Nimas Maesaroh
Universitas Islam Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua dalam Meningkatan Mutu Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di HomeSchooling Nimas Maesaroh; Sri Handayani; Eva Dianawati Wasliman
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2519

Abstract

Education for children with special needs requires planned, systematic, and individually oriented learning services. In the homeschooling context, the dominant role of parents makes school-parent collaboration a strategic aspect of educational administration for improving learning quality. This study aims to analyze school-parent collaboration in enhancing the quality of learning for children with special needs at Homeschooling Focus, Arcamanik District, Bandung City, through the managerial functions of Planning, Organizing, Actuating, and Controlling (POAC). A qualitative approach with a case study design was employed. Research subjects included parents of children with special needs, teachers, and the school principal. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation study, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña, covering data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that school-parent collaboration was implemented in a planned and structured manner through individualized learning planning, clear role distribution, collaborative instructional delivery, and ongoing evaluation of student development. This collaboration positively contributed to improving learning quality, as reflected in students' academic achievement, independence, and socio-emotional development. The study concludes that school-parent collaboration managed through POAC functions is an integral component of educational administration and plays a vital role in enhancing the quality of learning for children with special needs at Homeschooling Focus ABSTRAKPendidikan untuk anak berkebutuhan khusus memerlukan layanan pembelajaran yang terencana, sistematis, dan berorientasi individual. Dalam konteks homeschooling, peran dominan orang tua menjadikan kolaborasi sekolah-orang tua sebagai aspek strategis administrasi pendidikan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi sekolah-orang tua dalam meningkatkan kualitas pembelajaran anak berkebutuhan khusus di Homeschooling Focus, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, melalui fungsi manajerial Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, dan Pengendalian (POAC). Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan. Subjek penelitian meliputi orang tua anak berkebutuhan khusus, guru, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi sekolah-orang tua diimplementasikan secara terencana dan terstruktur melalui perencanaan pembelajaran individual, pembagian peran yang jelas, penyampaian instruksional kolaboratif, dan evaluasi berkelanjutan terhadap perkembangan siswa. Kolaborasi ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, yang tercermin dalam prestasi akademik, kemandirian, dan perkembangan sosial-emosional siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa kolaborasi antara sekolah dan orang tua yang dikelola melalui fungsi POAC merupakan komponen integral dari administrasi pendidikan dan memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Homeschooling Focus.
Manajemen Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pembelajaran di Homeschooling R. Supyan Sauri; Dewi Rohimah; Neng Kiki Handayani; Nimas Maesaroh; Puji Ratna Dwi Utami
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2577

Abstract

The integration of digital technology in homeschooling learning requires systematic management to ensure effectiveness and sustainability. The gap between technology availability and effective management capabilities, particularly in nonformal education contexts, creates an urgent need for a comprehensive management model. This study aims to analyze the management of digital technology utilization in learning at Homeschooling Focus, Arcamanik District, Bandung City, focusing on planning, implementation, and evaluation. The research employed a descriptive qualitative approach with in-depth interviews, participatory observation, and documentation as data collection techniques, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model. The findings indicate that planning is conducted contextually through initial assessment, implementation utilizes various digital platforms with facilitative strategies emphasizing rewards and appreciation, and evaluation is performed in layers involving self-reflection, peer collaboration, and managerial supervision. This study concludes that systematic digital technology management through integrated planning, implementation, and evaluation functions contributes significantly to improving learning quality, learning motivation, creativity, and development of students' interests and talents in the homeschooling context;ABSTRAKIntegrasi teknologi digital dalam pembelajaran homeschooling memerlukan manajemen yang sistematis untuk memastikan efektivitas dan keberlanjutan. Kesenjangan antara ketersediaan teknologi dan kemampuan pengelolaan yang efektif, terutama dalam konteks pendidikan nonformal, menimbulkan kebutuhan mendesak akan model manajemen yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran di Homeschooling Focus, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara kontekstual melalui asesmen awal, pelaksanaan memanfaatkan beragam platform digital dengan strategi fasilitatif yang mengedepankan reward dan apresiasi, serta evaluasi dilakukan secara berlapis melibatkan refleksi mandiri, kolaborasi sejawat, dan pengawasan manajerial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen teknologi digital yang sistematis melalui fungsi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terintegrasi berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, motivasi belajar, kreativitas, dan pengembangan minat bakat peserta didik dalam konteks homeschooling.