Nyeri punggung bawah nonspesifik (LBP) paling sering terjadi di tempat kerja, terutama pada mereka yang memiliki postur tubuh yang buruk. Hampir 70-80% penduduk di negara maju mengalami nyeri punggung bawah. Setiap tahun, 15-45% orang dewasa menderita nyeri punggung bawah, dan 1 dari 20 pasien harus dirawat di rumah sakit karena eksaserbasi akut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor risiko keluhan LBP pada petani di Desa Banyu Hirang. Sampel diambil sebanyak 12 responden dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berupa penelitian observasional, dengan menggunakan desain penelitian cross sectional dan analisis data chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden melaporkan keluhan nyeri pinggang sebesar 75%, dan faktor yang mempengaruhi keluhan nyeri punggung bawah adalah usia (p = 0,04) dan waktu kerja (p = 0,04). Tidak ada hubungan antara IMT, masa kerja dan merokok dengan keluhan LBP. Pengaturan waktu istirahat saat bekerja penting dilakukan untuk menghindari keluhan LBP
Copyrights © 2022