Fitri Ayu
Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kemandirian Pangan Rumah Tangga Melalui Hidroponik Vertikal Dan Pemasaran Digital Berbasis E-Commerce Fitri Ayu; Benriwati Maharmi; Desi Yasri; Jesaja Ginting; Ermawati; Jean Riko Kurniawan Putra; Nurhasnah
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i2.4321

Abstract

Abstract: Urban household food security is still constrained by limited land availability and a high dependence on external supply. A community service program conducted in Berkah Family Village Housing, Kubang Jaya Village, aims to enhance food self-sufficiency through vertical hydroponics, organic waste processing, and e-commerce–based digital marketing training. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program increased hydroponic knowledge from 30% to 85%, assembly skills from 15% to 80%, plant maintenance understanding from 25% to 78%, and e-commerce skills from 0% to 75%. A single hydroponic tower produces 7.2–14 kg per cycle, with potential income ranging from IDR 435,000 (pakcoy) to IDR 1,400,000 (lettuce). Kale can be harvested continuously for more than one year every 7–10 days, yielding an average of 105 grams per plant and generating up to IDR 1,100,000 per harvest. Additionally, 20 households are able to process kitchen waste into liquid fertilizer. Overall, the program has proven effective in strengthening household food security and economic resilience while supporting the achievement of the SDGs. Keywords: community empowerment; family food security; organic waste processing; urban farming; vertical hydroponics Abstrak: Ketahanan pangan keluarga di perkotaan masih terkendala keterbatasan lahan dan tingginya ketergantungan pada pasokan luar. Program pengabdian di Perumahan Berkah Family Village, Desa Kubang Jaya, bertujuan meningkatkan kemandirian pangan melalui hidroponik vertikal, pengolahan limbah organik, dan pelatihan pemasaran digital berbasis e-commerce. Dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), terjadi peningkatan pengetahuan hidroponik dari 30% menjadi 85%, keterampilan perakitan dari 15% menjadi 80%, pemahaman perawatan tanaman dari 25% menjadi 78%, serta kemampuan e-commerce dari 0% menjadi 75%. Satu unit tower hidroponik menghasilkan 7,2–14 kg per siklus dengan potensi pendapatan Rp. 435.000 (pakcoy) hingga Rp. 1.400.000 (selada). Tanaman kale dapat dipanen berkelanjutan sampai lebih satu tahun, tiap 7–10 hari dengan rata-rata 105 gram per tanaman dan potensi Rp.1.100.000 per panen. Sebanyak 20 keluarga juga mampu mengolah limbah dapur menjadi pupuk cair, sehingga program ini efektif memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga serta mendukung SDGs. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; ketahanan pangan keluarga; pengolahan limbah organik; pertanian perkotaan; hidroponik vertikal
Rancang Bangun Aplikasi Laporan Keuangan Swalayan 89 Berbasis Desktop Devi Yuliana; Purjumatin; Fitri Ayu; Suandi Daulay
JIKTEKS : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 01 (2025): Desember
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/jikteks.v4i01.638

Abstract

Di era digitalisasi, teknologi informasi berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional di berbagai bidang, termasuk dalam pengelolaan keuangan usaha ritel. Swalayan 89 sebagai unit usaha ritel yang terus berkembang saat ini masih melakukan pencatatan transaksi keuangan secara manual, yang berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan pelaporan, serta kesulitan dalam penyusunan laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi laporan keuangan berbasis desktop menggunakan Visual FoxPro 9.0. Aplikasi ini diharapkan mampu mengotomatisasi proses pencatatan transaksi keuangan, meningkatkan akurasi, mempercepat proses pelaporan, serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data yang akurat dan real-time. Metode pengembangan yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall, yang mencakup tahap Requirement, Design, Implementation, Testing (Blackbox), dan Maintenance. Dengan pendekatan ini, pembangunan sistem dapat berjalan lebih terstruktur, terkontrol, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Wawancara, Studi Pustaka. Landasan teori dan pemahaman yang memadai sebagai dasar untuk merancang aplikasi laporan keuangan yang dapat membantu mencatat, mengelola, dan menyajikan informasi keuangan secara lebih efektif, akurat, dan tepat waktu. Dengan adanya aplikasi ini, diharapkan Swalayan 89 dapat memiliki sistem keuangan yang tertata lebih baik, meminimalkan kesalahan pencatatan, meningkatkan efisiensi kerja, serta mampu beradaptasi terhadap kebutuhan sistem digital secara berkelanjutan.