Jodi Setyo Nugroho
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Resilience of the Financial Performance of the Islamic Banking Industry in Indonesia to the Crisis Ahmad Baihaqi Esaputra; Rangga Dhia Majduddin; Erwin Herlian; Rafiq Azzam Al-Afif; Haryo Bimo Budi Indrasto; Jodi Setyo Nugroho
SENTRALISASI Vol. 15 No. 2 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/sl.v15i2.5468

Abstract

This study examines the financial resilience of Islamic banking in Indonesia by comparing Bank Umum Syariah (BUS) and Unit Usaha Syariah (UUS) in responding to macroeconomic shocks during January 2015 until December 2023. A composite resilience index is constructed using a z-score approach that integrates profitability and leverage indicators. The Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model is employed to capture short-run and long-run dynamics between resilience and its determinants, including total assets, third-party funds, inflation, the Bank Indonesia policy rate, and the COVID-19 shock. The results confirm long-run cointegration for both BUS and UUS, with notable differences in adjustment patterns. BUS demonstrates stronger structural resilience supported by asset scale, whereas UUS exhibits higher sensitivity to monetary tightening. Risk mapping further reveals latent vulnerabilities within the dual banking system. These findings highlight the need for differentiated supervision and a more selective approach in evaluating the readiness of UUS transformation into full-fledged Islamic banks.
Pendekatan ArDL dalam Menilai Pengaruh Variabel Ekonomi dan Kebijakan Anti Dumping terhadap Impor Ubin Keramik: Analisis Jangka Pendek dan Jangka Panjang Jodi Setyo Nugroho; Isnaeni Hasna Hanisah; Fitria Ratna Sari; Inda Fresti Puspitasari
YUME : Journal of Management Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v8i3.9859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel makroekonomi dan kebijakan antidumping terhadap volume impor ubin keramik dari Tiongkok ke Indonesia, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, dengan menggunakan pendekatan Autoregressive Distributed Lag (ARDL). Data yang digunakan berupa deret waktu bulanan dari Mei 2019 hingga Desember 2024, mencakup variabel nilai tukar rupiah terhadap yuan, volatilitas nilai tukar, indeks produksi industri Tiongkok, serta dua variabel dummy yang merepresentasikan kebijakan antidumping dan pandemi COVID-19. Hasil estimasi menunjukkan bahwa nilai tukar berpengaruh negatif signifikan terhadap impor dalam jangka pendek, sedangkan volatilitas nilai tukar berpengaruh negatif signifikan dalam jangka panjang. Indeks produksi industri Tiongkok memiliki pengaruh positif signifikan dalam jangka pendek, namun tidak signifikan dalam jangka panjang. Sementara itu, kebijakan antidumping tidak menunjukkan pengaruh signifikan baik dalam jangka pendek maupun panjang, dan pandemi COVID-19 hanya berpengaruh negatif signifikan dalam jangka panjang. Temuan ini menunjukkan bahwa dinamika impor ubin keramik sangat dipengaruhi oleh respons jangka waktu yang berbeda dari masing-masing faktor ekonomi dan kebijakan. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dalam merancang strategi proteksi industri nasional yang lebih responsif terhadap guncangan ekonomi eksternal dan kondisi pasar global.