Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

MINAT BELAJAR MAHASISWA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DARING PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN FKIP UNSRI Elfahmi Dwi Kurniawan; Elfrde Salvadora Siregar; Nopriyanti Nopriyanti
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i1.17643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar mahasiswa dalam proses pembelajaran dalam jaringan (daring) di Program Studi Pendidikan Teknik Mesin FKIP Universitas Sriwijaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin FKIP Universitas Sriwijaya yang belajar dengan pendekatan pembelajaran daring yaitu sebanyak 274 mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 163 mahasiswa dengan teknik penentuan sampel menggunakan teknik random sampling. Waktu penelitian yaitu semester ganjil tahun ajaran 2021-2022 pada bulan Oktober – November 2021. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil minat belajar daring mahasiswa dalam proses pembelajaran daring Program Studi Pendidikan Teknik Mesin FKIP Universitas Sriwijaya dikategorikan Baik dengan tingkat ketercapaian dengan persentase 80,42%. Diharapkan hasil penelitian ini mampu memberikan informasi bagi pendidik terkait proses pembelajaran daring kedepannya.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL MENGGAMBAR RODA GIGI KERUCUT MENGGUNAKAN AUTOCAD Agung Wijaya Pratama; Nopriyanti Nopriyanti; Elfahmi Dwi Kurniawan; Harlin Harlin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i2.12639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasil media pembelajar mahasiswa yang valid dan mudah dipahami sesuai dengan Mata kuliah CAM dan CAD Dengan AutoCAD dengan tingkat kelayakan yang baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) dengan menggunakan model pengebangan EDDIE dan evaluasi menggunakan Tessmer. Objek dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Angkatan 2016 dan 2017 Kampus Palembang yang telah mengambil Mata Kuliah CAM dan CAD. Subjek dalam penelitian ini adalah Media Pembelajaran video tutorial dengan menggunakan AutoCAD. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan angket. Validasi ahli digunakan untuk mengetahui kevalidan produk. Angket digunakan untuk mengetahui kepraktisan produk yang dikembangkan. Uji coba dilakukan pada tiga tahap meliputi : Self evaluation, expert review, one to one, small group dan field test. Hasil dari penelitian tersebut pada ahli materi didapatkan persentase sebesar 80% dikategorikan sangat valid dan untuk ahli media mendapatkan persentase sebesar 80% dikategorikan valid. Berdasarkan dari tahap uji coba one to one mendapatkan persentase sebesar 80,8%, pada tahap uji coba small group mendapatkan persentase sebesar 81,8% , dan pada tahap uji coba field test mendapatkan persentase sebesar 82,2% Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran video tutorial menggambar roda gigi kerucut menggunakan AutoCAD dinyatakan valid dan praktis. Kata Kunci: Model Pengembangan EDDIE, Media Pembelajaran Video Tutorial, menggambar roda gigi kerucut, AutoCAD, Valid dan Praktis.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA FLASH PADA MATA KULIAH KOROSI DAN TEKNIK PELAPISAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS SRIWIJAYA Ricky Ade Pratama; Imam Syofii; Nopriyanti Nopriyanti; Elfahmi Dwi Kurniawan; Rudi Hermawan
JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN Vol 9, No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK MESIN
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v9i2.10064

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang digunakan untuk mempelajari valid dan praktis suatu produk. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Luther dengan 6 tahap yaitu konsep, desain, pengumpulan bahan, perakitan, pengujian dan distribusi . Teknik mengumpulkan data menggunakan lembar validasi ahli dan angket. Diperoleh dari hasil yang diperoleh dari angket data setiap kali validasi ahli, pembelajaran interaktif yang dikembangkan dinyatakan valid dengan nilai rerata 90,76% dari aspek materi dan 72,17% dari aspek media. Dari hasil ujicoba One to one diperoleh nilai rerata 82%. Hasil ujicoba Kelompok kecil memperoleh nilai rerata 82,6% dan 83,7% lagi dari hasil ujicoba Uji lapangan, maka dinyatakan media pembelajaran interaktif sangat praktis. Terkait dengan penggunaan model pengembangan luther yang diimplementasikan pada multimedia interaktif berbasis macromedia flash pada mata kuliah koordinasi dan teknik pelapisan ini valid dan praktis.Kata Kunci: Pengembangan, Multimedia Interaktif , Korosi dan Teknik Pelapisan .
Pengaruh Variasi Media Pendingin Quenching Terhadap Kekerasan Baja Aisi 1045 Agung, Anugrah Agung Ramadhan; Elfahmi Dwi Kurniawan; Darti; Rudi Hermawan
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja AISI 1045 memiliki kandungan karbon berkisar 0,42% hingga 0,50% , penggunaan baja AISI 1045 sebagai komponen sparepart mesin seperti roda gigi, poros, kruk as, rantai dan batang penghubung piston. Upaya agar baja lebih tahan gesekan atau tekanan adalah dengan cara hardening. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi media pendingin quenching terhadap kekerasan baja AISI 1045, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Spesimen berbentuk silinder kecil dengan ukuran diameter 25 mm dan tebal 20 mm. Spesimen dipanaskan menggunakan tungku pemanas dengan suhu 850℃ dan holding time 28 menit, dengan media quenching solar, dromus oil dan air kelapa muda, dan diuji kekerasan vickers dengan beban 30 kgf. Hasil kekerasan tertinggi pada spesimen quenching air kelapa muda dengan nilai kekerasan 752,764 kg/mm2, kemudian spesimen quenching solar dengan nilai kekerasan 271,764 kg/mm2 dan nilai kekerasan terendah pada media quenching dromus oil 264,780 kg/mm2.
Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis Media Sosial Menggunakan Smartphone bagi Guru UPT SMK Negeri 8 Banyuasin Elfahmi Dwi Kurniawan; Nopriyanti Nopriyanti; Harlin Harlin; Rudi Hermawan
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.8384

Abstract

Proses pembelajaran saat ini tidak berjalan dengan baik dan tidak sesuai rencana dikarenakan wabah covid-19. Berdasarkan pengamatan dan wawancara dengan kepala sekolah UPT SMK Negeri 8 Banyuasin, kemampuan guru dalam membuat bahan ajar berupa video pembelajaran masih sangat terbatas. Pembuatan video pembelajaran merupakan solusi yang cukup strategis dalam memecahkan permasalahan keterbatasan waktu pada pembelajaran praktik selama covid-19. Berdasarkan latar belakang di atas, maka tujuan pelatihan ini adalah memberikan keterampilan pembuatan video pembelajaran berbasis media sosial menggunakan smartphone dan peningkatan keterampilan guru-guru dalam membuat video pembelajaran menggunakan smartphone, keterampilan tersebut meliputi pengambilan video dan pengeditan video, Meningkatkan keterampilan dan persepsi guru tentang video pembelajaran yang kreatif dan bermanfaat. Metode yang digunakan adalah presentasi dan diskusi, demonstrasi, serta pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 29 September-1 Oktober 2022, melibatkan 25 guru produktif UPT SMK Negeri 8 Banyuasin. Materi yang akan disampaikan adalah pengertian media pembelajaran, jenis media pembelajaran, pemilihan media pembelajaran yang tepat dan sesuai, serta prosedur pembuatan media pembelajaran video berbasis media sosial menggunakan smartphone. Terdapat peningkatan pengetahuan yang diperoleh guru. Rata-Rata skor pretest yang diperoleh adalah 58,25 poin dan meningkat menjadi 72 poin pada posttest. Terdapat peningkatan sebesar 13,75 point. Tingkat pemahaman yang diharapkan dikuasai oleh guru berada pada point 72 itu artinya telah memenuhi kriteria awal penguasaan materi.The learning process is currently not going well and not according to plan due to the covid-19 outbreak. Based on observations and interviews with UPT SMK Negeri 8 Banyuasin principals, the ability of teachers to make teaching materials in the form of learning videos is still very limited. Making learning videos is a strategic solution to solving the problem of limited time in practical learning during Covid-19. Based on the background above, the purpose of this training is to provide skills in making social media-based learning videos using smartphones and increase the skills of teachers in making learning videos using smartphones; these skills include video capture and video editing, Improving teacher skills and perceptions about video creative and useful learning. The methods used are presentations and discussions, demonstrations, and mentoring. The activity was conducted from 29 September to 1 October 2022, involving 25 productive UPT teachers at SMK Negeri 8 Banyuasin. The material to be conveyed is the understanding of learning media, types of learning media, selection of appropriate and appropriate learning media, and procedures for making social media-based video learning media using smartphones. There is an increase in knowledge obtained by the teacher. The average pretest score obtained was 58.25 points, increasing to 72 points in the posttest. There was an increase of 13.75 points. The level of understanding expected to be mastered by the teacher is at point 72, meaning they have met the initial criteria for mastering the material.  
Pelatihan Pemesinan Bubut (Lathe) Bagi Pemuda di Kelurahan Simpang Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir Harlin Harlin; Rudi Hermawan; Elfahmi Dwi Kurniawan; Nopriyanti Nopriyanti; Anugrah Agung Ramadhan
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ppkm.v10i3.4495

Abstract

Seorang pemuda sangat diharapkan memiliki sebuah keahlian, keterampilan yang harus dipelajari secara terus-menerus, diperlukan banyak waktu latihan, keseriusan, komitmen serta kerja keras. Dalam hal ini adalah pengoperasian mesin bubut (Lathe). Namun lingkungan sekitar yang belum memadai karena masih minimnya penggunaan mesin tersebut. Selain itu, pemuda kesulitan mencari informasi dari berbagai sumber, terutama pada langkah-langkah dan prosedur mengoperasikan mesin bubut (Lathe). Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini dan strategi pelatihan akan diuraikan sebagai berikut: 1. Persiapan 2. Pelaksanaan pelatihan a. Presentasi dan Diskusi b. Pelatihan dan Pendampingan 3. EvaluasiEfektivitas pelatihan dan pendampingan Pemesinan Bubut meningkatkan pengetahuan keterampilan, dan komitmen pemuda dalam mengoperasikan mesin bubut serta mengembangkan kemampuan pemuda dalam mengoperasikan mesin sesuai SOP adalah 40 % dengan kriteria sangat baik, 20 % dengan kriteria baik, 10 % kriteria kurang baik, dan 30 % termasuk kriteria sangat tidak baik. Berdasarkan hasil analisa bisa disimpulkan bahwa pelatihan dan pendampingan termasuk pada kriteria Sangat Baik atau Efektif.Pelatihan dan pendampingan tersebut menambah pengetahuan, keterampilan dan bermanfaat. Proses pelatihan disambut antusias dengan respon yang baik dari para peserta kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman dan interaksi diskusi tanya jawab. Respon diskusi tanya jawab yang erat terkait materi yang dipaparkan merupakan umpan balik yang menunjukkan bahwa kegiatan telah berjalan sesuai harapan. Pemuda dapat membuat benda kerja sederhana. Efektivitas pelatihan dan pendampingan Pemesinan Bubut meningkatkan pengetahuan keterampilan, dan komitmen pemuda dalam mengoperasikan mesin bubut serta mengembangkan kemampuan pemuda dalam mengoperasikan mesin sesuai SOP termasuk pada kriteria Sangat Baik atau Efektif.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS STEM PADA MATERI CNC MILLING SIMULATOR Elfahmi Dwi Kurniawan; Nopriyanti Nopriyanti; Rudi Hermawan; Putri Indah Yanti
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 10 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Teknik Mesin
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwiajaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jptm.v10i2.33

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh minimnya fasilitas pembelajaran CNC yang mana. Pemenuhan fasilitas pembelajaran CNC memerlukan biaya yang besar, oleh karena itu diperlukan alternatif sumber pembelajaran yang dapat memfasilitasi kekurangan. Jenis penelitian adalah Penelitian dan Pengembangan (RnD) yang bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar modul pembelajaran berbasis STEM aplikasi CNC Simulator For Andorid yang valid dan praktis. Subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Teknik Mesin FKIP Unsri yang sedang mengambil matakuliah CNC Lanjut. Objek penelitian adalah Modul berbasis STEM pada Materi CNC VMC Simulator for Android. Waktu penelitian adalah tahun 2023. Model pengembangan menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Development, and Disseminate). Setelah dilakukan penelitian didapatkan hasil halidasi ahli materi buku panduan CNC diperoleh nilai total berjumlah 347. berada pada kategori SANGAT VALID. Validasi ahli media diperoleh nilai 235 berada pada kategori SANGAT VALID. Hasil uji praktikalitas bahan ajar modul oleh mahasiswa menunjukan tingkat kepraktisan masuk kategori praktis dimana diperoleh Koefisien Reproduksibilitas atau Kr = 0,915 sedangkan Koefisien Skalabilitas atau Ks = 0,835. Hal ini menunjukkan bahwa modul pembelajaran berbasis STEM dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membuat program CNC.