Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

OPTIMALISASI K3 MELALUI TOOLBOX MEETING (TBM) PADA PEKERJAAN DENGAN POWER TOOLS DI SITE Arie Anggara; Avicenna Yuhan; Imron Imron
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.39305

Abstract

Pada tahun 2024 terdapat sebanyak 1.473 kasus kecelakaan kerja yang terjadi di bidang jasa konstruksi. Pekerjaan konstruksi berupa pekerjaan fabrikasi dengan menggunakan mesin las listrik mesin gerinda, Oxy-gas cutter blander berupa power tools memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan kerja di tempat kerja. Tujuan dari kegiatan untuk meningkatkan kesadaran pekerja serta terhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang ditimbulkan dari proses pekerjaan dengan power tools di Site. Kegiatan ini dilakukan pada pekerja fabrikasi mesin Chip Screen di site pabrik kertas Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dengan pekerja sebanyak 4 orang. Pelaksanaan kegiatan PKM dilakukan dengan tahapan yang terdiri dari 1) Pra kegiatan; 2) Kegiatan Toolbox Meeting (TBM); 3) Pasca kegiatan berupa evaluasi. Hasil menunjukan bahwa dengan melakukan Tool Box Meeting (TBM) secara optimal dapat menurunkan risiko kecelakaan serta mencegah kecelakaan dan Penyakit Akibat kerja (PAK) terkait dengan penggunaan Power tools di Site.
Peningkatan Kesiapsiagaan Darurat Bencana Gedung melalui Pelatihan dan Simulasi Manajemen Bencana pada Civitas Akademika Arie Anggara; Marsidi Marsidi; Yogie Ardiwinata; Amelia Regina; Intan Pebrida
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1046

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana, seperti kebakaran dan gempa bumi. Pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi keadaan darurat di gedung sangat diperlukan bagi civitas akademika. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan civitas akademika di Fakultas Kedokteran Universitas Indo Global Mandiri. Metode yang diterapkan mencakup pelatihan dan simulasi praktik evakuasi serta bantuan hidup dasar, termasuk simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), dengan melibatkan 25 peserta civitas akademika. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner kepuasan peserta dan observasi partisipasi aktif selama simulasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 96% peserta menilai peningkatan pengetahuan terkait kesiapsiagaan darurat, dan 100% peserta menyatakan bahwa materi pelatihan dapat diterapkan dalam praktik sehari-hari. Kegiatan ini juga berhasil memperkuat keterampilan teknis, koordinasi tim, serta budaya keselamatan di lingkungan akademik.
Faktor Dominan Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Truck Drivers Kota Palembang ARIE ANGGARA; Novrikasari Novrikasari; Yuanita Windusari
Jurnal Tekno Global Vol. 15 No. 01
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v15i01.5950

Abstract

ABSTRACT Low Back Pain (LBP) is one of the most common musculoskeletal disorders with a high prevalence among truck drivers. LBP is a leading cause of activity limitations, disability, inability to work, and work absenteeism. This study aims to analyze the dominant factors of LBP complaints among truck drivers of the Environmental Service (DLH) in Palembang City. A cross-sectional approach was employed in this study. The respondents were truck drivers in Palembang City. A total of 107 drivers were selected using a non-probability purposive sampling technique. The results showed that 65 respondents (60.7%) experienced LBP complaints. The majority of the drivers, 96 respondents (89.7%), did not use Lumbar Support while driving. The use of Lumbar Support was found to be the dominant occupational factor associated with LBP complaints among truck drivers (Prevalence Ratio = 16.565). It is recommended that drivers consistently use Lumbar Support while driving as a preventive measure to reduce the risk of LBP complaints among truck drivers in Palembang City. Keywords : Musculoskeletal Disorders, Low Back Pain, Drivers, Truck     ABSTRAK Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal dengan intensitas tertinggi pada truck drivers. LBP merupakan salah satu penyebab utama keterbatasan aktivitas, kecacatan, ketidakmampuan untuk bekerja, dan ketidakhadiran dalam bekerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Faktor Dominan keluhan LBP pada truck drivers Kota Palembang. Metode yang digunakan dengan pendekatan cross-sectional. Responden dalam penelitian ini adalah truck drivers Kota Palembang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 107 drivers yang diambil dengan teknik sampling nonprobability dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 65 responden (60,7%) mengalami keluhan LBP pada drivers. Mayoritas sebanyak 96 responden (89,7%) tidak menggunakan Lumbar Support pada saat mengemudi. Penggunaan Lumbar Support merupakan variabel dominan terkait faktor pekerjaan dengan keluhan LBP pada truck drivers Kota Palembang (PR = 16,565). Drivers diharapkan selalu menggunakan Lumbar Support selama mengemudi hal ini dimaksudkan untuk mencegah keluhan LBP pada truck drivers Kota Palembang. Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders, Low Back Pain, Drivers, Truk
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR INDIVIDU DAN PEKERJAAN DENGAN KELUHAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL (MSD) PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER Rafika Pradini; Arie Anggara; Neni Riyanti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1738

Abstract

Latar Belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) atau gangguan muskuloskeletal merupakan sekumpulan gangguan yang menyerang otot, tulang, sendi, tendon, ligamen, saraf, dan struktur penunjang lainnya. Kondisi ini menjadi salah satu masalah kesehatan kerja yang paling sering dijumpai di berbagai sektor industri maupun perkantoran. Tujuan: Mengetahui hubungan antara faktor individu dan faktor kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pengguna komputer. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, metode pemilihan sampel berdasarkan kriteria spesifik yang telah ditetapkan peneliti yang kebetulan ada pada saat dilakukan penelitian. Populasi penelitian seluruh pekerja yang berada di lokasi penelitian berjumlah 80 orang. Sampel adalah sebagian dari populasi yang kebetulan ada saat penelitian dan memenuhi kriteria inklusi 40 responden.Penelirian dilakukan di Universitas Aisyiyah Palembang. Hasil: Pekerja yang mengalami keluhan MSDs 90%. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (70%), usia responden mayoritas 35 Tahun (60%), masa kerja mayoritas lebih dari 5 Tahun (70%) dan postur kerja lebih banyak risiko rendah (85%). Saran: Disarankan kepada pekerja pengguna komputer menggunakan lumbar support atau penyangga punggung bagian bawah, melakukan istirahat mikro, dan melakukan stretching otot secara teratur untuk mengurangi ketegangan otot akibat pekerjaan statis.Kata Kunci: Faktor Individu, Faktor Pekerjaaa, Keluhan Msds, Penyakit Akibat Kerja
EVALUASI MANAJEMEN FATIGUE PADA DRIVER DUMP TRUCK M Luthfi Hafizd Pratama; Arie Anggara; Imron Imron
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1778

Abstract

Latar Belakang: Fatigue merupakan risiko keselamatan vital pada driver dump truck tambang akibat durasi kerja panjang, sistem shift, aktivitas monoton, dan tingginya tuntutan konsentrasi. Kondisi kelelahan berpotensi menurunkan respons pengemudi hingga memicu kesalahan operasional pada jalur hauling. Tujuan: Mengevaluasi penerapan manajemen fatigue pada driver dump truck pada salah satu perusahaan jasa pertambangan. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif Juli–September 2025 di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Sumatera Selatan. Informan empat orang, dua driver dump truck, satu supervisor operasional, dan satu petugas Health Safety and Environment (HSE) dipilih secara purposive sampling. Data primer observasi lapangan dan wawancara semi-terstruktur/mendalam, data sekunder melalui telaah SOP, jadwal kerja, kebijakan K3, dan dokumen terkait manajemen fatigue. Hasil: Perusahaan telah menerapkan berbagai upaya pengendalian administrasi dan operasional (briefing, inspeksi awal, pengawasan HSE, serta pengaturan istirahat), risiko fatigue dan kecelakaan kerja masih tinggi. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur (pemisahan jalur belum optimal), masalah durasi kerja (lembur berlebih), munculnya indikator kelelahan fisik pada pekerja/driver, serta belum digunakannya instrumen pemantauan fatigue yang terstandar secara rutin. Saran: Agar perusahaan memperkuat pengawasan jam kerja dan waktu istirahat, evaluasi pola shift, edukasi fatigue, sistem pelaporan yang mendukung, serta pemantauan fatigue secara objektif dan berkala. Kata Kunci: Dump Truck, Fatigue, Manajemen Fatigue, Keselamatan Kerja, Pertambangan.