Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

URGENSI THAHARAH DALAM MENYEMPURNAKAN IBADAH UMAT ISLAM Nureni; syahrikal
SYATTAR Vol. 6 No. 1 (2025): November, Jurnal Syattar
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang thaharah dalam Islam, yaitu cara membersihkan diri dari hadats dan najis agar ibadah menjadi sah dan sebagai wujud menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan apa itu thaharah, jenis-jenisnya, cara melakukannya, serta bagaimana thaharah diterapkan dalam kehidupan umat Islam. Penelitian ini memakai metode studi pustaka dengan pendekatan kualitatif, yaitu mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thaharah terdiri dari dua bagian utama: thaharah lahiriyah (kebersihan fisik) dan thaharah batiniah (kebersihan hati), yang keduanya sama-sama penting untuk membentuk pribadi muslim yang bersih secara jasmani dan rohani. Pembahasan dalam artikel ini juga menjelaskan cara bersuci seperti wudhu, mandi wajib, dan tayammum, serta pentingnya menjaga kebersihan dalam aktivitas sehari-hari. Kesimpulannya, thaharah bukan hanya syarat untuk beribadah, tetapi juga cara untuk menjaga kesehatan dan kebersihan diri serta lingkungan sekitar
TINJAUAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMAHAMAN PESERTA DIDIK TERHADAP WARIS Syahrikal; Nureni
SYATTAR Vol. 6 No. 1 (2025): November, Jurnal Syattar
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman peserta didik terhadap hukum-hukum syariat, termasuk hukum waris. Waris dalam Islam tidak sekadar persoalan pembagian harta, tetapi juga merupakan wujud ketaatan kepada Allah SWT serta penerapan nilai-nilai keadilan, tanggung jawab, dan kasih sayang dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pendidikan Islam berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap hukum waris, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi literatur dan observasi lapangan. Data dikumpulkan dari berbagai sumber seperti buku fiqih, literatur pendidikan Islam, serta wawancara dengan guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman peserta didik terhadap hukum waris masih terbatas, terutama pada aspek praktis dan filosofis. Hal ini disebabkan oleh kurangnya integrasi antara materi fiqih waris dengan konteks kehidupan modern serta metode pembelajaran yang masih bersifat teoritis. Pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam membentuk kesadaran dan pemahaman yang komprehensif terhadap hukum waris apabila disampaikan dengan pendekatan kontekstual, aplikatif, dan berbasis nilai. Oleh karena itu, penguatan pembelajaran waris dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam menjadi penting agar peserta didik tidak hanya memahami aturan hukum, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai keadilan dan ketaatan kepada Allah SWT
STRATEGY FOR STRENGTHENING THE PERSONAL COMPETENCIES OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LECTURERS AT STATE GENERAL UNIVERSITIES IN MAKASSAR CITY Musbaing; Abdul Azis Muslimin; Syahrikal; Abrina Maulidnawati Jumrah; Alamsyah Halim
Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam Vol. 4 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/ri.v4i3.522

Abstract

This study aims to describe the personality competencies possessed by Islamic Religious Education lecturers at state public universities in Makassar City and to identify strategies for implementing and strengthening these competencies in higher education contexts. This study employed a qualitative field research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The analysis used a personality competence performance approach to examine how Islamic Religious Education lecturers demonstrate, apply, and develop their personality competencies in academic and social settings. The findings show that Islamic Religious Education lecturers at state public universities in Makassar City contribute to the creation of an academic environment that supports students’ intellectual growth and character formation holistically. Their personality competencies are reflected in the integration of religious values into daily academic practices, active involvement in student development, cooperation and collaboration within inclusive academic environments, participation in curriculum development, and the demonstration of wise and prudent leadership. These competencies not only influence students’ personal and academic development but also provide broader positive contributions to universities and society. This study implies that the development of personality competencies among Islamic Religious Education lecturers at public universities in Makassar needs to be strengthened through patterns that are relevant to the needs of Islamic Religious Education in public higher education. Personality competencies should also be adjusted to the scientific expertise of each lecturer so that the knowledge, attitudes, and values delivered remain consistent with the academic discipline of Islamic Religious Education. This study is limited to the description of personality competencies and strengthening strategies among Islamic Religious Education lecturers at state public universities in Makassar City. This study provides an overview of personality competencies and strengthening strategies among Islamic Religious Education lecturers at three state public universities in Makassar City: Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, and Politeknik Negeri Ujungpandang.