Evie Palenewen
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Mulawarman

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Media Fun Book Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan terhadap Minat Belajar Anak Usia Dini Alya Sagita Yumarnis; Evie Palenewen; Malpaleni Satriana; Tri Wahyuningsih; Makmun Makmun; Azainil Azainil; Wilda Isna Kartika
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2077

Abstract

Minat belajar pada anak usia dini merupakan komponen penting dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Namun, keterbatasan media pembelajaran yang inovatif, menarik, dan relevan dengan konteks kehidupan anak berdampak pada rendahnya keterlibatan serta minat belajar, terutama dalam pengenalan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan sekaligus menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan minat belajar anak usia dini. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, dan uji coba produk. Penelitian melibatkan 2 guru sebagai informan utama dan 17 anak usia 4–5 tahun sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan mampu meningkatkan minat belajar anak secara signifikan, yang terlihat dari peningkatan perhatian, antusiasme, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Selain itu, media ini juga mendukung terciptanya interaksi pembelajaran yang lebih komunikatif serta memperkenalkan nilai-nilai budaya lokal secara kontekstual dan menyenangkan. Dengan demikian, media Fun Book berbasis kearifan lokal Kalimantan efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran inovatif untuk meningkatkan minat belajar anak usia dini.
Peran Guru dalam Pembelajaran Sentra Balok untuk Menstimulasi Kemampuan Mengenal Bentuk dan Ukuran Anak Usia 5-6 Tahun Melda Krisdiana; Malpaleni Satriana; Evie Palenewen; Febry Maghfirah
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2464

Abstract

Kemampuan mengenal bentuk dan ukuran merupakan bagian penting dari perkembangan kognitif anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam pembelajaran sentra balok untuk menstimulasi kemampuan mengenal bentuk dan ukuran pada anak usia 5–6 tahun di TK Negeri 1 Samarinda. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian adalah satu orang guru kelompok B, sedangkan subjek yang diamati berjumlah 19 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator melalui pemberian pijakan, pendampingan, dan pertanyaan pemantik selama kegiatan bermain balok. Sebagian besar anak mampu mengenali bentuk dasar, mengelompokkan balok berdasarkan bentuk yang sama, serta membedakan ukuran balok. Pembelajaran sentra balok memberikan pengalaman konkret yang membantu anak memahami konsep bentuk dan ukuran. Dengan demikian, peran guru dalam pembelajaran sentra balok dapat menstimulasi kemampuan mengenal bentuk dan ukuran pada anak usia 5–6 tahun.
Strategi Guru dalam Menangani Anak dengan Keterlambatan Bicara pada usia 5-6 tahun Okana Okana; Evie Palenewen; Tri Wahyuningsih; Malpaleni Satriana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8243

Abstract

Keterlambatan bicara pada usia 5-6 tahun berdampak secara signifikan pada komunikasi dan kesiapan belajar anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi guru serta kolaborasi orang tua dalam menangani keterlambatan bicara. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Subjek terdiri dari dua anak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi secara konsisiten, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan perbedaan karakteristik keterlambatan antara subjek ringan dan berat. Startegi guru meliputi stimulasi verbal berulang, media visual, dan aktivitas menyenangkan yang efektif. Kolaborasi dengan orang tua terbukti meningkatkan konsistensi stimulasi. Implikasi penelitian menyarankan pendekatan individual tanpa modifikasi kurikulum untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal di lingkungan sekolah dan rumah.