis demonstrated that only land area had a statistically significant effect, while seeds, fertilizers, pesticides, and labor did not show a significant influence on rice output in Pattiro Village, Mare District, Bone Regency
THE INFLUENCE OF SOCIAL CAPITAL DIMENSIONS ON FARMERS' PRODUCTIVITY IN LAKUKANG VILLAGE, MARE DISTRICT, BONE REGENCY Nova; Rianti, Marlia; Mahmud, Ernida
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 10 No. 1 (2026): Agrisaintifika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v10i1.7831

Abstract

Farmer productivity plays a crucial role in increasing production yields, which directly impacts food security. One factor that can increase farmer productivity is social capital, which assists in production, distribution, and innovation. Higher farmer productivity leads to a stable food supply and more affordable prices, thus creating sustainable economic growth. This study aims to determine the influence of social capital dimensions on farmer productivity in the village of Donggug. The method used in this study is descriptive quantitative with data analysis techniques using multiple linear regression. This study was conducted in Donggug Village, Mare District, Bone Regency, with a population of 177 people and a sample of 35 people. Data collection techniques used a questionnaire. The variables examined in this study consisted of dependent variables (Trust, Participation, Social Norms, and Networks) and independent variables (Farmer Productivity). The results showed that the variables of trust, participation, and social norms did not affect farmer productivity, while networks did. These findings indicate that the existence of networks, especially those related to access to information, markets, and production facilities, plays a significant role in increasing farmer productivity.
Empowering the Community of Ajanglaleng Village, Bone Regency, through the Utilization of Corn Cob Waste into Biochar for Ornamental Plants Sulkifli, Sulkifli; Sandi, Sandi; Mahmud, Ernida; Suradi, Adam Rahman; Ramli, Fatmawati; Sahiruddin, Sahiruddin; Sudartik, Eka; Bonewati, Andi
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21259

Abstract

ground: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Ajanglaleng, Kecamatan Amali, Kabupaten Bone dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola limbah tongkol jagung menjadi biochar sebagai media tanaman hias. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah melimpahnya limbah jagung yang belum dimanfaatkan dan rendahnya keterampilan dalam pengelolaan limbah pertanian secara produktif. Metode: Kegiatan dilakukan melalui pelatihan partisipatif yang melibatkan 10 orang peserta aktif melalui penyuluhan, demonstrasi teknologi tepat guna dan praktik langsung. Hasil: Evaluasi deskriptif menunjukkan adanya peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan peserta, serta tumbuhnya kesadaran terhadap pentingnya pengelolaan limbah ramah lingkungan. Produk biochar yang dihasilkan menunjukkan potensi dalam memperbaiki struktur dan porositas tanah serta meningkatkan pertumbuhan tanaman hias seperti Aglaonema dan Philodendron darklord. Kesimpulan: Kegiatan ini mendorong pertanian berkelanjutan dan ekonomi kreatif pedesaan melalui inisiatif usaha kecil berbasis biochar yang berdampak positif bagi lingkungan serta masyarakat.
Correlation of Motivation and Agripreneurship Intention of Gen Z Mahmud, Ernida; Ramli, Fatmawati; Asnur, Wahyuni
JURNAL AGRIBISAINS Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal AgribiSains
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jagi.v12i1.22061

Abstract

The purpose of this study was to analyze the significant correlation between motivation and agripreneurship intentions of Gen Z in Lappa Upang Village. The study used a quantitative approach with a survey method. The instrument, a Likert-scale questionnaire, measured respondents' motivation and intentions. Data were analyzed using a Pearson correlation test. The data were analyzed using statistical software, SPSS. The Pearson correlation analysis yielded a correlation coefficient of 0.833 with a significance level of 0.000. This indicates a very strong, positive, and significant relationship between motivation and agripreneurship intentions of Gen Z in Lappa Upang Village. This means that the higher a person's motivation, the higher their intention to become an entrepreneur in the agripreneurship sector. Therefore, motivation is a psychological factor that plays a crucial role in driving the interest and readiness of Gen Z in Lappa Upang Village to start a business in the agricultural sector.