UMKM Tahu Toga Kabupaten Sumedang memiliki potensi pengembangan produk turunan, tetapi pemanfaatan hasil samping produksi tahu masih terbatas dan diversifikasi produk belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut juga dihadapkan pada keterbatasan modal, peralatan pengemasan, serta pengetahuan dan pendampingan dalam pengembangan inovasi produk. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi UMKM Tahu Toga dalam mengidentifikasi dan mengembangkan inovasi produk turunan berbasis potensi usaha untuk meningkatkan nilai tambah. Mitra kegiatan adalah UMKM Tahu Toga Kabupaten Sumedang yang melibatkan pemilik dan pekerja dalam proses produksi dan pengembangan usaha. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi, wawancara, identifikasi potensi dan permasalahan, diskusi, serta pendampingan pengembangan alternatif produk turunan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra telah memanfaatkan ampas tahu sebagai pakan ternak dan memperoleh respons positif dari peternak sekitar, tetapi diversifikasi produk turunan masih terbatas. Pendampingan menghasilkan identifikasi potensi pengembangan produk turunan dan alternatif pemanfaatan hasil samping produksi yang dapat dikembangkan lebih lanjut, disertai kebutuhan peningkatan teknologi pengemasan dan pemasaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan inovasi berbasis potensi lokal dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan pemanfaatan sumber daya, memperluas diversifikasi produk, dan mendukung peningkatan nilai tambah UMKM.