Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Model PjBL Terintegrasi CRT terhadap Literasi Sains Murid Fase F pada Materi Pewarisan Sifat Fadhilah Fadhilah; Muhyiatul Fadilah
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 2 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i2.5452

Abstract

Kemampuan penting yang harus dibangun adalah literasi sains, yang berhubungan dengan kehidupan nyata, dan bagaimana menggunakannya untuk membuat keputusan. Di sisi lain, murid dianggap memiliki literasi sains yang rendah, termasuk materi pewarisan sifat yang dianggap absrtak dan sulit dipahami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model PjBL terintegrasi CRT mempengaruhi kemampuan literasi sains murid dalam materi pewarisan sifat. Penelitan ini melibatkan dua kelas, yang pertama adalah kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran berbasis proyek terintegrasi budaya, dan yang kedua adalah kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumend dalam penelitian ini yaitu soal tes literasi sains yang diberikan pada akhir pembelajaran (posttest) dimana disusun berdasarkan indikator literasi sains yang mencakup konsep, proses, sikap, dan konteks. Data dikumpulkan melalui tes literasi sains akhir dan diuji untuk normalitas, homogenitas, dan perbedaan dua kelompok. Untuk melakukan itu, analisis statistik nonparametrik digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen dan kelas kontrol berbeda secara signifikan. Hasil uji analisis Mann Whitney menunjukkan nilai signifikansi 0,001-lebih renda dari 0,005 yang menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Ini menunjukkn bahwa hipotesis penelitian diterima. Hasil dari penerapan model PjBL terintegrasi CRT menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek yang terintegrasi dengan budaya dapat membantu murid lebih memahami dunia sains.
Integrasi Isu Food Waste dan Circular Economy pada Materi Sistem Pencernaan melalui Model Project-Based Learning (PjBL): Literature Review Khumairoh Khumairoh; Muhyiatul Fadilah; Lufri Lufri; Rahmi Kurniati
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i1.5553

Abstract

Permasalahan food waste semakin parah disebabkan oleh kebiasaan konsumsi yang tidak efisien dan kurangnya kesadaran, yang berujung pada pemborosan sumber daya serta dampak negarif terhadap lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk mengintegrasikan isu limbah makanan dan prinsip ekonomi sirkular ke dalam pengajaran materi sistem pencernaan melalui model Pembelajaran Berbasis Proyek, guna meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep biologi, keterampilan berpikir kritis, dan kesadaran akan keberlanjutan. Melalui pembelajaran berbasis proyek, siswa diharapkan mampu menghubungkan konsep sistem pencernaan dengan masalah dunia nyata yang berkaitan dengan limbah makanan dan mengembangkan solusi yang dapat diterapkan dan berorientasi pada keberlanjutan. Studi ini menggunakan metode tinjauan pustaka yang mengacu pada lima artikel penelitian nasional dan internasional yang relevan dan meneliti bagaimana Pembelajaran Berbasis Proyek, Limbah Makanan, dan Metode Ekonomi Sirkular diintegrasikan ke dalam materi sistem pencernaan dalam pembelajaran biologi. Lima artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa penerapan model PjBL secara konsisten terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan pemahaman konseptual peserta didik, khususnya pada pembelajaran IPAS materi sistem pencernaan manusia.
Analisis Kebutuhan Guru Biologi SMA terhadap Pengembangan Materi Keanekaragaman Hayati yang Mengintegrasikan Data Burung Lokal dalam Konteks Sustainable Development Goal-4 Rahma Dilla Putri; Relsas Yogica; Muhyiatul Fadilah; Fitri Olvia Rahmi; Raudahtul Zahra
JURNAL BIOSHELL Vol 15 No 2 (2026): Article in Progress
Publisher : Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/bio.v15i2.5601

Abstract

Kualitas pembelajaran Keanekaragaman Hayati di SMA masih terbatas karena belum memanfaatkan potensi biodiversitas lokal secara optimal, khususnya data burung di Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kebutuhan guru biologi SMA Negeri se-Kota Padang terhadap pengembangan materi Keanekaragaman Hayati yang mengintegrasikan data burung lokal dalam konteks SDG-4. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode campuran (mixed method) sebagai bagian dari fase preliminary research dalam kerangka Educational Design Research (EDR). Populasi adalah 59 guru biologi SMA Negeri Kota Padang dari 17 sekolah dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert (25 butir, 5 aspek) dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase indeks kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebutuhan pada kategori "Sangat Tinggi" dengan rata-rata indeks 94,91%. Sebanyak 100% guru membutuhkan integrasi data burung lokal yang sesuai dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Fase E, 88,13% membutuhkan integrasi Target 4.7 SDG-4, dan 84,74% membutuhkan format penyajian kombinasi digital-cetak. Temuan ini mengonfirmasi urgensi pengembangan materi Keanekaragaman Hayati kontekstual berbasis avifauna lokal Sumatera Barat yang terintegrasi SDG-4 sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan biologi yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Development of a Problem-Based Learning-Based E-Module to Enhance Critical Thinking Skills and Biology Concept Understanding Among Eleventh-Grade Senior High School Students Rahmani Rahmani; Fitri Arsih; Muhyiatul Fadilah; Irdawati Irdawati
ISEJ : Indonesian Science Education Journal Vol. 7 No. 3 (2026): June-September
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/isej.v7i3.2934

Abstract

This study was motivated by the suboptimal use of digital teaching materials that support students' critical thinking skills and biology concept understanding in learning the human circulatory system. Learning activities that are still dominated by printed textbooks have limited students' opportunities to connect biological concepts with contextual problems. Therefore, it is necessary to develop teaching materials that facilitate students in learning independently, actively, and through a problem-centered approach. This study aimed to develop a Problem-Based Learning-based E-Module that is valid, practical, and effective in improving the critical thinking skills and biology concept understanding of eleventh-grade senior high school students. This study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation.. The validity of the E-Module was assessed by four subject-matter experts, consisting of two Biology lecturers from the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Padang, and two Biology teachers from SMAN 10 Padang, as well as one language expert from the Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang. The practicality of the product was evaluated by two Biology teachers, eight students in the limited trial, and forty students in the field trial. Data were collected using validation sheets, practicality questionnaires, and tests of critical thinking skills and biology concept understanding. Validity and practicality data were analyzed using percentages, while effectiveness was analyzed using the N-Gain test, normality test, homogeneity test, and Independent Sample t-test. This study was motivated by the limited use of digital teaching materials designed to strengthen students’ critical thinking and biological concept understanding in the human circulatory system. Learning dominated by printed textbooks restricts opportunities to connect biological concepts with contextual problems and engage in independent, active, problem-centered learning. This study aimed to develop a Problem-Based Learning-based E-Module that is valid, practical, and effective for eleventh-grade senior high school students. The study employed Research and Development using the ADDIE model, comprising analysis, design, development, implementation, and evaluation. Product validity was assessed by four subject-matter experts—two Biology lecturers from Universitas Negeri Padang and two Biology teachers from SMAN 10 Padang—and one language expert from Universitas Negeri Padang. Practicality was evaluated by two Biology teachers, eight students in a limited trial, and forty students in a field trial. Data were collected through validation sheets, practicality questionnaires, and tests measuring critical thinking and biological concept understanding. Validity and practicality data were analyzed using percentages, whereas effectiveness was examined using N-Gain, normality, homogeneity, and independent-samples t-tests. The E-Module achieved a validity score of 94.91%, indicating very high validity. Teacher practicality reached 97.50%, while limited- and field-trial scores were 94.68% and 94.18%, respectively, indicating very high practicality. Critical thinking N-Gain scores were 74.47 in the experimental class and 69.91 in the control class. Biological concept understanding scores were 73.60 and 65.07, respectively. The hypothesis test yielded p < 0.001. These findings demonstrate that the developed E-Module is valid, practical, and effective in improving students’ critical thinking skills and biological concept understanding. The module therefore provides an accessible digital resource for implementing contextual PBL and supporting meaningful, student-centered biology learning in senior high school classrooms more consistently.