Abstrak Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut peningkatan literasi digital, terutama bagi generasi muda dan para pendidik sebagai ujung tombak pembelajaran. Namun, banyak guru di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam memahami literasi digital dan koding, serta kesulitan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, Universitas Amikom Purwokerto bekerja sama dengan MGMP Informatika MTs Ma’arif NU Kabupaten Banyumas melaksanakan program pelatihan “Fun Learning Koding” pada tanggal 4 September 2025 di RM Rawalo. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam literasi digital dan koding melalui pendekatan hands-on learning menggunakan platform MIT App Inventor. Pelatihan diikuti oleh 18 guru dan mencakup empat tahap utama: survey awal, persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru tentang literasi digital dan koding, dengan skor rata-rata meningkat dari 55–60 (pre-test) menjadi 85–90 (post-test). Selain itu, 95% peserta menyatakan bahwa pelatihan ini relevan dengan kebutuhan mereka dan dapat langsung diterapkan dalam pembelajaran. Output kegiatan meliputi modul pelatihan, prototipe aplikasi edukatif sederhana, serta rencana tindak lanjut berupa pelatihan lanjutan oleh MGMP Informatika. Kegiatan ini berhasil meningkatkan keterampilan guru, mendorong kreativitas dalam menciptakan media pembelajaran digital, dan membangun komunitas belajar antar guru. Untuk meningkatkan efektivitas program serupa di masa mendatang, disarankan untuk menambah durasi pelatihan, menyediakan infrastruktur tambahan, serta memberikan pendampingan pasca-pelatihan. Diharapkan program ini dapat dikembangkan lebih luas untuk mendukung transformasi pendidikan di era digital. Kata kunci: pelatihan; literasi digital; peningkatan kompetensi; fun learning koding; hands-on learning Abstract The rapid development of information technology demands an increase in digital literacy, especially for the younger generation and educators as the spearhead of learning. However, many teachers in Indonesia still face challenges in understanding digital literacy and coding, as well as difficulties in integrating technology into learning. To address this issue, Amikom University Purwokerto collaborated with MGMP Informatika MTs Ma'arif NU Banyumas Regency to conduct a “Fun Learning Coding” training program on September 4, 2025, at RM Rawalo. This program aimed to improve teachers' competence in digital literacy and coding through a hands-on learning approach using the MIT App Inventor platform. The training was attended by 18 teachers and consisted of four main stages: initial survey, preparation, implementation, and evaluation. The evaluation results showed a significant increase in teachers' understanding of digital literacy and coding, with the average score increasing from 55–60 (pre-test) to 85–90 (post-test). In addition, 95% of participants stated that the training was relevant to their needs and could be directly applied in learning. The outputs of the activity included training modules, simple educational application prototypes, and a follow-up plan in the form of further training by the Informatics MGMP. This activity succeeded in improving teachers' skills, encouraging creativity in creating digital learning media, and building a learning community among teachers. To increase the effectiveness of similar programs in the future, it is recommended to increase the duration of training, provide additional infrastructure, and provide post-training assistance. It is hoped that this program can be developed more broadly to support educational transformation in the digital era. Keywords: training; digital literacy; competency improvement; fun learning coding; hands-on learning