Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Hubungan Antara Pengetahuan dan Perencanaan Kehamilan Sehat bagi Calon Pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan Rengat Harahap, Amalia Dwi Oktami; Okrianti, Surisna; Binti Farizal, Ekry; Badriyah, Nurul
Indo Green Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Green 2023
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v1i3.192

Abstract

Meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak membutuhkan persiapan sejak masa pra-konsepsi. Calon pengantin wanita dan pria merupakan kelompok pra-konsepsi strategis untuk upaya peningkatan gizi, persiapan kesehatan keluarga, serta pencegahan dan pengendalian penyakit menular dan tidak menular, sehingga menciptakan kehamilan sehat yang akan melahirkan generasi berkualitas. Untuk mengetahui hubungan antara perencanaan kehamilan sehat bagi calon pengantin wanita dan pria, penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain cross-sectional yang dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Rengat dari September hingga Oktober 2023. Sampel sebanyak 107 calon pengantin wanita dan pria diambil menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar wanita memiliki perencanaan kehamilan berisiko tinggi, pengetahuan yang baik, pendapatan di atas upah minimum, tingkat pendidikan tinggi, tidak ada indikasi masalah kesehatan mental dan emosional, dan memiliki keluarga yang mendukung. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value < 0,002). Studi ini menyimpulkan bahwa pengetahuan berkaitan dengan perencanaan kehamilan yang sehat bagi calon pengantin wanita dan pria.
Hubungan Antara Pengetahuan dan Perencanaan Kehamilan Sehat bagi Calon Pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan Rengat Harahap, Amalia Dwi Oktami; Okrianti, Surisna; Binti Farizal, Ekry; Badriyah, Nurul
Indo Green Journal Vol. 1 No. 3 (2023): Green 2023
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v1i3.192

Abstract

Meningkatkan hasil kesehatan ibu dan anak membutuhkan persiapan sejak masa pra-konsepsi. Calon pengantin wanita dan pria merupakan kelompok pra-konsepsi strategis untuk upaya peningkatan gizi, persiapan kesehatan keluarga, serta pencegahan dan pengendalian penyakit menular dan tidak menular, sehingga menciptakan kehamilan sehat yang akan melahirkan generasi berkualitas. Untuk mengetahui hubungan antara perencanaan kehamilan sehat bagi calon pengantin wanita dan pria, penelitian ini menggunakan pendekatan observasional analitik dengan desain cross-sectional yang dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Rengat dari September hingga Oktober 2023. Sampel sebanyak 107 calon pengantin wanita dan pria diambil menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar wanita memiliki perencanaan kehamilan berisiko tinggi, pengetahuan yang baik, pendapatan di atas upah minimum, tingkat pendidikan tinggi, tidak ada indikasi masalah kesehatan mental dan emosional, dan memiliki keluarga yang mendukung. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p-value < 0,002). Studi ini menyimpulkan bahwa pengetahuan berkaitan dengan perencanaan kehamilan yang sehat bagi calon pengantin wanita dan pria.
Pengaruh Konseling Kesehatan dengan Metode Ceramah dan Video Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seks Bebas di Pekanbaru Farizal, Ekry Binti; Wiji, Rizki Natia; Harahap, Amalia Dwi Oktami; Ningsih, Suci Aprillia; Jannah, Rahmatul; Syahida, Fadhila Aulia
Indo Green Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Green 2025
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seks bebas adalah masalah yang berasal dari kurangnya pendidikan seksual, yang dapat menyebabkan beberapa masalah akibat perilaku seks bebas pada remaja, dalam jangka pendek seperti kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual, sedangkan dalam jangka panjang remaja dapat mengembangkan kanker serviks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan metode ceramah dan video terhadap pengetahuan remaja tentang seks bebas di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pretest-posttest dengan 26 responden di kelompok ceramah dan 26 responden di kelompok video, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann Whitney dengan tingkat kepercayaan <0,05. Hasil statistik pengetahuan melalui metode ceramah memperoleh nilai p sebesar 0,011, yang berarti bahwa terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan. Sementara itu, hasil statistik pada kelompok video memperoleh nilai p sebesar 0,286, yang berarti bahwa tidak terdapat pengaruh edukasi kesehatan.
Pengaruh Konseling Kesehatan dengan Metode Ceramah dan Video Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Seks Bebas di Pekanbaru Farizal, Ekry Binti; Wiji, Rizki Natia; Harahap, Amalia Dwi Oktami; Ningsih, Suci Aprillia; Jannah, Rahmatul; Syahida, Fadhila Aulia
Indo Green Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Green 2025
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seks bebas adalah masalah yang berasal dari kurangnya pendidikan seksual, yang dapat menyebabkan beberapa masalah akibat perilaku seks bebas pada remaja, dalam jangka pendek seperti kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual, sedangkan dalam jangka panjang remaja dapat mengembangkan kanker serviks. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan metode ceramah dan video terhadap pengetahuan remaja tentang seks bebas di Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pretest-posttest dengan 26 responden di kelompok ceramah dan 26 responden di kelompok video, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann Whitney dengan tingkat kepercayaan <0,05. Hasil statistik pengetahuan melalui metode ceramah memperoleh nilai p sebesar 0,011, yang berarti bahwa terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan. Sementara itu, hasil statistik pada kelompok video memperoleh nilai p sebesar 0,286, yang berarti bahwa tidak terdapat pengaruh edukasi kesehatan.
The Relationship Between Body Image, Self-Confidence, and Reproductive Health Among Adolescent Girls in Siak Regency in 2025 Zuliyana, Zuliyana; Elektrina, Oktaliza; Okrianti, Surisna; Harahap, Amalia Dwi Oktami
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.4359

Abstract

Body image and self-confidence are important psychosocial factors affecting adolescent girls’ reproductive health. Negative body image may influence self-esteem, reproductive health behavior, menstrual hygiene practices, and psychosocial well-being. This study aimed to analyze the relationship between body image and self-confidence with reproductive health among adolescent girls in Siak Regency in 2025. This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach. A total of 220 adolescent girls aged 15–19 years were selected using proportional random sampling techniques. Data were collected using validated questionnaires measuring body image, self-confidence, and reproductive health behaviors. Data analysis was conducted using the Chi-square test and multiple logistic regression analysis. The results demonstrated significant relationships between body image (p = 0.002) and self-confidence (p = 0.001) with reproductive health. Adolescent girls with a positive body image were 3.1 times more likely to exhibit good reproductive health behaviors, while those with high self-confidence were 2.8 times more likely. Body image was identified as the dominant factor associated with reproductive health. Therefore, strengthening adolescent counseling services and reproductive health education programs that integrate psychosocial aspects is highly recommended.