Putri Yuningsih
Universitas Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR SISWA/I KELAS VII.1 SMP NEGERI 15 DUMAI DALAM PROSES BELAJAR Tri Umari; Intan Dwi Rahmadani; Ririn Hari Yuliandari; Desva Rofifah As'ari; Putri Yuningsih; Adinda Rahmi; Ledis Pazila; Jelita Belatric
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v2i4.941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosis kesulitan belajar yang dihadapi oleh siswa/i di SMP Negeri 15 Dumai dalam proses belajar mereka. Kesulitan belajar dapat mempengaruhi hasil akademik dan perkembangan sosial siswa secara signifikan, sehingga identifikasi yang tepat sangat penting untuk perbaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket dan wawancara. Angket disebarkan kepada siswa untuk mengumpulkan data kuantitatif tentang pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi dalam belajar. Hasil dari angket ini kemudian diserahkan kepada guru untuk dianalisis dan digunakan dalam wawancara guna menggali informasi tambahan tentang faktor-faktor penyebab kesulitan belajar dari perspektif guru. Analisis data mengidentifikasi penyebab utama kesulitan belajar, termasuk faktor individu seperti kemampuan kognitif dan motivasi, serta faktor pedagogis seperti metode pengajaran dan kualitas materi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar di SMP Negeri 15 Dumai dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal, termasuk metode pengajaran yang kurang efektif dan dukungan akademik yang terbatas. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi guru dalam merancang strategi intervensi yang lebih efektif untuk meningkatkan kualitas proses belajar siswa/i.
Students’ Toxic Friendship Behavior Survey: Challenges To Creating A Healthy Learning Environment Dian Oktary; Isnaria Rizki Hayati; Khairiyah Khadijah; Putri Yuningsih
INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling Vol. 15 No. 01 (2026): INSIGHT: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/INSIGHT.151.07

Abstract

Toxic friendship behavior among students is on the rise and has the potential to undermine the quality of social interactions and the learning environment. This situation poses a serious challenge to creating a healthy and conducive learning environment in schools. This study aims to comprehensively analyze the prevalence of toxic friendship behavior and evaluate its relationship with the quality of the students’ learning environment. The research subjects were students at a high school in Pekanbaru selected through stratified random sampling. The study employed a quantitative approach using a structured questionnaire-based survey method. Data analysis was conducted using descriptive and inferential statistics, including percentage calculations and correlation tests. The results indicate that toxic friendship behavior falls into the moderate category, with a tendency to negatively impact social interactions and learning comfort. It is concluded that toxic friendship contributes to a decline in the quality of the learning environment. The implications of this study underscore the urgency of strengthening preventive guidance and counseling services in schools.