Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Efisiensi Pengelolaan Aset melalui Efektivitas Sistem Penghapusan Aset Tetap di PT Angkasa Pura Indonesia Wahyu Dyah Nur Anis Wachidah; Wisnu Murti Wibowo; M. Shohibul Jamil; Ginanjar Suendro; Muhammad Fauzi; Handika Naufal Husni
E-logis : Jurnal Ekonomi Logistik Vol. 8 No. 1 (2026): April : E-Logis : Jurnal Ekonomi Logistik
Publisher : STIE Cendekia Karya Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70375/e-logis.v8i1.203

Abstract

Pengelolaan aset tetap memiliki peran penting dalam menjaga efisiensi operasional perusahaan, termasuk dalam proses penghapusan aset yang sudah tidak produktif. Namun, dalam praktiknya masih terdapat berbagai kendala administratif maupun teknis yang dapat memperlambat proses tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur penghapusan aset tetap, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi yang dilakukan PT Angkasa Pura Indonesia dalam meningkatkan efisiensi penghapusan aset. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam bersama 5 informan dari berbagai unit terkait, observasi langsung, serta analisis dokumen seperti SOP, regulasi perusahaan, dan laporan aset. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur penghapusan aset telah dilaksanakan sesuai regulasi seperti PMK No. 201/PMK.06/2018, PER 02/MBU/2023, dan KEP-26 Tahun 2012, serta didukung sistem SAP yang mempermudah verifikasi data. Kendala utama meliputi ketidaksesuaian data, kelengkapan dokumen, keterlambatan persetujuan, dan birokrasi berjenjang. Strategi yang diterapkan untuk meningkatkan efisiensi mencakup koordinasi intensif antarunit, rekonsiliasi data, pemantauan administrasi, peningkatan pemahaman SDM, dukungan aktif manajemen dalam mempercepat persetujuan dan monitoring proses, serta digitalisasi manajemen aset untuk meningkatkan akurasi data dan kecepatan pengambilan keputusan. Secara keseluruhan, strategi tersebut mampu meningkatkan ketertiban administrasi dan mengurangi biaya akibat aset tidak produktif.
The Role of Digital Literacy in Enhancing EFL Learners’ Autonomy: Evidence from Indonesian Higher Education Wisnu Murti Wibowo; Yuslim Alif Pudin
Journal of Applied Linguistics and Language Practice Vol. 1 No. 1 (2025): June: Journal of Applied Linguistics and Language Practice
Publisher : CV. Simpati Cloud

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Autonomy, digital literacy, and English as a Foreign Language (EFL) learning have become increasingly important in higher education, particularly in Indonesia where technological integration is accelerating. This study investigates the role of digital literacy in enhancing EFL learners’ autonomy, aiming to identify how digital skills influence independent language learning. Using a mixed-methods approach, the research collected quantitative data through surveys from 150 university students and qualitative insights via semi-structured interviews with 20 participants. Findings indicate that higher levels of digital literacy significantly correlate with increased learner autonomy, enabling students to plan, monitor, and evaluate their own learning more effectively. Moreover, learners with strong digital competencies reported greater confidence in utilizing online resources, participating in collaborative digital tasks, and self-assessing progress. The study highlights the mediating effect of digital tools in fostering autonomous learning behaviors and emphasizes the importance of integrating digital literacy training into English language curricula. Implications suggest that educators and curriculum developers should prioritize digital literacy development as a strategic approach to promote learner autonomy, ultimately improving language proficiency outcomes and lifelong learning skills among Indonesian EFL students.