Penelitian dilakukan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah siswa menggunakan model guided inquiry dengan pendekatan keterampilan proses sains. Penelitian dilaksanakan di MTs Negeri 2 Lamongan dengan populasi kelas VII tahun ajaran 2018/2019. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa diperoleh hasil posttest lebih baik dari pada pretest
Copyrights © 2019