Pembelajaran kreatif dan inovatif dilakukan melalui pembelajaran berbasis budaya yang sangat relevan karena menggunakan objek kontekstual dari budaya daerah yang erat kaitannya dengan materi pembelajaran. Hal ini membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Pembelajaran yang kreatif dan inovatif, bila dikombinasikan dengan kegiatan yang bermuatan budaya, membuat siswa lebih aktif dan menikmati belajar. Etnomatematika adalah pendekatan pembelajaran matematika yang menghubungkan konsep matematika dengan budaya wilayah tertentu. Salah satu model pembelajaran yang dapat dikombinasikan dengan etnomatematika adalah Model Problem Based Learning (PBL). Model ini membantu mahasiswa memperoleh pengetahuan baru dengan menggunakan analisis berbagai pengetahuan dan pengalaman belajar yang dimiliki, dan menghubungkannya dengan permasalahan yang diberikan oleh dosen. Pengembangan model pembelajaran problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa yang terlihat dari nilai tes awal dan nilai tes akhir Nilai rata-rata tes awal mahasiswa kelas A dan B dengan nilai kelas A adalah 51,08 dan kelas B adalah 59,03 dan nilai rata-rata tes akhir kelas A sebesar 71,95 sedangkan kelas B sebesar 76,15 terdapat kenaikan dari kelas A yaitu 20,87 dan kelas B 17,12.
Copyrights © 2024