Pendahuluan: CT scan toraks berperan penting dalam COVID-19, baik dalam penentuan diagnosis, menentukan tingkat keparahan, dan memandu tatalaksana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komorbiditas dengan tingkat keparahan COVID-19 berdasarkan CT Severity Score (CT SS). Metode: Desain penelitian retrospektif cross-sectional dilakukan pada 192 pasien terkonfirmasi COVID-19 yang memenuhi syarat dan menjalani CT scan toraks. Analisis karakteristik gambaran CT scan toraks pasien dilakukan pada window paru dan mediastinal. CT SS dilakukan untuk penilaian derajat keparahan COVID-19. Perbedaan proporsi gambaran CT scan berdasarkan komorbiditas diuji dengan chi-square. Hasil: Penyakit komorbid yang paling banyak ditemukan yaitu hipertensi (51 pasien), diabetes mellitus (37 pasien), gagal ginjal kronik (29 pasien), penyakit jantung koroner (14 pasien), keganasan (14 pasien), dan tuberkulosis (5 pasien). Temuan CT scan yang paling sering adalah ground-glass opacities, konsolidasi, crazy paving, dan fibrosis dengan distribusi periferal. Terdapat hubungan yang signifikan antara pasien berusia > 50 tahun, memiliki riwayat komorbiditas, komorbiditas >1, memiliki riwayat diabetes mellitus, hipertensi, dan penyakit jantung koroner dengan CT SS ≥19,5 menunjukkan tingkat penyakit yang lebih berat (p<0,05). Simpulan: Pasien dengan riwayat komorbiditas, komorbiditas >1, berusia >50 tahun, memiliki riwayat diabetes mellitus, hipertensi, dan PJK menunjukkan tingkat penyakit yang lebih berat berdasarkan CT SS. Kata Kunci: COVID-19, CT scan toraks, CT severity score, komorbiditas.
Copyrights © 2023