Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pengelolaan Limbah Pelepah Sawit Menjadi Pupuk Kompos dan Pakan Ternak untuk Pemberdayaan Ekonomi Kepada Masyarakat Wilda Susanti; Ramalia Noratama Putri; Fadrul Fadrul; Gusrio Tendra; Herman Herman; Suandi Daulay; Jean Riko Kurniawan Putra; Rinaldy Rinaldy
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2023): GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v7i3.6714

Abstract

Tujuan pengabdian pada masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah limbah pelepah sawit menjadi pupuk kompos dan pakan ternak. Metode pengabdian yaitu workshop dan pelatihan. Mitra kegiatan pada pengabdian kepada masyarakat kosabangsa tahun 2023 ini adalah Kelompok Tani Bangkit dan BUMKep Maju Bersama Kepenghuluan Teluk Bano 1. Langkah kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, implementasi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mitra sebesar 66% dan peningkatan keterampilan sebesar 64,9 setelah dilakukan kegiatan. Keberlanjutan program kosabangsa perlu dilakukan dengan baik agar mitra dapat merasakan manfaat dari pelatihan pengelolaan limbah pelepah sawit dan menjadi unit usaha bagi desa Teluk Bano 1.
Penguatan Kemandirian Pangan Rumah Tangga Melalui Hidroponik Vertikal Dan Pemasaran Digital Berbasis E-Commerce Fitri Ayu; Benriwati Maharmi; Desi Yasri; Jesaja Ginting; Ermawati; Jean Riko Kurniawan Putra; Nurhasnah
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i2.4321

Abstract

Abstract: Urban household food security is still constrained by limited land availability and a high dependence on external supply. A community service program conducted in Berkah Family Village Housing, Kubang Jaya Village, aims to enhance food self-sufficiency through vertical hydroponics, organic waste processing, and e-commerce–based digital marketing training. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program increased hydroponic knowledge from 30% to 85%, assembly skills from 15% to 80%, plant maintenance understanding from 25% to 78%, and e-commerce skills from 0% to 75%. A single hydroponic tower produces 7.2–14 kg per cycle, with potential income ranging from IDR 435,000 (pakcoy) to IDR 1,400,000 (lettuce). Kale can be harvested continuously for more than one year every 7–10 days, yielding an average of 105 grams per plant and generating up to IDR 1,100,000 per harvest. Additionally, 20 households are able to process kitchen waste into liquid fertilizer. Overall, the program has proven effective in strengthening household food security and economic resilience while supporting the achievement of the SDGs. Keywords: community empowerment; family food security; organic waste processing; urban farming; vertical hydroponics Abstrak: Ketahanan pangan keluarga di perkotaan masih terkendala keterbatasan lahan dan tingginya ketergantungan pada pasokan luar. Program pengabdian di Perumahan Berkah Family Village, Desa Kubang Jaya, bertujuan meningkatkan kemandirian pangan melalui hidroponik vertikal, pengolahan limbah organik, dan pelatihan pemasaran digital berbasis e-commerce. Dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), terjadi peningkatan pengetahuan hidroponik dari 30% menjadi 85%, keterampilan perakitan dari 15% menjadi 80%, pemahaman perawatan tanaman dari 25% menjadi 78%, serta kemampuan e-commerce dari 0% menjadi 75%. Satu unit tower hidroponik menghasilkan 7,2–14 kg per siklus dengan potensi pendapatan Rp. 435.000 (pakcoy) hingga Rp. 1.400.000 (selada). Tanaman kale dapat dipanen berkelanjutan sampai lebih satu tahun, tiap 7–10 hari dengan rata-rata 105 gram per tanaman dan potensi Rp.1.100.000 per panen. Sebanyak 20 keluarga juga mampu mengolah limbah dapur menjadi pupuk cair, sehingga program ini efektif memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga serta mendukung SDGs. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; ketahanan pangan keluarga; pengolahan limbah organik; pertanian perkotaan; hidroponik vertikal
Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Daerah Rawan Bencana Gempa Bumi dan Longsor di Kabupaten Solok Menggunakan Metode AHP dan Sistem Informasi Geografis (SIG) Ilham Chairuddin; Jean Riko Kurniawan Putra
SAINSTEK Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v14i1.456

Abstract

Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang sangat tinggi di Indonesia. Secara geologis, Kabupaten Solok dilalui oleh Sesar Sumatera (Semangko Fault) yang aktif dan memiliki topografi pegunungan yang curam, menjadikannya sangat rentan terhadap bencana gempa bumi dan tanah longsor. Keterbatasan sistem informasi kebencanaan yang terintegrasi menjadi hambatan utama bagi pemerintah daerah dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penentuan daerah rawan bencana gempa bumi dan longsor di Kabupaten Solok dengan mengintegrasikan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot setiap kriteria parameter kerawanan bencana berdasarkan penilaian 12 responden pakar, sedangkan SIG digunakan untuk memvisualisasikan hasil analisis dalam bentuk peta zonasi kerawanan spasial. Kriteria yang digunakan untuk analisis kerawanan gempa meliputi jarak dari sesar aktif, jenis batuan, amplifikasi tanah, kepadatan penduduk, dan kualitas bangunan. Sedangkan untuk analisis kerawanan longsor meliputi kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan, penggunaan lahan, dan kedalaman tanah pelapukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 kecamatan yang masuk dalam kategori sangat rawan gempa bumi dan 5 kecamatan yang masuk dalam kategori sangat rawan longsor di Kabupaten Solok. Sistem yang dibangun menghasilkan peta zonasi kerawanan multi-bencana dengan akurasi sebesar 88,7% yang divalidasi menggunakan data kejadian bencana historis dari BPBD Kabupaten Solok periode 2018-2023. Sistem berbasis web yang dibangun diharapkan dapat menjadi instrumen pengambilan keputusan yang efektif bagi Pemerintah Kabupaten Solok dan BPBD dalam perencanaan tata ruang berbasis kebencanaan dan peningkatan kapasitas mitigasi bencana.