Filter By Year

1945 2024


Found 7 documents
Search Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar di Perguruan Tinggi

Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di Perguruan Tinggi : Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Mai Mailin
Jurnal Analisa Pemikiran Insan Cendikia (Jurnal APIC) Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal APIC
Publisher : Balai Diklat Keagamaan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.257 KB) | DOI: 10.54583/apic.vol4.no1.59

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil penelitian lapangan terkait pengembangan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di Perguruan Tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Rumusan masalah dalam penelitian adalah bagaimana konsep dasar pengembangan kurikulum di perguruan tinggi dan bagaimana pengembangan kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka di Perguruan Tinggi. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah  Toeri Merdeka Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum di perguruan Tinggi merupakan sebuah keharusan, ditengah perkembangan teknologi, dan kemajuan dunia industri, serta tuntutan kerja.
Perbandingan Implementasi Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kota Makassar Aswar Annas; Humaidid Muhajir
Journal of Government and Politics (JGOP) Vol 4, No 2 (2022): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jgop.v4i2.11152

Abstract

Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dirancang pemerintah berupaya membentuk hard dan soft skills mahasiswa secara kompetitif yang diterapkan di satuan Perguruan Tinggi. Dengan cara melaksanakan 9 Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Yaitu; Pertukaran mahasiwa, Magang/praktik kerja, Mengajar di sekolah, Penelitian/riset, Proyek kemanusian, Kegiatan wirausaha, Studi independen, Membangun desa/Pengabdian masyarakat, dan Bela negara. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menganalisa perbandingan penerapan Kurikulum MBKM dari berbagai perguruan tinggi swasta di Kota Makassar meliputi; Universitas Muhammadiyah, Universitas Bosowa, dan Universitas Pepabri. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu; wawancara/partisipasi langsung, observasi dan Telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Kurikulum MBKM di Unismuh dan Unibos telah menerapkan 7 kegiatan pembelajaran dari kurun waktu 2 tahun terakhir dan partisipasi Dosen, Mahasiswa, dan Program Studi cenderung pada kegiatan Pertukaran Pelajar dan Kampus Mengajar. Terdapat bentuk pembelajaran yang belum terlaksana yaitu; Proyek Kemanusiaan, dan Bela Negara. Sedangkan di Universitas Pepabri hanya menerapkan 5 bentuk pembelajaran, 4 diantaranya belum terlaksana yaitu; Kampus Mengajar, Kegiatan Wirausaha, Proyek Kemanusian, dan Bela Negara. Partisipasi Mahasiswa, Dosen, dan Program Studi cenderung pada kegiatan Magang/Praktik Kerja.
ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) PADA PERGURUAN TINGGI: LITERATUR REVIEW Ari Irawan; Henny Suharyati
Research and Development Journal of Education Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/rdje.v9i2.19419

Abstract

Program Merdeka Belajar Kampus Medeka (MBKM) merupakan kebijakan kurikulum pendidikan tinggi yang diberlakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonseia. Pelaksanaan dilapangan bukan tanpa hambatan dan dampak nyata terhadap mahasiswa. Adapun penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan MBKM terhadap pelaksanan pendidikan tinggi yang ada di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah tinjauan pustaka yang menggunakan aplikasi publish or perish untuk mencari artikel dengan cara memasukan kata kunci merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) lalu dipilih artikel terbaru 5 tahun terakhir yang sesuai dengan tema artikel ini lalu dilihat abstraknya dan selanjutnya dipilih yang sesuai dengan tema. Selanjutnya dianalisis berdasarkan bidang keilmuan penulis manajemen pendidikan. Hasil dari tinjauan literatur ini adalah 1) terdapat 16 kendala implementasi kurikulum MBKM khususnya yang dihadapi oleh program studi, 2) dampak dari kurikulum MBKM semua peneliti sepakat sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk dapat mengembangkan kemampuan pribadinya berupa soft skill dan hard skill serta pengalaman belajar di luar kampus sebagai bagian meningkatkan kompetensi capaian lulusan.
KEBIJAKAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) DI PERGURUAN TINGGI Shaffan Waliudin, Achmad; Aziz, Abdul; Zaenul Fitri, Agus
SKILLS : Jurnal Riset dan Studi Manajemen Pendidikan Islam Vol.2, No.2 (Desember 2023)
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47498/skills.v2i2.2152

Abstract

Currently, changes are taking place very quickly following the flow of globalization and technological advances. Therefore, education has an important role in preparing Human Resources (HR) who have various skills so they can face dynamic life. The Independent Campus Learning Policy (MBKM) exists to improve the competency of graduates from tertiary institutions in the form of soft skills and hard skills so that they can adapt to the needs of the times. In this research, the type of research used is library research. The data collection used is the documentation method. The research results show that the MBKM policy includes four main policies, namely: ease of opening new study programs, changes to the university accreditation system, ease of universities becoming legal entities, and the right to study for three semesters outside the study program. Learning activities outside the study program and outside college include internships, projects in villages, teaching at schools or madrasas, student exchanges, research, entrepreneurship, independent projects, and humanitarian projects. In general, there are three stages in curriculum development, namely the curriculum design stage, learning implementation, and learning evaluation.
Implementasi dan Tantangan Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Perguruan Tinggi Indonesia Khotimah, Khusnul; Susanti, Ari Indra
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v8i2.4085

Abstract

The Ministry of Education, Culture, Research, and Technology has established a new policy, namely Merdeka Belajar Kampus Merdeka Curriculum (MBKM). However, the implementation of Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) is not always smooth across higher education institutions. This article aims to explore how this curriculum is implemented and what challenges are encountered in its implementation. The researcher uses a narrative review by outlining findings from 12 related studies sourced from Google Scholar, Researchgate, and Semantic Scholar. The research findings indicate that the implementation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) in higher education is influenced by curriculum flexibility, faculty participation, collaboration with the industrial sector and educational partners, as well as student participation. The challenges faced include curriculum adjustment, course conversion, online mentoring, limited infrastructure, collaboration with partners, limited funding, regulations, and a lack of information and support. In conclusion, the implementation of the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) curriculum in higher education in Indonesia has the potential to improve the quality of higher education. However, further efforts are needed to overcome the various existing challenges.
Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar di Perguruan Tinggi Wati, Desy Sri Setyo; Aziz, Abd.; Fitri, Agus Zaenul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.248

Abstract

Kurikulum di Indonesia telah mengalami pengembangan. Dewasa ini telah muncul Kurikulum Merdeka sebagai perbaikan dan pengembangan kurikulum dua ribu tiga belas. Kebijakan ini tentu memunculkan konsep baru dalam dunia pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi. Merdeka belajar, kampus merdeka memfokuskan penilaian karakteristik untuk menanamkan nilai pancasila dan bineka tunggal ika yang merupakan ciri khas kebangsaan Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep kebijakan kurikulum merdeka diperguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan data dari makalah, jurnal, buku-buku yang berkaitan dengan kebijakan kurikulum merdeka diperguruan tinggi. Fokus artikel ini adalah  kebijakan kurikulum merdeka diperguruan tinggi, tujuan merdeka belajar diperguruan tinggi,  program merdeka belajar diperguruan tinggi. Hasil penelitian ini adalah mengadaptasi kebijakan merdeka belajar, kampus merdeka mencakup perencanaan, proses pembelajaran, penilaian, dan evaluasi  pembelajaran. Kurikulum merdeka belajar lebih menekankan proses kegiatan pembelajaran diluar dan didalam kampus.
Kebijakan Kurikulum Merdeka Belajar di Perguruan Tinggi Wati, Desy Sri Setyo; Aziz, Abd.; Fitri, Agus Zaenul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i3.248

Abstract

Kurikulum di Indonesia telah mengalami pengembangan. Dewasa ini telah muncul Kurikulum Merdeka sebagai perbaikan dan pengembangan kurikulum dua ribu tiga belas. Kebijakan ini tentu memunculkan konsep baru dalam dunia pendidikan, khususnya Perguruan Tinggi. Merdeka belajar, kampus merdeka memfokuskan penilaian karakteristik untuk menanamkan nilai pancasila dan bineka tunggal ika yang merupakan ciri khas kebangsaan Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep kebijakan kurikulum merdeka diperguruan tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan mengumpulkan data dari makalah, jurnal, buku-buku yang berkaitan dengan kebijakan kurikulum merdeka diperguruan tinggi. Fokus artikel ini adalah  kebijakan kurikulum merdeka diperguruan tinggi, tujuan merdeka belajar diperguruan tinggi,  program merdeka belajar diperguruan tinggi. Hasil penelitian ini adalah mengadaptasi kebijakan merdeka belajar, kampus merdeka mencakup perencanaan, proses pembelajaran, penilaian, dan evaluasi  pembelajaran. Kurikulum merdeka belajar lebih menekankan proses kegiatan pembelajaran diluar dan didalam kampus.

Page 1 of 1 | Total Record : 7