Armaini, Uci
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI NILAI-NILAI AL-QUR’AN DAN SAINS DALAM PENGELOLAAN SAMPAH SISWA KELAS IX MTsN 1 MERANGIN Ariqah, Febriona Maharani; Juwita, Utari Maysa; Fitriati, Eva; Armaini, Uci; Basuki, Nur Afdal; Jamin, Ahmad; Mitra, Oki
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i2.10419

Abstract

This study investigates the influence of integrating Qur’anic values with science in waste management on students’ environmental awareness and pro-environmental behavior among ninth-grade students at MTsN 1 Merangin. The research addresses the limited empirical evidence linking religious values and scientific learning in shaping ecological behavior. A quantitative field research approach was applied. Data were collected from 40 respondents using questionnaires and analyzed through Partial Least Square (PLS) with SmartPLS. The findings reveal that the integration of Qur’anic values and science significantly and positively affects environmental awareness and behavior (β = 0.987; p < 0.05). It also shows a significant contribution to waste management practices (β = 0.967; p < 0.05). The high coefficient of determination (R-square = 0.974 and 0.935) indicates strong explanatory power of the model. These results confirm that combining religious and scientific perspectives is effective in fostering responsible environmental attitudes and practices among students. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pengintegrasian nilai-nilai Al-Qur’an dengan sains dalam konteks pengelolaan sampah terhadap pembentukan kesadaran dan perilaku peduli lingkungan peserta didik kelas IX MTsN 1 Merangin. Studi ini dilandasi oleh keterbatasan kajian empiris yang mengaitkan nilai religius dan sains dalam pembentukan perilaku ekologis siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui penyebaran angket kepada 40 responden, kemudian dianalisis menggunakan teknik Partial Least Square (PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai Al-Qur’an dan sains memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesadaran serta perilaku peduli lingkungan (β = 0,987; p < 0,05). Selain itu, variabel tersebut juga berkontribusi signifikan terhadap praktik pengelolaan sampah (β = 0,967; p < 0,05). Nilai koefisien determinasi yang tinggi (R-square = 0,974 dan 0,935) mengindikasikan bahwa model mampu menjelaskan hubungan antar variabel secara kuat. Dengan demikian, penggabungan nilai religius dan sains dalam pembelajaran terbukti efektif dalam membentuk sikap dan perilaku lingkungan yang lebih bertanggung jawab pada peserta didik.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA MADRASAH DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA ERA DIGITAL DI MTSN 1 MERANGIN Armaini, Uci; Ariqah, Febriona Maharani; Wisnarni, Wisnarni
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i2.10762

Abstract

This study aims to examine in-depth the transformational leadership practices of madrasah principals in strengthening character education amidst the dynamics of the digital era, focusing on MTsN 1 Merangin. The urgency of this research is based on the acceleration of educational digitalization, which has not only transformed learning systems and methods but also created new challenges related to the moral and ethical development of students. This research employed a qualitative approach through a case study design. The research informants consisted of the madrasah principal, several teachers, and student representatives. Data were obtained through field observations, in-depth interviews, and document reviews. They were then analyzed through data organization, reduction, interpretation, and verification using triangulation techniques to ensure validity. The research findings indicate that the madrasah principal applies a visionary, inspirational, and collaborative leadership style in integrating character building with the use of learning technology. These practices are realized through the instilling of religious values, modeling digital ethics, and providing coaching-based academic supervision. The use of technology has been proven to support the effectiveness of the learning process, but also presents new issues such as challenges in controlling students' digital behavior and a decrease in sensitivity to media ethics. This study confirms that the synergy between transformational leadership, participatory supervision, and the internalization of Islamic values ​​is a crucial foundation for building a technology-based educational management system that remains oriented toward character formation. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam praktik kepemimpinan transformasional kepala madrasah dalam memperkuat pendidikan karakter di tengah dinamika era digital, dengan mengambil studi di MTsN 1 Merangin. Urgensi penelitian ini dilandasi oleh percepatan digitalisasi pendidikan yang tidak hanya mengubah sistem dan metode pembelajaran, tetapi juga memunculkan tantangan baru terkait pembinaan moral dan etika peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah, sejumlah guru, serta perwakilan siswa. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis melalui proses pengorganisasian data, reduksi, interpretasi, dan verifikasi temuan dengan teknik triangulasi guna memastikan validitasnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan pola kepemimpinan yang visioner, inspiratif, dan kolaboratif dalam mengintegrasikan penguatan karakter dengan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Praktik tersebut diwujudkan melalui pembiasaan nilai religius, pemberian teladan dalam etika digital, serta supervisi akademik yang bersifat pembinaan. Pemanfaatan teknologi terbukti mendukung efektivitas proses belajar, namun sekaligus menghadirkan persoalan baru seperti tantangan kontrol perilaku digital siswa dan penurunan sensitivitas etika bermedia. Studi ini menegaskan bahwa sinergi antara kepemimpinan transformasional, supervisi partisipatif, dan internalisasi nilai-nilai Islam menjadi fondasi penting dalam membangun sistem manajemen pendidikan berbasis teknologi yang tetap berorientasi pada pembentukan karakter.