Wahyuni, Ratih Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penilaian Risiko Lingkungan Akibat Paparan Logam Berat Cu pada Sedimen dan Mangrove Avicennia alba Wahyuni, Ratih Dwi; Rozirwan, Rozirwan; Putri, Wike Ayu Eka; Diansyah, Gusti; Ulqodry, Tengku Zia
Jurnal Penelitian Sains Vol 28, No 1 (2026)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v28i1.1344

Abstract

Ekosistem mangrove sangat berperan dalam mempertahankan kualitas lingkungan pesisir dengan kemampuan menahan sedimen serta mengakumulasi polutan, termasuk logam berat. Tembaga (Cu) adalah salah satu logam berat yang sering dijumpai di daerah pesisir dan dapat menimbulkan ancaman ekologis jika terakumulasi dalam jumlah besar. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kadar logam berat Cu pada sedimen dan jaringan mangrove Avicennia alba serta melakukan evaluasi risiko lingkungan di area Muara Banyuasin, Sumatera Selatan, yang mencakup Taman Nasional Sembilang, Tanjung Buyut, dan Pulau Payung. Pengambilan sampel sedimen serta akar dan daun mangrove dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengukuran kadar Cu dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA), sementara evaluasi risiko lingkungan ditentukan melalui perhitungan faktor biokonsentrasi (BCF) dan faktor translokasi (TF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Cu pada sedimen berada dalam rentang 7,99-13,11 mg/kg, sementara pada akar dan daun mangrove berkisar 1,47-2,65 mg/kg dan 2,61-2,82 mg/kg. Semua nilai tersebut masih di bawah standar mutu yang ditentukan, sehingga mencerminkan tingkat pencemaran Cu yang tergolong rendah. Nilai BCF untuk akar dan daun Avicennia alba tergolong rendah hingga sedang, menunjukkan bahwa mangrove tidak menyimpan Cu secara berlebihan. Nilai TF bervariasi antar lokasi, dengan nilai yang lebih rendah di area konservasi dan lebih tinggi di tempat yang terpengaruh oleh aktivitas manusia. Hasil Pembahasan mengindikasikan bahwa variasi konsentrasi dan tingkat risiko dipengaruhi oleh sifat sedimen, dinamika air, serta frekuensi kegiatan manusia. Secara umum, ekosistem mangrove di area penelitian tetap dalam keadaan cukup aman, dan Avicennia alba terbukti berperan penting sebagai indikator biologi dalam evaluasi risiko lingkungan logam berat Cu.