Fadhilah Sabrina
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Komunikasi dan Negosiasi Identitas dalam Interaksi Jual-Beli di Pasar Tradisional Medan: Kajian Sosiolinguistik Fadhilah Sabrina; Yusnika Sihite; Rini Syarifah; A Samhudi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/2j7t3e84

Abstract

Di pasar tradisional Medan, fenomena alih kode, campur kode, interferensi, dan integrasi dipelajari dalam penelitian ini. Pasar Medan adalah tempat berkumpulnya orang dari berbagai etnis, termasuk Batak, Melayu Deli, Jawa, dan Tionghoa. Penelitian ini menyelidiki bagaimana masyarakat dwibahasawan beralih dari satu kode ke kode lain berdasarkan faktor keakraban dan negosiasi dengan menggunakan pendekatan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode ke bahasa daerah, seperti Batak, digunakan untuk mempererat hubungan kekerabatan dan membuat suasana transaksi lebih ringan. Sementara itu, terbentuknya bahasa pasar yang unik dan dipahami bersama ditunjukkan oleh campur kode dan integrasi elemen leksikal daerah. Fenomena ini lebih dari sekedar kebiasaan bahasa; itu menunjukkan harmoni sosial dan adaptasi identitas masyarakat Medan dalam mempertahankan keberagaman budaya dalam interaksi ekonomi sehari-hari.
Kegagalan Felicity Conditions dan Pelanggaran Maksim Grice dalam Tuturan Fitnah Aparat: Studi Kasus Sudrajat Es Gabus Fadhilah Sabrina; Zai Alpris; Saibil Aprilia; Yusnika Sihite; Rini Syarifah; Herning Puspitarini; M. Oky Fardian Gafari
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/wfpmgm34

Abstract

Dalam penelitian ini, kondisi felicity teori speech acts (Austin & Searle) dan maksim Grice digunakan untuk menganalisis kegagalan komunikatif yang melanggar prinsip pragmatik ketika aparat negara menuduh Sudrajat Es Gabus. Dengan menggunakan pendekatan pragmatik kualitatif, data primer dari transkrip tuturan fitnah aparat di media sosial dan konferensi pers diuji menggunakan checklist felicity conditions (sincerity, preparatory, propositional, essential) dan klasifikasi pelanggaran maksim (Quantity, Quality, Relation, Manner). Mengungkapkan kegagalan sincerity condition karena niat manipulatif dan pelanggaran kualitas karena informasi palsu dan pelanggaran hubungan yang menimbulkan implikasi fitnah.