Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Rasio Keuangan dan Tingkat Inflasi terhadap Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia Tahun 2020-2024 Diana Florenta Butarbutar; Peronika Sari; Bahdin Nur Tanjung; Elfrianto Elfrianto; Ahmad Jet Alamin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan dan tingkat inflasi terhadap profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia selama periode 2020–2024. Profitabilitas dalam penelitian ini diproksikan dengan Return on Assets (ROA), sedangkan rasio keuangan yang digunakan meliputi Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), Non Performing Financing (NPF), dan Financing to Deposit Ratio (FDR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan Bank Umum Syariah yang terdaftar di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, yang mengindikasikan bahwa tingkat kecukupan modal belum mampu meningkatkan kinerja laba secara langsung. BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, yang berarti semakin tinggi efisiensi biaya operasional, maka profitabilitas akan meningkat. NPF juga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, menunjukkan bahwa peningkatan pembiayaan bermasalah dapat menurunkan kinerja keuangan bank. Sementara itu, FDR berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, yang mengindikasikan bahwa kemampuan bank dalam menyalurkan dana secara optimal dapat meningkatkan laba. Di sisi lain, tingkat inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas, yang menunjukkan bahwa kondisi inflasi selama periode penelitian tidak memberikan dampak langsung terhadap kinerja Bank Umum Syariah. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh terhadap profitabilitas, sehingga penting bagi manajemen bank untuk mengelola rasio keuangan secara optimal guna meningkatkan kinerja keuangan
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Financial Distress dan Non Distress Pada Perusahaan Yang Terdaftar Dalam Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2022-2024 Diana Florenta Butarbutar; Julina Purba; Ahmad Jet Alamin; Yohan Purnawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio keuangan terhadap kondisi financial distress pada perusahaan sektor pertanian, pertambangan, serta industri dasar dan kimia yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari sepuluh rasio keuangan, yaitu Current Ratio, Quick Ratio, Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Return on Equity (ROE), Return on Assets (ROA), Total Assets Turnover, Fixed Assets Turnover, Sales Growth, dan Net Income Growth. Sementara itu, variabel dependen adalah kondisi financial distress perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 131 perusahaan sebagai sampel penelitian, dengan rincian 42 perusahaan tidak mengalami financial distress dan 14 perusahaan mengalami kondisi tersebut selama periode pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner (binary logistic regression) untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap probabilitas terjadinya financial distress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, rasio keuangan yang berpengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress adalah Debt to Equity Ratio, Debt to Asset Ratio, Return on Equity, dan Return on Assets. Hal ini menunjukkan bahwa struktur permodalan dan tingkat profitabilitas perusahaan memiliki peran penting dalam memprediksi potensi kesulitan keuangan. Sementara itu, rasio lainnya seperti Current Ratio, Quick Ratio, Total Assets Turnover, Fixed Assets Turnover, Sales Growth, dan Net Income Growth tidak berpengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress.
Pengaruh Keputusan Pendanaan dan Profitabilitas terhadap Kebijakan Dividen pada PT Federal International Finance (FIFGROUP) Benny Sofian Pandinata; Mhd. Ramadhan; Ahmad Jet Alamin; Jopinus Saragih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7756

Abstract

Dapat dilihat periode 2020-2024 profitabilitas cenderung meningkat yang berarti laba rugi meningkat, tetapi kebijakan dividen PT Federal International Finance (FIFGROUP) periode 2020-2024 berfluktuasi cenderung menurun. Oleh karena itu maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah “untuk mengetahui pengaruh keputusan pendanaan dan profitabilitas terhadap kebijakan dividen pada PT Federal International Finance (FIFGROUP) Periode 2020-2024 baik secara simultan maupun parsial”. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Objek penelitian yang digunakan adalah PT Federal International Finance (FIFGROUP) periode tahun 2020-2024 dengan kriteria sebanyak 5 tahun. Metode yang digunakan untuk analisis data dalam penelitian ini adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien korelasi, analisis koefisien determinasi, dan uji hipotesis (Uji F dan Uji t). Hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut: 1) Nilai keputusan pendanaan dengan parameter Debt to Equity Ratio (DER) dan profitabilitas dengan parameter Return on Equity (ROE) cenderung meningkat. Sedangkan kebijakan dividen dengan parameter Dividend Payout Ratio (DPR) cenderung menurun. 2) Hasil regresi linier berganda terdapat pengaruh negatif antara profitabilitas terhadap kebijakan dividen dan terdapat pengaruh positif antara keputusan pendanaan terhadap kebijakan dividen. 3) Hasil analisis koefisien korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara keputusan pendanaan dan profitabilitas dengan kebijakan dividen rendah dan hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa tinggi rendahnya kebijakan dividen dapat dijelaskan oleh keputusan pendanaan dan profitabilitas. 4) Hipotesis penelitian H0 diterima secara simultan, yang berarti bahwa keputusan pendanaan dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen pada PT Federal International Finance (FIFGROUP) periode 2020-2024
Pengaruh Corporate Governance Terhadap Praktek Manajemen Laba Pada Sektor Keuangan di Indonesia Novika Pandia; Diana Florenta Butarbutar; Jopinus Ramli Saragih; Ahmad Jet Alamin; Yohan Purnawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur kepemilikan dan karakteristik perusahaan terhadap variabel dependen pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang diakses melalui situs resmi BEI serta Indonesian Capital Market Directory (ICMD). Sampel penelitian terdiri dari 56 perusahaan yang dipilih menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan dan konsistensi laporan keuangan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan pengujian hipotesis melalui uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial dan kepemilikan institusional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel dependen, dengan tingkat signifikansi masing-masing sebesar 0,027 dan 0,036. Net income berpengaruh positif dan sangat signifikan dengan nilai signifikansi 0,000, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,000. Di sisi lain, Dewan Direksi dan Dewan Komisaris tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Model penelitian juga menunjukkan konstanta yang signifikan dengan nilai koefisien sebesar 0,241. Temuan ini mengindikasikan bahwa struktur kepemilikan dan kinerja keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam memengaruhi variabel yang diteliti, sementara peran Dewan Direksi dan Komisaris relatif kurang signifikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi investor dan manajemen dalam pengambilan keputusan serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja perusahaan di pasar modal Indonesia.