Sebelum abad ke-20, madrasah sering dianggap sebagai lembaga pendidikan kelas dua di bawah lembga pendidikan sekolah umum. Namun, sering dengan perkembangan zaman, citra madrasah di tengah-tengah masyarakat menjadi positif. Hal ini disebabkan oleh kemampuan pengelola madrasah dalam melakukan personal branding. Tujuan penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan strategi kepala MAN 1 Lombok Timur dalam melakukan personal branding “Madrasah Berprestasi” melalui media sosial Facebook dan Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun hasil yang diperoleh yakni terdapat empat strategi yang digunakan dalam melakukan personal branding yakni strategi determine who you are, determine what you do, position yourself, dan manage your brand. Adapun prinsip yang diterapkan yakni prinsip authenticity, integrity, consistency, goodwill, dan persistence. Dengan demikian branding MAN 1 Lombok Timur sebagai madrasah berprestasi dikenal oleh masyarakat secara luas melalui media sosial.
Copyrights © 2022