Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Akselerasi Penanaman Padi Tiga Kali untuk Kemandirian Pangan di Kampung Isano Mbias, Merauke Widya Wahyuni Asnur; Marlia Rianti; Ernida Mahmud
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1844

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan merumuskan strategi akselerasi penanaman padi tiga kali (3x cropping) guna mencapai kemandirian pangan di Kampung Isano Mbias, Merauke. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program kolaboratif ini melibatkan petani, Dinas Pertanian, PPL, dan Mahasiswa MSIB KEMENTAN untuk mengatasi kendala utama pada kualitas SDM petani, meskipun memiliki potensi lahan yang luas (5–10+ Ha). Rangkaian musyawarah intensif berhasil mentransfer pengetahuan teknis budidaya intensif (seperti pemupukan berimbang dan manajemen air), ditandai dengan peningkatan pemahaman yang sangat drastis (mencapai 100% pada topik IP300 berdasarkan post-test). Secara kualitatif, program ini sukses menumbuhkan motivasi kolektif, kolaborasi, dan kemandirian yang nyata, terwujud dalam inisiatif pembentukan kelompok tani baru untuk berbagi ilmu. Disimpulkan bahwa selain potensi peningkatan produktivitas 30% dari strategi teknis, pemberdayaan sosial dan integrasi nilai budaya lokal adalah fondasi esensial ketahanan pangan jangka panjang. Rekomendasi lanjutan difokuskan pada pembentukan Model Farm komunitas dan Protokol Mitigasi Bencana Pertanian yang adaptif.
Program Pengadaan dan Pemasangan Papan Petunjuk Lokasi di Universitas Muhammadiyah Bone Widya Wahyuni Asnur; A. Sandi Saputra; Muhammad Taufik; Sukardi; Muh. Fachrin Agsa; Baso Fian Rahmat; Rika Ayu Lestari; Hildayanti; Musliadi; Ari Buldzaki Syam; Darwin Prima Sakti; Ina Marca; Muhammad Asdar
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1845

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi minimnya sistem signage yang memadai di Universitas Muhammadiyah Bone, yang menyebabkan kesulitan navigasi, kebingungan, dan rendahnya aksesibilitas bagi civitas akademika dan pengunjung. Papan petunjuk lokasi diakui sebagai elemen infrastruktur krusial yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi akademik dan citra institusi. Metode yang digunakan adalah Pendekatan Partisipatif (PRA), meliputi observasi langsung dan diskusi kelompok terfokus, untuk mengidentifikasi dua titik strategis pemasangan signage (Gerbang Utama dan dekat Auditorium) serta memastikan desain yang informatif, estetis, dan inklusif. Selain itu, pendekatan ini dirancang untuk menumbuhkan rasa kepemilikan komunal guna menjamin keberlanjutan proyek dan mekanisme pemeliharaan mandiri. Hasil kegiatan diukur melalui evaluasi multidimensional. Target kuantitatif utama adalah penurunan waktu navigasi secara signifikan, dari rata-rata 10-15 menit menjadi 3-5 menit, yang didukung oleh bukti kualitatif yaitu hilangnya kebingungan pada mahasiswa saat mencari lokasi. Implementasi signage yang efektif ini tidak hanya mempermudah navigasi dan meningkatkan keamanan, tetapi juga secara simultan memperkuat branding universitas dan menciptakan lingkungan akademik yang lebih terorganisir, ramah, dan berkelanjutan.
THE GREEN ALCHEMY: INNOVATION IN PROCESSING COCOCNUT PULP INTO SUPERFOOD FLOURS Ernida Mahmud; Zulkifli Ayub; Widya Wahyuni Asnur
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 No. 03, September 2026 Produce
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.61840

Abstract

This research aims to empower the community in Jeppe'e Village, West Tanete Riattang District, Bone Regency through innovation in the use of coconut pulp waste into superfood flour products with high economic value. The background of this research problem is the lack of optimal utilization of abundant coconut pulp waste in the region and limited public access to value-added processing technology. The method of implementing this research uses a participatory empowerment approach combined with the Production Training and Assistance model with the planning, acting, observing, and reflecting stages. The participants of this study were 40 people who were selected by purposive sampling. The results of the study showed that the empowerment program succeeded in increasing the knowledge and technical skills of the community in processing coconut pulp into superfood flour, there was a significant change in the behavior of participants from initially skeptical to motivated to develop their business independently, and the formation of awareness of the economic potential of agroindustrial waste. The conclusion of this study is that the empowerment program has succeeded in increasing the technical capacity of the community, opening up opportunities for the development of community-based productive business units, and contributing to the reduction of coconut pulp waste that is discarded into the environment.