Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Gizi dan Pelatihan Antropometri bagi Kader Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Bojonggede Mita Tri Wulandari; Nisa Nurrohmah; Dini Devina Agustin; Asri Nurmaulina Ariani; Zakia Umami
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 5, No 1 (2025): InPress
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v5i1.4892

Abstract

Permasalahan gizi menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting nasional tercatat sebesar 21,5%, sedangkan di Provinsi Jawa Barat berhasil menurun menjadi 15,9%. Desa Rawa Panjang yang merupakan wilayah dari Puskesmas Bojonggede menjadi fokus program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat serta keterampilan kader posyandu. Kegiatan meliputi edukasi gizi berbasis media sosial Instagram dan saluran komunitas WhatsApp pada 30 responden serta penyuluhan pengukuran antropometri bagi kader posyandu. Jenis kegiatan menggunakan metode presentasi yang diawali dengan pemberian soal pretest untuk program kerja pelatihan pengukuran antropometri dan diakhiri dengan postest, berbeda dengan edukasi gizi yang memiliki kurun waktu 14 hari dalam menyampaikan materi secara online dan ditutup dengan postetst. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 84  10,7 pada pretest menjadi 95  5,9 pada posttest (p = 0,000; p < 0,05). Sementara itu, hasil evaluasi penyuluhan antropometri menunjukkan rata-rata nilai kuis 74,6  21,8 dengan sebagian besar responden memperoleh nilai > 70 dan nilai terbanyak 90. Kedua program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi serta pemahaman kader mengenai pengukuran antropometri.Kata Kunci : Antropometri, Edukasi Gizi, Media Sosial 
Edukasi Gizi dengan Media Permainan Monopoli Nutriland untuk Meningkatkan Pengetahuan Gizi pada Siswa MTsN 1 Tangerang Selatan serta Evaluasi Program MBG Mita Tri Wulandari; Aura Kamila Nurdin; Nisa Nurrohmah; Eka Rahma Yuswandi; Zakia Umami; Lusi Anindia Rahmawati
Prosiding Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat (SENDAMAS) Vol 5, No 1 (2025): InPress
Publisher : UniversitasAl Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/psn.v5i1.5000

Abstract

Permasalahan gizi remaja khususnya underweight masih menjadi isu yang signifikan di Indonesia. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, terjadi penurunan prevalensi wasting di Tangerang, namun permasalahan gizi kurang di Indonesia tetap perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Identifikasi di MTsN 1 Tangerang Selatan menunjukkan sebagian siswa memiliki kebiasaan sarapan tidak teratur, sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak, serta kurang memahami gizi seimbang. Kondisi ini menjadikan remaja rentan terhadap beban ganda malnutrisi akibat pola makan yang tidak seimbang dan minimnya edukasi gizi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi siswa melalui media permainan Nutriland serta mengevaluasi pelaksanaan program dan menilai efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam mendukung pemenuhan gizi remaja di sekolah. Edukasi dilakukan secara interaktif menggunakan media edukasi permainan monopoli Nutriland kepada 30 siswa kelas  VIII. Menggunakan metode pre-test dan post-test, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan tidak terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan (p = 0,188; p > 0,05), namun kegiatan ini meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya gizi seimbang dan penerapan acuan makan di Indonesia. Media Nutriland memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sarana edukasi gizi yang menarik dan menyenangkan di sekolah.Kata kunci: Edukasi Gizi, Gizi Remaja, Nutriland