Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sosialisasi Mitigasi Dampak Gelombang Tsunami Berbasis Ekosistem Mangrove di Pesisir Pantai Paseban Ririn Endah Badriani; Noven Pramitasari; Tika Kumala Sari; Intan Har Aselna; Rian Yaitsar Chaniago
PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Puslitbang Sinergis Asa Professional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37148/pekat.v4i2.66

Abstract

Ekosistem Mangrove secara alami memiliki sistem perakaran kokoh dan struktur anatomi daun yang mampu meredam ombak besar, badai, abrasi, erosi, serta mencegah intrusi air laut ke wilayah daratan. Ekosistem mangrove juga berperan penting secara ekologis sebagai habitat bagi berbagai flora dan fauna, baik akuatik maupun darat, menyediakan ekosistem yang mendukung kesejahteraan manusia, serta dukungan bagi sektor pariwisata. keberadaan mangrove sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan melindungi kawasan pesisir dari berbagai ancaman kerusakan. Ekosistem mangrove memiliki sistem perakaran yang kokoh serta anatomi daun yang dirancang secara alami untuk meredam ombak besar, mencegah abrasi dan erosi, serta menghalau intrusi air laut ke wilayah daratan Pantai Paseban terletak di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Wilayah pesisir Pantai Paseban saat ini belum memiliki ekosistem mangrove, yang mengakibatkan wilayah tersebut rentan terhadap kerusakan akibat abrasi dan intrusi air laut. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa  sosialisasi kepada masyarakat sekitar, tokoh masyarakat, dan perangkat desa. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat adalah masyarakat pesisir Pantai Paseban Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya masyarakat daerah pesisir Pantai Paseban mengenai upaya mitigasi dampak gelombang tsunami berbasis ekosistem mangrove. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat pesisir Pantai Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan masyarakat mendapatkan pemahaman teoritis mengenai potensi bahaya tsunami, tetapi juga pengetahuan praktis mengenai bagaimana peran mangrove untuk meredam kekuatan gelombang tsunami, tata cara penanaman dan merawat mangrove secara berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini dapat menambah pengetahuan  praktis masyarakat di pesisir pantai terkait peran mangrove serta cara penanaman dan perawatan mangrove.
Pengaruh Waktu Aerasi dan Sedimentasi Terhadap Penurunan Kadar Besi (Fe) Pada Air Sumur: The Effect of Aeration and Sedimentation Time on the Decrease in Iron (Fe) Levels in Well Water Rosidah, Choirur; Pramitasari, Noven; Kartini, Audiananti Meganandi; Kumalasari, Tika; Aselna, Intan Har
JERNIH : Journal of Environmental Engineering and Hygiene Vol. 3 No. 1 (2025): JERNIH: Journal of Environmental Engineering and Hygiene
Publisher : Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jernih.v3i1.2344

Abstract

Air sumur di salah satu perumahan di Kabupaten Lumajang memiliki kadungan besi (Fe) sebesar 3,7 mg/L. Kandungan besi pada air sumur tersebut telah melebihi dari syarat yang telah ditetapkan. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum kandungan besi (Fe) pada air yaitu 0,3 mg/L. Kandungan besi dalam air dapat diturunkan dengan menggunakan metode aerasi, sedimentasi dan filtrasi. Proses aerasi pada penelitian ini menggunakan diffuser Aerator untuk melarutkan oksigen ke dalam air sehingga meningkatkan kadar oksigen terlarut dalam air. Proses sedimentasi menggunakan bak pengendap untuk untuk mengendapkan padatan terlarut dan tersuspensi sedangkan proses filtrasi dengan menggunakan media zeolit dan pasir silika serta kerikil sebagai media penyangga. Total waktu yang digunakan untuk proses aerasi dan sedimentasi yaitu 35 menit. Nilai efisiensi penyisihan besi yang tertinggi yaitu pada reaktor A1B4 dengan waktu aerasi selama 10 menit dan waktu sedimentsi selama 25 menit. Nilai efisiensi penyisihan besi yang didapatkan ada sebesar 70,74 – 86,27% Berdasarkan hasil analisis statistik waktu aerasi dan waktu sedimentasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar besi (Fe) pada air sumur Kata Kunci: Aerasi; Air Sumur; Besi; Filtrasi; Sedimentasi.
Analysis of Consumers Participation in Packaging Waste Management in Yogyakarta City: Analisis Partisipasi Konsumen dalam Pengelolaan Sampah Kemasan Di Kota Yogyakarta Intan Har Aselna; Mochammad Chaerul
Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL) Vol. 10 No. 2 (2025): Media Ilmiah Teknik Lingkungan (MITL)
Publisher : ​Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/mitl.v10i2.10260

Abstract

E-commerce activities have shown significant growth, especially during the Coronavirus Disease (Covid-19) pandemic, driving an increase in packaging waste generated by consumers from their online purchases. Similar to other cities, Yogyakarta City has waste management facilities at source, but the existence of this infrastructure has not significant reduced the amount of waste transported to the Piyungan landfill. This study aimed to predict consumer behavior and measure their willingness to participate in packaging waste management through the Theory of Planned Behaviour (TPB) model. Data was collected through structured questionnaires distributed to 111 respondents in 14 subdistricts in Yogyakarta city which were then analyzed using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results showed that knowledge, perceived behavioral control, and convenience had a significant effect, while subjective norms and attitudes had a insignificant effect on the willingness of consumers participation in packaging waste management.