Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transformation Of Science Learning Through Augmented Reality: Its Impact on Critical Thinking Abilities of Elementary School Students Hasna Muthi Luthfiyah; Dede Margo Irianto; Yusuf Tri Herlambang; Diki Somantri; Tono Sutanto; Yadi Suryadi
Journal of Future Education Vol 2 No 2 (2025): Journal of Future Education
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/journaloffutureeducation.v2i2.48

Abstract

Low critical thinking skills among elementary school students regarding abstract concepts, such as Earth and Moon movements, present a significant challenge in implementing the Merdeka Curriculum, which emphasizes critical reasoning. This study aims to analyze the influence of Assemblr EDU-based Augmented Reality (AR) on enhancing the critical thinking skills of sixth-grade students. A quasi-experimental method with a non-equivalent pre-test post-test control group design was utilized, involving 56 students divided into experimental (n=28) and control (n=28) groups. Data collection instruments included critical thinking tests and observation sheets, followed by statistical analysis using Wilcoxon, Mann-Whitney, and N-Gain Score tests. The findings revealed a substantial disparity in outcomes; the experimental group achieved a mean post-test score of 91.25, significantly higher than the control group's 57.86. Furthermore, the N-Gain analysis showed that Assemblr EDU reached an effectiveness level of 84.7% (High category), whereas the control group only attained 27.9% (Low category). These results demonstrate that 3D visualization through AR effectively bridges the cognitive transition from the concrete operational to the abstract thinking stages. Consequently, this study provides a strong recommendation for educational practitioners to integrate AR-based media into Science (IPAS) instruction to foster students' analytical, inferential, and evaluative competencies optimally at the primary education level.
Keterampilan Guru untuk Memusatkan Perhatian Siswa dalam Pengelolaan Kelas Diki Somantri; Fahrid Maruf Alfiyana; Syakira Hanifa; Qori Khoirunnisa; Mochammad Amirul Rifqi Haryadi
Instructional Development Journal Vol. 7 No. 3 (2024): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan guru untuk mengajar dalam proses pembelajaran memiliki peranan penting dalam tercapainya tujuan pembelajaran dan pencapaian hasil belajar yang maksimal bagi peserta didik. Salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh guru yaitu keterampilan untuk memusatkan perhatian siswa dalam pengelolaan kelas. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan guru dalam memusatkan perhatian siswa dalam pengelolaan kelas, dan pengaruhnya terhadap pencapaian tujuan pembelajaran serta pencapaian hasil belajar siswa yang akan dicapai.
Sinergitas Deep Learning dan Kurikulum Merdeka: Transformasi Pedagogi Mindful, Meaningful, dan Joyful Diki Somantri; Yeni Yuniarti
Jurnal Pedagogik Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliwangi Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pedagogi Indonesia: Yayasan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Ksatria Siliw
Publisher : CV. Ksatria Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67025/jpi.v3i1.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam sinergitas antara konsep deep learning yang mencakup pilar mindful, meaningful, dan joyful learning dengan tujuan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Latar belakang penelitian ini didasari oleh adanya kebutuhan mendesak akan transformasi pedagogi di sekolah dasar yang seringkali masih terjebak pada penguasaan konten administratif dan hafalan semata. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur untuk membedah titik temu antara prinsip-prinsip pembelajaran mendalam dengan visi kurikulum nasional saat ini. Hasil penelitian menunjukkan adanya keselarasan signifikan di mana pilar mindful mendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi, pilar meaningful memperkuat pembelajaran berbasis proyek dan kontekstual, serta pilar joyful membangun ekosistem belajar yang positif bagi kesejahteraan psikologis siswa. Lebih lanjut lagi, deep learning ditemukan bukan sekadar metode, melainkan sebuah kerangka kerja transformatif yang mampu mengoptimalkan pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Namun demikian, tantangan besar masih ditemukan pada aspek kapasitas guru dan sistem penilaian yang belum sepenuhnya selaras. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi deep learning sangat krusial untuk memperkuat substansi Kurikulum Merdeka agar tidak hanya berhenti pada perubahan dokumen. Sebagai implikasinya, sinergi ini menawarkan panduan praktis bagi pendidik untuk mewujudkan pendidikan yang lebih bermakna, relevan, dan berdaya bagi generasi masa depan Indonesia.