Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Hasil Belajar Siswa pada Materi Segi Empat dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Ruth Yokbet Basaur; Samuel Urath; Yoseph Watratan; Jakobus Nifanngelyau
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/j3dyg666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar siswa pada materi segi empat dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas VIII SMP Santo Andreas Lauran. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya hasil belajar matematika siswa, khususnya pada materi segi empat, yang disebabkan oleh rendahnya kemampuan dasar, kurangnya motivasi, serta metode pembelajaran yang masih didominasi ceramah. Untuk itu, PBL dipilih karena mampu melibatkan siswa secara aktif dalam pemecahan masalah nyata, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan berpikir kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Santo Andreas Lauran. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Dari 21 siswa yang mengikuti tes akhir, 11 siswa berada pada kategori tinggi, 6 siswa pada kategori sedang, dan 4 siswa pada kategori rendah. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep segi empat, baik dari segi definisi, sifat, maupun penerapan rumus dalam pemecahan masalah. Dengan demikian, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi segi empat serta memberikan pengalaman belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan bermakna.
Konsep Geometri pada Batu Seram Desa Werain Kecamatan Selaru Kabupaten Kepulauan Tanimbar Heny Suryanti Turalely; Yoseph Batkunde; Jakobus Nifanngelyau
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/48kgfm16

Abstract

Etnomatematika menghubungkan konsep matematika dengan budaya dan lingkungan masyarakat sehingga dapat memberikan konteks yang lebih nyata dalam memahami matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan konsep-konsep geometri yang terdapat pada Batu Seram di Desa Werain serta mengkaji potensinya sebagai sumber pembelajaran matematika berbasis lingkungan dan budaya lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas satu orang tuan tanah dan dua orang tua adat Desa Werain yang dipilih secara purposif berdasarkan pengetahuan mereka mengenai Batu Seram. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batu Seram memiliki nilai historis dan budaya serta memuat representasi konsep geometri yang dapat diidentifikasi pada bagian depan, belakang, tengah, dan keseluruhan bentuknya. Konsep geometri yang ditemukan meliputi garis, balok, jajargenjang, segitiga lancip, segitiga sembarang, layang-layang, dan trapesium. Temuan tersebut menunjukkan bahwa Batu Seram dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar geometri yang kontekstual dengan menghubungkan konsep matematika formal dengan lingkungan dan budaya masyarakat Desa Werain. Penelitian ini menegaskan pentingnya eksplorasi objek lokal sebagai sumber pembelajaran matematika sekaligus sarana pengenalan pengetahuan budaya kepada peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Belajar Matematika Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 5 Kecamatan Tanimbar Utara Kabupaten Kepulauan Tanimbar Adriana Jempormas; Samuel Urath; Lendy F Mailuhuw; Jakobus Nifanngelyau
Jurnal Profesi Dan Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2026): February
Publisher : Lembaga Einstein

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/jpmp.v1i1.307

Abstract

Kesulitan yang banyak dialami siswa adalah Ketika menyelesaikan soal Latihan. Hal ini disebabkan karena peran siswa yang pasif pada saat proses pembelajaran. Beberapa siswa juga sulit menyelesaikan masalah matematika yang tidak rutin. Banyak upaya yang harus dilakukan dalam menerapakan suatu model pembelajaran yang mampu meningkatakan minat belajar matematika siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan minat belajar matematika siswa kelas VII SMP melallui pendekatan model pembelajaran problem based learning dengan materi segitiga. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Subjek yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 3 orang siswa kelas VII SMP Negeri 5 Tanimbar Utara Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes pemecahan masalah dan wawancara. Teknis analisis data yang digunakan yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan . hasil yang diperoleh adalah (1) siswa dengan kategori berminat mampu memahami maslah dengan baik dan mampu merencanakan penyelesaian masalah dengan sistematis.(2) siswa dengan kategori cukup berminat mampu pada tahap memahami masalah dan meyelesaikan masalah, akan tetapi tahap memeriksa Kembali jawaban terkadang siswa dengan kategori cukup berminat kurang teliti dalam mengerjakan soal yang dihadapi. (3) siswa dengan kategori kurang berminat belum mampu mengerjakan soal yang diberikan dengan benar
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Untuk  Meningkatkan Hasil  BelajarSiswa  Kelas VII SMP  Negeri 1 Wer Tamrian Irmina Melsasail; Samuel Urath; Jakobus Dasmasela; Jakobus Nifanngelyau
Educational Journal Vol. 2 No. 1 (2026): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/hdnqt504

Abstract

Pembelajaran matematika sangat penting bagi lingkungan siswa. Hal ini akan mempermudah siswa dalam belajar sesuai dengan apa yang mereka alami dan rasakan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa  kelas VII SMP Negeri 1 Wer Tamrian dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok. Model pembelajaran  yang diterapkan adalah model pembelajaran kooperatif tipe investigation kelompok yang merupakan salah satu tipe model pembelajaran kooperatif yang menggunakan kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4 sampai 5 siswa. Masing-masing anggota kelompok secara heterogen menurut tingkat prestasi, jenis kelamin dan suku. Peserta didik memilih topik untuk diselidiki dan elakukan penyelidikan atas topik yang dipilih yang selanjutnya mereka menyiapkan dan mempresentasikan laporan kepada seluruh kelas dan diakhiri dengan melakukan evaluasi dan umpan balik. Berdasarkan model pembelajaran kooperatif group investigation dengan menggunakan enam tahapan dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan model tersebut siswa akan terlibat aktif dalam pembelajaran yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe investigasi (GI)  dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Wer Tamrian pada materi operasi bilangan pada pecahan, dilihat dari perbedaan nilai tes awal dan tes akhir yang diperoleh.  
Analisis Kesulitan Belajar Matematika Pada Materi Persamaan Linier Satu Variabel Mengunakan Pendekatan Saintifikdi Kelas VII SMP Negeri 1 Tanimbar Selatan Suny E. Manafwayak; Samuel Urath; Jakobus Dasmasela; Jakobus Nifanngelyau
Educational Journal Vol. 2 No. 1 (2026): AGUSTUS-OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/1d3f7713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan belajar matematika siswa pada materi Persamaan Linear Satu Variabel (PLSV) melalui penerapan pendekatan saintifik di kelas VII SMP Negeri 1 Tanimbar Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII, dengan pelaksanaan pembelajaran selama dua pertemuan dan tes akhir pada pertemuan ketiga. Data dikumpulkan melalui observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal PLSV meliputi kesalahan dalam menerapkan sifat distributif, memindahkan suku antarruas persamaan, mengoperasikan tanda positif dan negatif, melakukan perhitungan aritmetika, serta memeriksa kembali hasil penyelesaian. Berdasarkan hasil tes akhir terhadap 21 siswa, sebanyak 12 siswa memperoleh nilai kategori tinggi (82–100), tujuh siswa berada pada kategori sedang (65 hingga kurang dari 82), dan dua siswa memperoleh nilai di bawah 65. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah menunjukkan penguasaan materi yang cukup baik, meskipun kesulitan prosedural dan ketelitian masih ditemukan pada beberapa siswa. Penerapan pendekatan saintifik melalui kegiatan mengamati, menanya, mencoba, menalar, mempresentasikan hasil, dan menyimpulkan mendukung keterlibatan aktif siswa serta membantu mereka memahami langkah-langkah penyelesaian persamaan secara sistematis. Oleh karena itu, pembelajaran perlu disertai latihan bertahap, bimbingan sesuai kebutuhan siswa, dan pembiasaan memeriksa kembali jawaban.