Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Netnografi: Analisis Sentimen Publik Terhadap Kenaikan Tarif Ppn 12% Nely Ambarsari; Khansa Abitsha; Ropel Nazra; Ovalia Rukmana
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v7i2.3739

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis respon dan sentimen masyarakat terhadap kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% serta implikasinya terhadap legitimasi kebijakan fiskal pemerintah dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode netnografi. Data diperoleh melalui observasi non-partisipan terhadap diskursus publik di media sosial dan forum daring, meliputi platform X (Twitter), Instagram, TikTok, dan Reddit (r/Indonesia), dengan memanfaatkan tagar dan kata kunci yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, kategorisasi sentimen (positif, negatif, dan netral), serta interpretasi dampak sosial dari narasi warganet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sentimen negatif mendominasi respon masyarakat, terutama terkait meningkatnya biaya hidup, tekanan ekonomi terhadap kelas menengah dan pelaku UMKM, persepsi ketidakadilan kebijakan, serta rendahnya kepercayaan terhadap transparansi pengelolaan pajak. Sentimen netral mencerminkan pemahaman atas urgensi fiskal negara namun disertai kritik terhadap komunikasi dan implementasi kebijakan, sedangkan sentimen positif bersifat terbatas dan kondisional, bergantung pada transparansi fiskal, peningkatan layanan publik, dan perlindungan sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa legitimasi kebijakan fiskal tidak hanya ditentukan oleh rasionalitas ekonomi, tetapi juga oleh penerimaan sosial dan tingkat kepercayaan publik.
Dampak Perubahan Struktur Organisasi terhadap Pengalaman Karyawan pada PT XYZ Ahmed Robulla Sakti; Novdyan Suryadi; Ovalia Rukmana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 5 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i5.3255

Abstract

Perubahan struktur organisasi merupakan strategi yang umum dilakukan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat pertumbuhan bisnis, dan menyesuaikan diri terhadap transformasi digital. Namun, perubahan tersebut sering menimbulkan resistensi, ketidakpastian peran, dan tekanan psikologis bagi karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman subjektif karyawan dalam menghadapi perubahan struktur organisasi di PT XYZ, khususnya terkait resistensi awal, proses adaptasi, motivasi intrinsik, dan dinamika sosial budaya yang muncul selama restrukturisasi organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif Colaizzi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap sebelas informan yang terdampak langsung oleh perubahan organisasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, kategorisasi, formulasi makna, pengembangan tema, dan validasi data melalui member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan mengalami fase unfreezing berupa kecemasan, ketidakpastian karier, perubahan alur kerja, dan kehilangan peran lama. Pada tahap changing, karyawan mulai beradaptasi melalui komunikasi manajemen, pelatihan kompetensi, coaching, dan dukungan antarpegawai. Tahap refreezing ditandai dengan munculnya motivasi intrinsik baru, peningkatan solidaritas tim, dan inisiatif kerja baru. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa budaya gotong royong dan komunikasi organisasi yang efektif menjadi faktor penting dalam mempercepat adaptasi serta keberhasilan perubahan organisasi di PT XYZ.
Implementasi MBG sebagai Sistem Layanan Gizi Massal yang Kompleks, Berbasis Keamanan Pangan dan Kerja Lintas Peran Ignatius Budi Yusatyo; Rabih Katon Dwicahyo; Ovalia Rukmana
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 6 No. 5 (2026): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v6i5.3481

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan intervensi kebijakan publik yang bertujuan meningkatkan status gizi anak melalui penyediaan makanan siap konsumsi dalam skala besar. Namun, kajian empiris yang menggali pengalaman pelaksana lapangan dalam mengimplementasikan program ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana MBG dijalankan, ditantang, dan dimaknai oleh para pelaksana dapur sebagai aktor kunci dalam implementasi kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap 17 pelaksana MBG yang terlibat langsung dalam operasional dapur, distribusi, dan pengawasan gizi. Data dianalisis secara tematik melalui proses analisis tematik integratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBG dipahami sebagai sistem layanan gizi massal yang kompleks, dimana keamanan pangan menjadi poros utama implementasi dan kerja kolektif lintas peran menjadi prasyarat keberhasilan. Para pelaksana menghadapi tekanan waktu, kompleksitas produksi skala besar, serta risiko operasional yang tinggi, namun mereka mampu mengembangkan berbagai strategi adaptasi untuk menjaga kualitas dan keamanan makanan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh desain kebijakan, tetapi juga oleh kapasitas sistem operasional di tingkat pelaksana. Studi ini berkontribusi pada literatur implementasi kebijakan dengan menyoroti peran dapur sebagai arena kritis menerjemahkan kebijakan gizi ke dalam praktik layanan publik sehari-hari.
ANALISIS STRATEGIS MASUKNYA VINFAST KE PASAR KENDARAAN LISTRIK (EV) DI INDONESIA SEJAK 2024 Ali Sudrajat; Lisdyanto; Jeffry Kurniawan; Ovalia Rukmana
Journal of Social and Economics Research Vol 7 No 2 (2025): JSER, December 2025
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v7i2.1209

Abstract

Transisi global menuju kendaraan listrik (Electric Vehicles/EVs) telah mendorong disrupsi struktural dalam industri otomotif, di mana persaingan semakin bergeser dari diferensiasi produk menuju inovasi model bisnis dan strategi penetapan harga. Di Indonesia, meskipun pasar EV didukung oleh populasi besar dan kebijakan pemerintah yang proaktif, tingkat penetrasi masih relatif rendah akibat tingginya harga pembelian awal dan kekhawatiran konsumen terhadap risiko baterai. Kondisi ini menciptakan tantangan strategis bagi pendatang baru seperti VinFast yang memasuki pasar tanpa keunggulan skala produksi maupun posisi merek yang mapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara strategis masuknya VinFast ke pasar kendaraan listrik Indonesia dengan menelaah peran model Battery-as-a-Service (BaaS) sebagai instrumen penetapan harga strategis dalam mendukung pencapaian keunggulan biaya. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif berbasis data sekunder yang bersumber dari literatur akademik, laporan industri, kebijakan publik, dan publikasi perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman VinFast, serta Porter’s Five Forces untuk mengevaluasi intensitas persaingan industri EV di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa VinFast menggunakan strategi market entry yang berfokus pada rekayasa struktur harga dan model kepemilikan melalui BaaS sebagai strategic pricing tool, yang diperkuat oleh pendekatan ecosystem-led market entry melalui layanan taksi listrik. Namun, keberlanjutan strategi ini sangat bergantung pada kesiapan ekosistem, stabilitas regulasi, dan kemampuan perusahaan mengelola risiko finansial jangka panjang. Penelitian ini berkontribusi pada literatur strategi dengan mengaitkan cost leadership, inovasi model bisnis, dan analisis industri dalam konteks pasar EV di negara berkembang.