Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Era Pandemi Covid-19 Zulhakim Zulhakim; Muhammad Syamsussabri; Novia Arista; Imam Syahputra Yamin
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v2i2.246

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mensosialisasikan PHBS Pada PAUD di Era Pandemi COVID-19. Pengabdian kepada masyarakat ini akan dilaksanakan pada 20 Maret 2022 di TK Suka Ceria yang berada Kelurahan Renteng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Sasaran dalam pelaksanaan pengabdian ini sejumlah 87 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan memberikan edukasi dan penyuluhan kepada siswa PAUD dan orang tua terkait dengan PHBS pada PAUD pada masa pandemi COVID-19. Hasil pengabdian menunjukkan terjadi perubahan perilaku terhadap siswa PAUD dalam menerapkan PHBS terutama pada masa pandemi COVID-19.
Inovasi Bahan Pangan Lokal Menjadi PMT Untuk Meningkatkan Keterampilan Pada Ibu Balita di Perumahan Lingkar Permai Mataram Nurmaningsih Nurmaningsih; Dian Neni Naelasari; Novia Arista
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v3i1.247

Abstract

Bahan pangan lokal merupakan bahan pangan yang sudah sangat lumrah di masyarakat. Pangan lokal adalah pangan yang diolah dan dikonsumsi berdasarkan tempat tinggal. Namun, di era globalisasi ini tidak ada perkembagan mengenai pengolahan bahan pangan lokal untuk balita. oleh sebab itu, diperlukan inovasi dari ibu-ibu balita agar pemanfaatan bahan pangan lokal bisa terkelola dengan baik dan bukan hanya untuk orang dewasa namun juga untuk balita. Balita adalah calon generasi penerus yang harus memiiki kemampuan yang lebih. Sehingga, diperlukan PMT (pemberian makanan tambahan) pada balita yang berasal dari bahan pangan lokal. Selain itu, dengan adanya inovasi baru mengenai pengolahan bahan pangan local maka akan berdampak kepada peningkatan keterampilan pada ibu balita dan kemudian dengan sendirinya ini akan mendorong ibu balita untuk membuat usaha sehat yaitu pengolahan pangan lokal sebagai PMT bagi balita dengan kualitas gizi yang baik. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang teknologi tepat guna pengolahan pangan lokal sebagai pmt dan bernilai gizi tinggi pada balita. program pengabdian masyarakat program studi ilmu gizi universitas nahdlatul ulama ntb berupa penyuluhan dan praktek inovasi bahan pangan lokal menjadi PMT untuk meningkatkan keterampilan pada ibu balita di Perumahan Lingkar Permai Mataram. Hasil penelitian ini adalah Ibu-ibu menjadi tahu manfaat PMT bagi Kesehatan dan terampil membuat PMT dari bahan pangan lokal.
Sosialisasi dan Edukasi Penggunaan Antibiotik dan Pengobatan Gratis di Desa Perampuan Labuapi Lombok Barat 2024 Munawir Munawir; Novia Arista
Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/abdinesia.v5i1.983

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian masyarakat untuk meningkatkan pemahaman warga Desa Perampuan tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan rasional. Masalah resistensi antibiotik akibat penggunaan yang tidak tepat menjadi latar belakang utama kegiatan ini. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan layanan pengobatan gratis untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat desa. Tujuan pengabdian masyarakat Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan antibiotik yang benar. Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya resistensi antibiotik. Memberikan layanan kesehatan dasar dan pengobatan gratis kepada warga yang membutuhkan. Metode pelaksanaan kegiatan Sosialisasi dan Edukasi penggunaan obat antiobiotik dan pengobatan gratis. Penyampaian materi tentang penggunaan antibiotik, dampak resistensi, dan cara pengobatan yang tepat melalui ceramah, diskusi, dan pembagian brosur. Pengobatan Gratis: Pelayanan kesehatan dasar seperti pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter, dan pemberian obat-obatan secara gratis. Evaluasi: Melakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil Kegiatan: Masyarakat Desa Perampuan menunjukkan peningkatan pemahaman tentang penggunaan antibiotik yang tepat. Peserta kegiatan antusias mengikuti sesi edukasi dan memanfaatkan layanan pengobatan gratis. Terjalinnya hubungan baik antara tim pengabdi dengan masyarakat desa. Kesimpulan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik dan memberikan manfaat langsung melalui layanan pengobatan gratis. Diperlukan kegiatan lanjutan untuk memastikan pemahaman masyarakat terus meningkat dan masalah kesehatan di desa dapat teratasi secara berkelanjutan.
Pengaruh Pelatihan LILA terhadap Tingkat Pengetahuan mengenai Kurang Energi Kronik Pada Mahasiswa Program Studi S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat Baiq Dewi Sukma Septiani; Febrina Sulistiawati; Novia Arista
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2022): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v2i1.244

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) merupakan salah satu masalah gizi pada ibu hamil dengan rentang usia 20-35 tahun yang terjadi akibat dari ketidakseimbangan asupan gizi secara menahun. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, terdapat 14,8% kasus wanita usia subur dengan KEK dan 17,3% prevalensi kasus wanita hamil dengan KEK, hal ini menunjukkan masih tingginya angka kejadian Kurang Energi Kronik pada wanita usia subur dan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menambah pengetahuan mahasiswa program studi S1 Gizi UNU NTB mengenai pemanfaatan pita lingkar lengan atas (LILA) untuk mengidentifikasi kejadian kurang energi kronik (KEK). Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pelatihan LILA terhadap tingkat pengetahuan mengenai kurang energi kronik (KEK) pada mahasiswa Program Studi S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama NTB. Diketahui bahwa sebanyak 8 orang responden dengan tingkat pengetahuan kurang (50%) mengalami peningkatan tingkat pengetahuan menjadi kategori sedang yaitu sebanyak 15 orang (93,8%) (p=0.000). Berdasarkan hasil uji multivariat diketahui bahwa pelatihan LILA memberikan pengaruh 85 kali lebih besar terhadap peningkatan pengetahuan mengenai kurang energi kronik (KEK) pada mahasiswa Program Studi S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat dimana R = 0.856 dengan (p=0.000). Mahasiswa mampu memanfaatkan media pita LILA sebagai alat pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) untuk mengidentifikasi kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) baik pada remaja, wanita usia subur maupun pada ibu hamil
Pengaruh Pelatihan Kader Posyandu Terhadap Sikap Mengenai Kurang Energi Kronik (KEK) di Desa Kramajaya dan Tanak Beak Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Baiq Dewi Sukma Septiani; Dian Neni Naelasari; Novia Arista; Siti Raodah
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v3i1.467

Abstract

Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018 pengukuran LiLA diketahui bahwa prevalensi KEK pada Wanita tidak hamil sebesar 14,8%, sedangkan prevalensi KEK pada Wanita hamil sebesar 17,3%. Desa Kramajaya dan Tanak Beak merupakan Wilayah Kerja Puskesmas Narmada dengan angka kejadian KEK sebesar 14% pada tahun 2020. Sikap kader posyandu terhadap remaja, ibu hamil dan ibu menyusui mengenai dampak yang akan ditimbulkan oleh KEK menyebabkan remaja, ibu hamil dan ibu menyusui rentan dalam status gizi yang ditandai KEK. Berdasarkan data tersebut, intervensi tentang pentingnya kecukupan zat gizi yang harus dikonsumsi untuk remaja, ibu hamil dan ibu menyusui sangat penting untuk mencegah KEK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap KEK. Jenis penelitian ini adalah Open-Label Non-Randomized Controlled Trial Design dengan rancangan penelitian Pre-Post with Control Design atau disebut juga dengan Non-Equivalent Group Design yaitu dengan membandingkan perubahan hasil pada kelompok perlakuan dan kelompok. Populasi dalam penelitian ini 35 orang kader posyandu di Desa Kramajaya dan 35 orang kader posyandu di Desa Tanak Beak dengan jumlah sample 10 orang kader posyandu di Desa Kramajaya dan 10 orang kader posyandu di Desa Tanak Beak yang diambil dari analisis multivariate. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada pengaruh pelatihan kader posyandu terhadap sikap mengenai KEK (p=0.000).
Perbedaan Sifat Organoleptik dan Kandungan Zat Gizi Makro Roti Tawar Nutriloaf dengan Substitusi Tepung Kedelai (Glycine max) dan Beras Merah (Oryza nivara) Jihan Amartia; Baiq Dewi Sukma Septiani; Febrina Sulistiawati; Novia Arista; Dian Septiana; Dwi Andayani
Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Medika: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/medika.v5i2.1013

Abstract

Salah satu contoh makanan yang dikonsumsi sebagai makanan ringan di Indonesia saat ini adalah roti. Roti tawar umumnya berbahan dasar terigu protein tinggi. Substitusi tepung kedelai dan beras merah menambah kandungan gizi khususnya protein pada roti tersebut. Tujuan penelitian yaitu menganalisa beda sifat organoleptik dan kandungan zat gizi makro roti tawar Nutriloaf substitusi kacang kedelai dan beras merah. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 kali perlakuan (K=3), 1 unit percobaan dilakukan 3 kali pengulangan, sehingga total jumlah percobaan adalah 3x1x3 = 9 dan analisis zat gizi diolah secara deskriptif. Dilakukan pula penambahan tepung kedelai dan beras merah pada produk roti tawar Nutriloaf dengan takaran yang berbeda, kemudian hasil yang dianalisis meliputi uji daya terima dan kandungan zat gizi diantaranya energi, protein, lemak, dan karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan T1 meningkatkan daya terima responden dari segi warna, aroma, rasa, tekstur. Kesimpulan: Perlakuan T2 pada produk roti tawar Nutriloaf meningkatkan kandungan gizi protein dan lemak. Ada beda daya terima dan kandungan zat gizi roti tawar Nutriloaf  dari masing – masing perlakuan. roti tawar Nutriloaf  terbaik pada perlakuan T1 dan kandungan gizi roti tawar Nutriloaf  terbaik pada perlakuan T2 yaitu 12,09 gram protein dan 10,09 gram.