Neni Riyanti
Universitas Aisyiyah Palembang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH EDUKASI TENTANG SENAM NIFAS TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN Wita Solama; Neni Riyanti; Titin Endayanti; Eva Yulianti; Tinti Halipah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 1 (2026): Februari 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i1.1561

Abstract

Latar Belakang: Pada masa nifas, ibu sering mengalami ketidaknyamanan akibat peregangan otot selama kehamilan dan persalinan. Senam nifas merupakan latihan pascapersalinan yang bertujuan membantu pemulihan otot sehingga tubuh ibu kembali normal dan terhindar dari keluhan setelah melahirkan. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu nifas tentang Senam nifas di Praktik Mandiri Bidan Nurtila Palembang. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan rancangan Cross Sectional. Sampel yang diambil secara simple random sampling berjumlah 10 responden. Analisis data menggunakan uji statistik parametrik dengan menggunakan korelasi regresi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13-20 Desember 2024. Hasil: Dilihat sebelum dilakukan edukasi terdapat nilai pretest dengan nilai terendah 50 sebanyak 1 responden, dan nilai tertinggi 90 sebanyak 1 responden. Sedangkan untuk nilai posttest nilai terendah 80 sebanyak 2 responden dan nilai tertingi 100 sebanyak 5 responden, rata-rata tingkat pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan edukasi tentang senam nifas, Pada nilai significancy, pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang senam nifas adalah p-0,000 (p<0,05) dengan demikian Ha diterima yang artinya ada pengaruh edukasi tentang senam nifas terhadap Tingkat pengetahuan ibu nifas dan Ho ditolak. Ada pengaruh edukasi tentang senam. Saran: Diharapkan bidan dapat memberikan edukasi senam nifas secara rutin dan terstruktur, menggunakan media pendidikan kesehatan seperti leaflet, poster, atau demonstrasi langsung, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu nifas mengenai pentingnya senam nifas dalam masa pemulihan setelah persalinan.Kata Kunci: Usia, Paritas, Pendidikan, Senam Nifas
PENGARUH EDUKASI TENTANG POSTPARTUM BLUES TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS Neni Riyanti; Wita Solama; Pangestu Widodo
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1426

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan kondisi yang timbul setelah persalinan dapat berupa depresi pasca persalinan hingga psikosis pasca persalinan. Menurut data badan kesehatan dunia antara 10-50% ibu menjalani masa perinatal mengalami depresi, angka kejadian di Indonesia belum pasti diketahui namun beberapa penelitian menunjukan angka kejadian 50-70%. Palembang menurut Dinas Kesehatan Palembang cakupan Ibu nifas berjumlah 98,4%. Dengan angka kelahiran yang tinggi tersebut tidak menutup kemungkinan adanya masalah kesehatan yang juga tinggi pada ibu melahirkan baik fisiologis maupun psikologis, khusunya kejadian postpartum blues (Ninsi, 2019). Tahun 2024 di Praktik Mandiri Bidan pencapaian tingkat pengetahuan ibu nifas yang baik adalah 60%. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan ibu nifas tentang postpartum blues. Metode: pre-eksperiment dengan rancangan One Group Pretest- Postest yaitu penelitian yang tidak ada kelompok kontrol, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang datang dan bersalin di PMB, sampel yang diambil secara accidental sampling berjumlah 30 responden. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukan variable pengaruh edukasi (p=0,000) di dapatkan ada pengaruh dari edukasi tentang postpartum blues. Saran: Agar petugas Kesehatan dapat meningkatkan pelaksanaan edukasi postpartum blues melalui kegiatan penyuluhan sehingga dapat meningkatkan  pengetahuan tentang postpartum blues ibu hamil dan ibu nifas sehingga derajat kesehatan meningkat. Kata Kunci: Pengetahuan, Edukasi, Postpartum Blues
PENGARUH EDUKASI TENTANG POSTPARTUM BLUES TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS Neni Riyanti; Wita Solama
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1421

Abstract

Latar Belakang: Postpartum blues merupakan kondisi yang timbul setelah persalinan dapat berupa depresi pasca persalinan hingga psikosis pasca persalinan. Menurut data badan kesehatan dunia antara 10-50% ibu menjalani masa perinatal mengalami depresi, angka kejadian di Indonesia belum pasti diketahui namun beberapa penelitian menunjukan angka kejadian 50-70%. Palembang menurut Dinas Kesehatan Palembang cakupan Ibu nifas berjumlah 98,4%. Dengan angka kelahiran yang tinggi tersebut tidak menutup kemungkinan adanya masalah kesehatan yang juga tinggi pada ibu melahirkan baik fisiologis maupun psikologis, khusunya kejadian postpartum blues (Ninsi, 2019). Tahun 2024 di Praktik Mandiri Bidan pencapaian tingkat pengetahuan ibu nifas yang baik adalah 60%. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan ibu nifas tentang postpartum blues. Metode: pre-eksperiment dengan rancangan One Group Pretest- Postest yaitu penelitian yang tidak ada kelompok kontrol, Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas yang datang dan bersalin di PMB, sampel yang diambil secara accidental sampling berjumlah 30 responden. Sumber data yang digunakan data primer dan sekunder. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024. Hasil: Uji Wilcoxon menunjukan variable pengaruh edukasi (p=0,000) di dapatkan ada pengaruh dari edukasi tentang postpartum blues. Saran: Agar petugas Kesehatan dapat meningkatkan pelaksanaan edukasi postpartum blues melalui kegiatan penyuluhan sehingga dapat meningkatkan  pengetahuan tentang postpartum blues ibu hamil dan ibu nifas sehingga derajat kesehatan meningkat. Kata Kunci: Pengetahuan, Edukasi, Postpartum Blues
PENGARUH EDUKASI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI TEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN Neni Riyanti; Rhipiduri Rivanica; Khoirunnikmah Khoirunnikmah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1746

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan memerlukan perhatian khusus karena berbagai perubahan fisik dan psikologis dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Senam hamil secara teratur dapat membantu mengurangi keluhan, meningkatkan kebugaran, mempersiapkan persalinan, serta mendukung kesehatan ibu dan janin. Namun, rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang manfaat dan pelaksanaan senam hamil masih menjadi kendala dalam meningkatkan partisipasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi dengan menggunakan media leaflet tentang senam hamil terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel sebanyak 30 responden diperoleh dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan senam hamil. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0.000 (<0.05) terdapat pengaruh pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi menggunakan leaflet. Pengetahuan ibu hamil meningkat kategori kurang menjadi baik Saran: Ibu hamil diharapkan dapat memanfaatkan leaflet sebagai sumber informasi tambahan tentang senam hamil, membaca dan memahami kehidupan sehari-hari sesuai dengan kondisi kehamilan dan anjuran tenaga kesehatan.Kata Kunci: Media leaflet, Pengetahuan Ibu Hamil, Senam Hamil
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR INDIVIDU DAN PEKERJAAN DENGAN KELUHAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL (MSD) PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER Rafika Pradini; Arie Anggara; Neni Riyanti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1738

Abstract

Latar Belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) atau gangguan muskuloskeletal merupakan sekumpulan gangguan yang menyerang otot, tulang, sendi, tendon, ligamen, saraf, dan struktur penunjang lainnya. Kondisi ini menjadi salah satu masalah kesehatan kerja yang paling sering dijumpai di berbagai sektor industri maupun perkantoran. Tujuan: Mengetahui hubungan antara faktor individu dan faktor kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pengguna komputer. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, metode pemilihan sampel berdasarkan kriteria spesifik yang telah ditetapkan peneliti yang kebetulan ada pada saat dilakukan penelitian. Populasi penelitian seluruh pekerja yang berada di lokasi penelitian berjumlah 80 orang. Sampel adalah sebagian dari populasi yang kebetulan ada saat penelitian dan memenuhi kriteria inklusi 40 responden.Penelirian dilakukan di Universitas Aisyiyah Palembang. Hasil: Pekerja yang mengalami keluhan MSDs 90%. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (70%), usia responden mayoritas 35 Tahun (60%), masa kerja mayoritas lebih dari 5 Tahun (70%) dan postur kerja lebih banyak risiko rendah (85%). Saran: Disarankan kepada pekerja pengguna komputer menggunakan lumbar support atau penyangga punggung bagian bawah, melakukan istirahat mikro, dan melakukan stretching otot secara teratur untuk mengurangi ketegangan otot akibat pekerjaan statis.Kata Kunci: Faktor Individu, Faktor Pekerjaaa, Keluhan Msds, Penyakit Akibat Kerja