Dian Septiana
Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbedaan Sifat Organoleptik dan Kandungan Zat Gizi Makro Roti Tawar Nutriloaf dengan Substitusi Tepung Kedelai (Glycine max) dan Beras Merah (Oryza nivara) Jihan Amartia; Baiq Dewi Sukma Septiani; Febrina Sulistiawati; Novia Arista; Dian Septiana; Dwi Andayani
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i2.1013

Abstract

Salah satu contoh makanan yang dikonsumsi sebagai makanan ringan di Indonesia saat ini adalah roti. Roti tawar umumnya berbahan dasar terigu protein tinggi. Substitusi tepung kedelai dan beras merah menambah kandungan gizi khususnya protein pada roti tersebut. Tujuan penelitian yaitu menganalisa beda sifat organoleptik dan kandungan zat gizi makro roti tawar Nutriloaf substitusi kacang kedelai dan beras merah. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali perlakuan (K=3), 1 unit percobaan dilakukan 3 kali pengulangan, sehingga total jumlah percobaan adalah 3x1x3 = 9 dan analisis zat gizi diolah secara deskriptif. Dilakukan pula penambahan tepung kedelai dan beras merah pada produk roti tawar Nutriloaf dengan takaran yang berbeda, kemudian hasil yang dianalisis meliputi uji daya terima dan kandungan zat gizi diantaranya energi, protein, lemak, dan karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan T1 meningkatkan daya terima responden dari segi warna, aroma, rasa, tekstur. Kesimpulan: Perlakuan T2 pada produk roti tawar Nutriloaf meningkatkan kandungan gizi protein dan lemak. Ada beda daya terima dan kandungan zat gizi roti tawar Nutriloaf  dari masing – masing perlakuan. roti tawar Nutriloaf  terbaik pada perlakuan T1 dan kandungan gizi roti tawar Nutriloaf  terbaik pada perlakuan T2 yaitu 12,09 gram protein dan 10,09 gram.
Pengaruh Penyuluhan Gizi Berbasis Demonstrasi Terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Ibu Balita Gizi Kurang. Ni Putu Rainita Mileniaputri; Nissa Anggriany; Dian Septiana
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1157

Abstract

Kurang gizi pada balita masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang dipengaruhi oleh praktik pemberian makan yang tidak optimal, rendahnya pengetahuan dan sikap ibu, serta kondisi sosial ekonomi keluarga. Di Kota Mataram, prevalensi balita gizi kurang usia 12–59 bulan masih tergolong tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan gizi berbasis demonstrasi menu gizi seimbang terhadap pengetahuan, sikap, dan praktik ibu balita gizi kurang. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 27 ibu balita gizi kurang usia 12–59 bulan. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan, kuesioner sikap, dan lembar ceklist praktik gizi seimbang. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan gizi dengan metode demonstrasi. Data dianalisis melalui uji normalitas, kemudian dilanjutkan dengan uji statistik Paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik ibu balita setelah diberikan penyuluhan gizi berbasis demonstrasi menu gizi seimbang. Secara statistik, penyuluhan gizi dengan metode demonstrasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik ibu dalam penerapan menu gizi seimbang pada balita gizi kurang. Kesimpulan penelitian ini adalah penyuluhan gizi berbasis demonstrasi efektif dalam meningkatkan perilaku gizi ibu balita gizi kurang. Metode demonstrasi dapat dijadikan salah satu strategi edukasi gizi dalam upaya perbaikan status gizi balita.