Ansi, Sadly
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kelas dalam Meningkatkan Kompetensi Sosial Emosional Siswa Ansi, Sadly; Irianto, Petrus; Hutabarat, Ida Mariati; Masreng, Robert; Gultom, Monika; Mangolo, Ewendi W.
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.8254

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berbasis kelas dalam meningkatkan kompetensi sosial emosional siswa di SMP Negeri 1 Malagai, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan. Kajian ini didasarkan pada urgensi model supervisi kolaboratif yang efisien untuk mengatasi berbagai hambatan instruksional di daerah terpencil. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dihimpun melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, hingga tokoh adat setempat. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan uji keabsahan melalui teknik triangulasi dan member checking. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PPK berbasis kelas dilaksanakan melalui integrasi nilai karakter dalam perencanaan, praktik keteladanan serta disiplin positif dalam pelaksanaan, serta evaluasi reflektif yang kontekstual. Nilai kearifan lokal seperti semangat kebersamaan dan aturan adat diintegrasikan untuk memperkuat pengalaman sosial siswa di lingkungan kelas. Faktor pendukung utama mencakup komitmen guru dan dukungan komunitas, sedangkan hambatan dominan meliputi keterbatasan akses listrik, internet, sarana belajar, serta beban administrasi. Implementasi ini terbukti memperkuat lima pilar kompetensi sosial emosional siswa, yakni kesadaran diri, pengelolaan emosi, empati, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan bertanggung jawab. Disimpulkan bahwa dalam konteks wilayah 3T Papua Pegunungan, keberhasilan pendidikan karakter lebih ditentukan oleh konsistensi praktik keteladanan dan pengalaman sosial yang nyata dibandingkan sekadar pemenuhan kelengkapan administrasi formal. Hal ini menegaskan pentingnya pendekatan pendidikan yang adaptif terhadap realitas lokal demi menjamin mutu pembelajaran yang berkelanjutan.