Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effect Of Liquidity On Tax Avoidance With Capital Structure As An Intervening Variable In Islamic Commercial Banks In Indonesia In 2019-2023 Arif Wansa; Shabrina Nurfadhilah Irwan; Safira Ainu Nadira Sofyan
Journal of Studies in Academic, Humanities, Research, and Innovation Vol. 3 No. 1 (2026): Vol 3 No 1 June 2026
Publisher : Ponpes As-Salafiyyah Asy-Syafi'iyyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71305/sahri.v3i1.1388

Abstract

This study aims to determine the effect of liquidity on tax avoidance through capital structure as an intervening variable with the object of research being banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) gallery. The independent variable studied is liquidity by the Loan to Deposit Ratio (LDR). The independent variable studied is Tax Avoidance represented by the Effective Tax Rate (ETR), and the intervening variable studied is Capital Structure represented by the Debt Equity Ratio (DER). The population studied is all banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) gallery for the period 2019-2023. The type of research used is a quantitative method. The sampling technique uses a purposive sampling technique and takes 10 banking companies that meet the requirements for research. This study uses PLS (Partial Least Square) using the SmartPLS application version 4.0. The research results obtained show that 1) Liquidity has a significant effect on tax avoidance, 2) Liquidity has a significant effect on capital structure, 3) capital structure has a positive effect on tax avoidance, 4) liquidity is able to significantly influence tax avoidance through capital structure.
Pengaruh Likuiditas dan Struktur Modal Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Sektor Pertambangan Shabrina Nurfadhilah Irwan; Zainal Ruma; Hety Budiyanti; Anwar Ramli; Nurman Nurman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan struktur modal terhadap profitabilitas pada perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2015–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karakteristik industri pertambangan yang bersifat padat modal, berisiko tinggi, serta sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga komoditas, sehingga keputusan terkait pengelolaan likuiditas dan struktur pendanaan memiliki peran penting dalam menentukan kinerja keuangan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausal. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah profitabilitas yang diukur menggunakan Return on Assets (ROA), sedangkan variabel independen meliputi likuiditas yang diproksikan dengan Current Ratio (CR) dan struktur modal yang diukur menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR). Selain itu, penelitian ini memasukkan intensitas aset tetap sebagai variabel kontrol untuk merefleksikan karakteristik operasional perusahaan pertambangan. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI, dengan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan data laporan keuangan selama periode penelitian, sehingga diperoleh 28 perusahaan sebagai sampel. Dengan periode pengamatan selama sepuluh tahun, total data observasi yang digunakan berjumlah 280. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R-squared). Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas dan struktur modal secara simultan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Secara parsial, likuiditas berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas perusahaan pertambangan.