Johana Sitorus
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PANCASILA DI ERA ALGORITMA: URGENSI STRATEGI GURU SD MEMBANGUN 'IMUNITAS DIGITAL' DAN KARAKTER MODERAT PADA GENERASI ALPHA Sandy Despian Permana; Siti Sarah Harahap; Jopani Ramadhani; Amalia Nazlah Hutabarat; Christine Nathalia Simatupang; Johana Sitorus
Ganesha Civic Education Journal Vol. 8 No. 1 (2026): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v8i1.7072

Abstract

Generasi Alpha, yang lahir sepenuhnya di era digital, menghadapi tantangan unik berupa paparan algoritma media sosial yang berpotensi mengikis nilai-nilai nasional. Artikel ini mengkaji urgensi strategi guru sekolah dasar dalam membangun 'imunitas digital' dan karakter moderat berdasarkan Pancasila untuk Generasi Alpha. Studi ini mengacu pada teori kewarganegaraan digital, literatur terbaru tentang perilaku Generasi Alpha, dan temuan penelitian empiris dari tahun 2023–2024. Temuan menunjukkan bahwa mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam literasi digital dapat memperkuat filter moral siswa terhadap konten radikal dan hoaks. Namun, hambatan seperti kesenjangan kompetensi digital guru, kurangnya materi pengajaran kontekstual, dan dominasi algoritma komersial tetap menjadi tantangan utama. Studi ini menawarkan rekomendasi strategi pedagogis berbasis kewarganegaraan digital yang relevan untuk menerapkan Profil Siswa Pancasila di kelas sekolah dasar.
PENGARUH TEKNOLOGI PEMBELAJARAN TERHADAP AKSES PENDIDIKAN DI WILAYAH TERTINGGAL DARI PERSPEKTIF GLOBAL Khairunnisa Khairunnisa; Christine Nathalia Simatupang; Johana Sitorus; Imelia Sapitri Purba; Clara Sati Amelia
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 8.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengaruh teknologi pembelajaran terhadap akses pendidikan di wilayah tertinggal dari perspektif global, dengan menyoroti bagaimana pemanfaatan teknologi seperti internet, platform e-learning, dan perangkat digital mampu mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sejauh mana teknologi pembelajaran berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan, termasuk partisipasi belajar, ketersediaan sumber belajar, serta kemudahan memperoleh layanan pendidikan di daerah yang memiliki keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang terdiri dari siswa dan guru di wilayah tertinggal. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria tertentu, seperti keterbatasan akses pendidikan dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial, seperti uji regresi untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran empiris mengenai hubungan antara teknologi pembelajaran dan akses pendidikan, serta menjadi dasar bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi pemerataan pendidikan berbasis teknologi di tingkat global. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan, khususnya di wilayah tertinggal yang masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam akses pendidikan