Rahayu Rahmadini
Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH ASPEK PSIKOLOGIS TERHADAP EFEKTIVITAS KOMUNIKASI: TINJAUAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI Rahmadini, Rahayu; Jauharotul Maknunah
KOMUNIKASIA: Journal of Islamic Communication and Broadcasting Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Study of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Da’wa and Islamic Communication, State Institute for Islamic Studies of Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/6xnwnm51

Abstract

Komunikasi efektif merupakan aspek penting dalam interaksi manusia, baik personal maupun profesional. Efektivitas komunikasi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti media atau teknik komunikasi, tetapi juga oleh aspek psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aspek psikologis persepsi, emosi, motivasi, dan sikap terhadap efektivitas komunikasi melalui tinjauan literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa persepsi memengaruhi penafsiran pesan, emosi memengaruhi penerimaan dan respons, motivasi meningkatkan partisipasi aktif dalam komunikasi, dan sikap menentukan penerimaan pesan. Pemahaman terhadap aspek psikologis ini membantu meningkatkan kualitas komunikasi dan mengurangi potensi miskomunikasi.
Pengaruh Algoritma Media Sosial terhadap Pola Konsumsi Informasi Jurnalis di Bangka Belitung dalam Perspektif Etika Jurnalistik Arifah; Rahayu Rahmadini; Sumanti
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh algoritma media sosial terhadap pola konsumsi informasi para jurnalis di Bangka Belitung, khususnya dalam konteks etika jurnalistik. Dengan semakin dominannya peran media sosial sebagai sumber informasi, algoritma yang digunakan platform-platform ini berpotensi memengaruhi cara jurnalis dalam memilih, mengevaluasi, serta menyajikan berita. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode indepth-interview terhadap sejumlah jurnalis lokal, penelitian ini juga menganalisis penggunaan media sosial dalam proses kerja jurnalistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma media sosial tidak hanya memengaruhi jenis informasi yang sering diakses oleh jurnalis, tetapi juga membentuk prioritas berita yang mereka liput. Filter bubble dan echo chamber ditemukan berperan dalam membatasi keberagaman sumber informasi yang dijangkau. Meskipun jurnalis memanfaatkan algoritma untuk mengidentifikasi tren berita yang relevan dengan audiens lokal, namun hal ini berpotensi mengesampingkan prinsip-prinsip dasar etika jurnalistik, seperti verifikasi informasi dan keberimbangan berita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan literasi digital yang lebih baik dan strategi editorial yang kritis untuk mengurangi bias algoritmik dalam proses jurnalistik
Strategi Bisnis Media Dalam Melakukan Sindikasi (Analisis Isi Konten Sinetron India di ANTV) Rahayu Rahmadini; Sekar Putri
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i2.2037

Abstract

Perkembangan bisnis media saat ini sangat begitu berkembang sehingga memunculkan adanya strategi bisnis dalam meningkatkan rating media. Strategi bisnis media dalam penelitian lebih melakukan sindikasi isi konten dengan fokus pada sinetron India yang ditayangkan di ANTV. Sindikasi merupakan salah satu strategi distribusi konten yang efektif untuk meningkatkan daya saing media, terutama dalam konteks persaingan televisi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi untuk mengevaluasi bagaimana elemen-elemen cerita, tema, dan nilai budaya yang terkandung dalam sinetron India disesuaikan dengan preferensi audiens lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ANTV berhasil memanfaatkan sindikasi sebagai strategi untuk menarik perhatian pasar melalui seleksi konten yang memiliki daya tarik universal namun tetap relevan dengan audiens domestik. Selain itu, adaptasi terhadap nilai-nilai lokal, waktu tayang strategis, dan promosi intensif berperan signifikan dalam keberhasilan sindikasi ini. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi industri media dalam merancang strategi sindikasi yang efektif untuk memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan profitabilitas
Penguatan Moderasi Beragama Melalui Literasi Digital dan Pemahaman Kritis atas Algoritma Media Sosial Bagi Para Santri di Pondok Pesantren Belitung Rahayu Rahmadini; Arifah; Amrullah; Jauharotul Maknunah; Serly Arsita
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1862

Abstract

Pengaruh media sosial yang semakin masif membawa tantangan baru bagi penguatan moderasi beragama di kalangan generasi muda. Algoritma media sosial yang bekerja melalui personalisasi konten berpotensi mempersempit wawasan pengguna, memperkuat bias, munculnya sikap eksklusif dan intoleran melalui fenomena filter bubble dan echo chamber. Kondisi ini menjadi semakin krusial di tengah masyarakat multikultural seperti Belitung, khususnya bagi generasi muda dan santri sebagai agen perubahan dan pendakwah digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat moderasi beragama melalui literasi digital dan pemahaman kritis terhadap algoritma media sosial bagi generasi muda di Belitung. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan aksi, pelaksanaan workshop, refleksi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop moderasi beragama, literasi digital, dan pemahaman algoritma media sosial yang melibatkan santri Pondok Pesantren di Belitung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep moderasi beragama, meningkatnya kesadaran literasi digital, serta kemampuan kritis dalam menyikapi konten keagamaan di media sosial dan memahami bahwa algoritma media sosial tidak bersifat netral dan berpotensi memengaruhi pola konsumsi informasi keagamaan. Kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang lebih kritis, moderat, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial, sekaligus memperkuat ekosistem digital yang toleran dan inklusif di tingkat lokal.