Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru dan Transformasi Pembelajaran Siswa Autis di Kelas Inklusi Maryam; Akhmad Riadi; Zahratun Halimah; Maulida Fitriani; Saskya Delsalsa; Muhammad Amin Badali; Ferdianur; Lina Oktaviani
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.01.08

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengelola pembelajaran bagi siswa spektrum autisme di kelas inklusi SDN 035 Tenggarong serta mengidentifikasi faktor pendukung keberhasilannya. Masalah utama yang diangkat adalah upaya mengatasi hambatan komunikasi dan kognitif siswa autis di tengah lingkungan kelas reguler. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan modifikasi proses melalui bimbingan individual berdurasi lima menit secara bergantian di meja guru dengan bantuan media visual manual. Keberhasilan strategi ini didukung oleh kolaborasi intensif antara guru kelas dan Guru Pembimbing Khusus (GPK) dalam memecahkan kendala di lapangan, serta sinergi kuat dari orang tua yang memfasilitasi terapi di rumah. Progres nyata terlihat pada peningkatan kemampuan numerasi siswa dari titik nol hingga mampu berhitung secara mandiri. Simpulan penelitian menegaskan bahwa perpaduan antara kreativitas instruksional, dukungan tenaga ahli, dan keterlibatan keluarga merupakan kunci utama transformasi akademik siswa autis di sekolah dasar.
Pembentukan Karakter Kepemimpinan Santri melalui Ekosistem Pesantren: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Hidayah Tenggarong Maulida Fitriani; Zahratun Halimah; Annisa Fathimadani; Ferdianur; Maulida Argia Cahyani; Mubarok
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana lingkungan Pondok Pesantren Al-Hidayah Tenggarong membentuk karakter kepemimpinan santri melalui integrasi budaya asrama, organisasi santri, dan praktik retorika keagamaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap pimpinan pondok, kepala sekolah, pembina asrama, dan Ketua Organisasi Pelajar Pondok Pesantren Al-Hidayah (OP3), serta diperkuat melalui studi dokumentasi dan kajian literatur relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter kepemimpinan santri berlangsung melalui tiga mekanisme utama. Pertama, ekosistem pesantren yang ditopang oleh sinkronisasi kurikulum ganda, budaya disiplin, keteladanan ustaz, dan sistem asrama membentuk kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan mengelola diri. Kedua, organisasi santri berfungsi sebagai laboratorium kepemimpinan yang memungkinkan santri mengembangkan keterampilan manajerial, pengambilan keputusan, resiliensi, dan kemampuan menyelesaikan konflik melalui pengalaman langsung. Ketiga, praktik retorika melalui kegiatan dakwah, presentasi ilmiah, dan pelatihan kepemimpinan memperkuat kompetensi komunikasi, kepercayaan diri, serta kepemimpinan sosial santri. Temuan ini menunjukkan bahwa pembentukan kepemimpinan di pesantren tidak berlangsung melalui pembelajaran formal semata, melainkan melalui pengalaman hidup kolektif yang terintegrasi dalam budaya lembaga. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter kepemimpinan berbasis ekosistem pesantren.